
" sayang ayo masuk ," ajak Kevin yang memeluk tubuh Diandra dari belakang .
" bentar sayang , aku masih ingin melihat pemandangan di sini ," tolak Diandra sambil melihat ke arah balkon .
" kamu mau ada yang liat kamu seperti ini ," goda Kevin sambil mencium bahu Diandra .
Diandra segera tersadar jika dirinya hanya mengunakan selimut untuk menutupi dirinya , dengan cepat Diandra meminta Kevin melepaskan pelukannya karena Diandra harus memakai baju .
" sayang lepas ," rengek Diandra karena Kevin tidak melepaskan pelukannya .
" aku lepasin tapi ada syaratnya ," bisik kevin tentu saja dia memanfaatkannya .
" ya udah apa ? " tanya Diandra .
" aku mau ," bisik Kevin kembali karena dengan melihat tubuh Diandra hanya di tutupi selimut membuat Kevin kembali bergairah .
" aku capek sayang ," jawab Diandra karena permainan yang mereka lakukan tadi membuat capek .
" ya udah aku tetap begini ," jawab Kevin sambil mempererat pelukannya .
Diandra tentu saja tidak punya pilihan lain selain menuruti apa yang di inginkan oleh Kevin , saat mendapat persetujuan dari Diandra dengan cepat Kevin menarik Diandra kembali masuk ke dalam kamar .
" Vin , " panggil Diandra saat Kevin akan mendekatkan wajahnya .
" kenapa ? " jawab Kevin seketika membuat kesal karena Diandra memanggilkannya disaat yang tidak tepat .
" aku takut ," ucap Diandra .
" takut kenapa ? " Kevin merasa bingung saat mendengar perkataan Diandra .
" bagaimana kalau aku hamil ," Diandra yang takut jika dirinya hamil mengingat bahwa ketika melakukan hubungan dengan Kevin tidak pernah memakai pengaman .
" kamu jangan takut , kalau itu terjadi aku akan bertanggung jawab ," jawab Kevin sambil menyelipkan rambut milik Diandra ke belakang telinganya .
" kamu janji ," tanya Diandra .
" iya sayang aku janji ," jawab Kevin .
__ADS_1
Diandra merasa lega mendengar jawaban dari Kevin , sedangkan Kevin yang sudah tidak menahan hasratnya segera mencium leher jenjang milik Diandra dan Diandra kembali terbuai dengan perlakuan Kevin segera melingkarkan tangannya di leher Kevin.
Kevin menarik selimut yang menutupi tubuh Diandra hingga tubuh Diandra tidak tertutup satu helai benang pun , setelah puas bermain di leher Diandra langsung melanjutkan mencium mesra bibir Diandra dengan cepat Diandra membalas perlakuan Kevin .
Kevin segera menggendong tubuh Diandra menuju ke tempat tidur dan merebahkan tubuh Diandra dengan sangat hati-hati , setelah puas menikmati setiap inci tubuh Diandra akhirnya kevin segera menyatukan miliknya dan milik Diandra cukup lama permainan yang Kevin lakukan hingga keduanya mencapai puncak .
" terimakasih sayang ," ucap Kevin dan langsung menjatuhkan tubuhnya ke samping Diandra .
Diandra yang merasa badannya terasa remuk karena Kevin melakukannya lagi setelah semalam mereka melewati malam panas hingga dirinya kelelahan namun Kevin tidak pernah puas .
Diandra yang lelah membuatnya mengantuk kembali hingga mulai memejamkan matanya sedangkan Kevin yang masih mengatur napasnya belum menyadari jika Diandra sudah terlelap .
" sayang ," panggil Kevin cukup lama namun tidak ada jawaban dari Diandra membuat Kevin mengubah posisinya menghadap ke arah Diandra .
" ternyata kamu tidur ," gumam Kevin saat melihat Diandra telah lelap .
Kevin tersenyum melihat diandra yang tertidur begitu nyaman , Kevin menyentuh setiap wajah Diandra yang membuat dirinya tergila - gila bahkan semua yang ada dalam diri Diandra membuat Kevin candu .
Kevin segera turun dari tempat tidur untuk mengambil selimut yang berada dilantai dengan cepat Kevin menyelimuti tubuh diandra yang tidak memakai apapun , Kevin segera melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya .
***
" gak ," jawab singkat Riko sambil kembali melanjutkan makannya .
tentu saja Ifan tidak percaya saat mendengar jawaban Riko karena ifan yakin ada yang sedang Riko pikirkan hingga membuatnya tidak konsen .
sedangkan Riko masih terbayang dengan apa yang dia liat di balkon apartemen tadi dia berharap bahwa yang dilihatnya itu bukan Diandra tentunya jika itu benaran Diandra dirinya merasa kecewa karena Diandra ternyata sangat mudah untuk menyerahkan dirinya kepada pria yang belum lama dikenalnya .
" ngomong- ngomong hari Senin gue udah mulai masuk kuliah ," ucap Ifan .
" berarti kita jadi satu kampus ," sahut Riko .
" iya , tapi ingat Lo harus tau batasan Lo ," Ifan memberi peringatan kepada Riko terlebih dahulu .
" ya ampun fan , galak amat sama sepupu sendiri ," sahut Riko sambil menghela napas .
" kalau gue gak tegas sama Lo , bisa - bisa gue emosi tiap hari ," jawab Ifan karena dia tau Riko terkadang bersikap manja kepadanya hingga membuat Ifan kadang risih .
__ADS_1
" iya gue janji tapi ada syaratnya ," ucap Riko . seketika Riko mendapat ide untuk membuktikan tentang kebenaran yang dilihatnya tentang hubungan Kevin dan Diandra .
" gak ada acara pake syarat segala ," tolak Ifan , dirinya sangat tau bahwa Riko akan memanfaatkan kesempatan .
" ya udah kalau gitu , siap- siap aja emosi tiap hari ," ujar Riko sambil beranjak dari duduknya dan melangkah pergi .
Ifan menatap tidak percaya sekarang Riko berani mengancamnya seperti itu tanpa berpikir lagi Ifan segera membayar dan langsung menyusul Riko yang pergi meninggalkannya begitu saja .
" Riko ," panggil Ifan .
Riko yang mendengarnya berpura - pura dia sengaja tentunya demi mendapatkan apa yang dia inginkan , Ifan yang kesal akhirnya berlari menghampiri Riko yang tidak mempedulikan panggilannya .
" ya udah syaratnya apa ? " akhirnya Ifan mengalah dari pada dia harus di buat pusing oleh Riko .
" gitu kek dari tadi ," ucap Riko sambil menghentikan langkahnya .
" cepetan apa syaratnya ," Ifan berusaha menahan amarahnya kalau saja di hadapannya bukan sepupunya sudah Ifan berikan pelajaran .
" syaratnya gue bebas kapan pun nginep di apartemen Lo ,gimana setuju gak ? " tanya Riko sambil mengulurkan tangannya .
Ifan berpikir sejenak untuk menerima syarat yang diberikan Riko , sedangkan Riko terus memerhatikan Ifan yang terdiam setelah cukup lama akhirnya dengan terpaksa menyetujui syarat yang diberikan Riko .
" ya udah kita balik ," ajak Riko sambil merangkul bahu Ifan .
Ifan yang sedikit kesal akhirnya mengikuti langkah kaki Riko , keduanya segara masuk kedalam mobil dan dengan cepat Ifan melajukan mobilnya menuju apartemen .
" fan , gue mau tanya pendapat Lo ," ucap Riko sambil melirik ke arah Ifan .
" jangan bilang soal cewek ," jawab Ifan yang masih fokus ke jalan .
" memangnya kenapa ? Kan gue hanya minta pendapat Lo ," sahut Riko .
" ya udah Lo mau minta pendapat apa ? " tanya Ifan sambil sekilas melirik ke arah Riko yang ada di sampingnya .
" kalau Lo mencintai seseorang dan Lo mengetahui orang yang Lo cinta telah bersama orang lain bahkan hubungan mereka sudah sangat jauh apa Lo akan menerima apapun kondisi dia ?" ucap Riko . tentunya Riko ingin tau jawaban dari Ifan karena yang dia maksud itu tujuannya untuk Ifan dan juga Diandra.
" kalau Lo mencintainya dengan tulus apapun keadaan dia pasti Lo akan menerima apa adanya ." jawab Ifan yang berusaha berpikir dewasa karena jika dia mencintai seseorang maka dirinya harus bisa menerima apapun keadaan orang itu.
__ADS_1
Riko menatap tidak percaya dengan jawaban Ifan yang begitu bijak tetapi kalau Ifan tau yang sebenarnya apakah Ifan akan mengatakan hal yang sama .