Cinta Penuh Luka

Cinta Penuh Luka
bab 29


__ADS_3

Ifan yang merasa kesal dengan ejekan semua orang kepadanya segera mencari angin segar di balkon kamar sambil menikmati pemandangan langit.


mungkin yang dikatakan mama serta papanya itu tidak semuanya salah karena memang Ifan berniat untuk pindah kuliah semata- mata hanya ingin dekat kembali dengan Diandra .


Riko yang melangkah masuk ke kamar Ifan segera mencari sepupunya hingga dia yakin bahwa sepupunya berada di balkon kamar , Riko segera melangkah untuk menanyakan tentang apa yang dia dengar dari semua orang di ruang keluarga tadi .


" ternyata Lo disini ," ucap Riko yang melihat Ifan berdiri di balkon .


" kenapa Lo kesini ," sahut Ifan yang masih fokus melihat langit yang penuh bintang .


" gue cuma pengen ngobrol sama Lo ," sahut Riko .


Riko segera melangkah ke arah Ifan dan segera berdiri di samping Ifan , sejenak Riko memerhatikan wajah sepupunya itu tentunya Riko tidak tega jika memberi tahu Ifan bahwa wanita yang di cintai nya telah di miliki orang lain .


" jadi Lo dan Diandra teman dari kecil ," tanya Riko .


" iya ," jawab singkat Ifan .


" apa benar Lo sudah lama mencintai Diandra ? " tanya Riko yang ingin memastikan lagi .


Ifan segera membalik badannya dan menyandarkan tubuhnya di pagar pembatas balkon . mungkin kedua orang tuanya sudah menceritakan semuanya kepada Riko jadi tidak ada salahnya jika dia mengatakan yang sejujurnya .


" iya bahkan gue sangat mencintainya ," sahut Ifan sambil tersenyum . " tapi gue terlalu pengecut untuk mengatakannya ," sambung Ifan yang masih belum berani untuk menyatakan perasaannya kepada Diandra .


Riko terdiam mendengar perkataan Ifan , dirinya merasa tidak tega mendengar perkataan Ifan bagaimana jika sahabatnya itu tau tentang kebenarannya pastinya hatinya akan hancur .


" kenapa Lo tidak pernah mencobanya ? " ucap Riko sambil melirik ke arah Ifan .


" gue sempat ingin mencoba mengatakannya tapi gue takut persahabatan gue akan hancur karena gue menyatakan perasan gue sama dia ," sahut Ifan .


" tapi Lo gak akan tau kalau Lo belum mencobanya ," jawab Riko . sebenarnya dia tidak terlalu paham masalah percintaan tapi dia hanya memberi saran dari apa yang pernah dia baca dari buku.


" Lo akan mengerti , apa yang membuat gue memendam perasaan gue jika Lo suatu saat nanti di posisi gue ," sahut Ifan sambil menepuk bahu Riko.

__ADS_1


Riko terdiam , karena jika dia di posisi Ifan tidak mungkin dia masih bisa bersahabat cukup lama sedangkan dalam hatinya memendam cinta untuk sahabatnya sendiri pasti itu akan menyakitkan , Ifan sendiri memikirkan mungkin sudah saatnya dia menyatakan apa yang dia rasakan kepada Diandra yang sudah lama dia pendam selama ini.


" boleh gue bertanya sesuatu ?" Riko segera membalik badan dan mengikuti Ifan menyadarkan dirinya .


" apa belum cukup jawaban gue ," sahut Ifan sambil melirik ke arah Riko .


" ya ampun fan , satu pertanyaan lagi ," ucap Riko .


" cepet apaan gue ngantuk ," sahut Ifan yang sudah merasa ngantuk .


" kalau ibaratkan Diandra sekarang sudah punya pacar apa yang akan Lo lakuin ? " tanya Riko yang Ingin tau apa yang akan di lakukan oleh Ifan jika dia tau tentang kebenarannya.


" gue akan pergi jauh dan membawa rasa cinta gue untuk dia dan gue berharap bahwa dia tidak salah memilih pasangan untuk dirinya ," jawab Ifan . tentunya dia lebih baik pergi dari pada sakit melihat wanita yang di cintai nya bersama orang lain.


*****


" sayang , kapan kamu kenalin aku sama orang tua kamu ? " tanya Diandra yang menyandarkan kepalanya di dada bidak milik Kevin .


" apa mereka akan menerima aku ," tanya Diandra karena dia sadar bahwa status dirinya dan Kevin bagai langit dan bumi . dia takut jika justru tidak menyetujui dengan hubungan mereka .


" tentu saja tidak ada alasan mereka tidak menerima kamu ," jawab Kevin menyakinkan Diandra karena bagi Kevin Diandra itu sangat sempurna jadi tidak mungkin orang tuanya tidak setuju dengan hubungan dia dan Diandra .


" Aku hanya takut ," ucap Diandra sambil mendongakkan kepala melihat ke arah Kevin


" kamu percaya sama aku kan ?" tanya kevin.


Diandra segera menganggukan kepalanya tentunya dia percaya dengan Kevin , sedangkan Kevin kembali memikirkan bagaimana cara memberi tahu orang tuanya .


pagi harinya Diandra terbangun lebih dulu segera turun dan segera melangkah menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya . setelah selesai berganti baju dia segera melangkah ke arah tempat tidur untuk membangunkan Kevin .


" sayang bangun ," Diandra segera menggoyangkan lengan Kevin .


" aku masih ngantuk sayang ," sahut Kevin sambil menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya .

__ADS_1


" sayang cepetan bangun nanti telat ," ucap Diandra kembali membangunkan Kevin . karena sudah hampir jam 9 siang .


Kevin segera menurunkan selimutnya sebenarnya dia masih ngantuk tapi dia baru ingat kalau ada kelas siang ini dengan terpaksa segera bangun , Diandra hanya menggelengkan kepala karena akhir- akhir ini Kevin sangat susah untuk dibangunkan.


" cepet mandi sana ," Diandra segera menarik selimut yang dipakai Kevin .


" iya bentar sayang ," jawab Kevin yang masih merasa ngantuk .


" cepet aku bilang ," Diandra segera menarik lengan Kevin agar turun dari tempat tidur .


mau tidak mau Kevin segera turun dari tempat tidur dan segera melangkah menuju kamar mandi , Diandra yang melihat tingkah Kevin hanya menggelengkan kepalanya sambil menunggu Kevin Diandra merapihkan dirinya di depan meja rias .


" jangan makeup ," ucap Kevin yang baru keluar kamar mandi saat melihat Diandra sedang merias wajahnya .


" memangnya kenapa ? " tanya Diandra sambil melihat ke arah Kevin yang berdiri di depan pintu kamar mandi .


" nanti kamu jadi pusat perhatian di kampus ," ucap Kevin sambil berjalan ke arah Diandra yang duduk di depan meja rias .


" harusnya kamu senang kau aku cantik , ini malahan kamu gak suka liat aku cantik ," jawab Diandra sambil mengerucutkan bibirnya .


" jadi kamu lebih suka kalau jadi pusat perhatian gitu ," kesal Kevin yang tidak suka jika Diandra menjadi pusat perhatian di kampus karena dirinya sangat cemburu jika ada pria yang memerhatikan Diandra .


Diandra yang marah segera beranjak tanpa menyelesaikan make up nya tanpa menjawab Diandra segera melangkah keluar kamar , Kevin yang melihat tingkah Diandra hanya menghela napas .


sesampainya di kampus Diandra segera turun dari mobil tanpa menunggu Kevin , dengan cepat kevin menyusul Diandra yang telah pergi tanpa mempedulikannya sama sekali .


" Riko , " panggil Diandra saat melihat Riko .


Riko yang mendengar Diandra memangilnya segera menghentikan langkahnya , Diandra yang sedang marah kepada Kevin sengaja ingin menghindari Kevin sedangkan Kevin yang melihat itu benar- Benar merasa marah karena Diandra menghampiri Riko .


" ada apa ? " tanya Riko yang heran karena tidak biasanya Diandra bersikap seperti itu.


" kamu mau ke kelas ayo bareng ," ucap Diandra tanpa menunggu jawaban Riko , Diandra segera menarik lengan Riko tepat di hadapan Kevin .

__ADS_1


__ADS_2