Cinta Yang Memudar

Cinta Yang Memudar
Bab 3


__ADS_3

Hari ini adalah jadwal fitting baju pengantin untuk mulan,sedari tadi mulan hanya diam dan tak bersemangat ,disini ibunya yang paling bersemangat memilih model baju yang akan mulan kenakan dihari pernikahannya.


..."bu.... ini terlalu terbuka ,aku malu bu....,bukanya malah bikin pede yang ada aku malah makin gak pede" ujar mulan frustasi melihat model baju pengantin kekurangan bahan itu....


"apa sih! kamu itu jangan malu maluin ibu deh inituh udah bagus ,masa kamu nanti tampil biasa biasa aja inikan pernikahan kamu lan, malu dong kalo kamu tampil biasa biasa aja" ibu menimpali dengan menggebu gebu.


"tapi kan...." baru saja mulan hendak melayang kan protes tapi malah di potong langsung sama ibunya"gak ada tapi -tapian"mulan jadi makin lemas dengan kekehan ibunya wajahnya semakin lesu dan tak bersemangat.


alhasil mulanpun pulang dengan wajahnya yang pias ,ingin rasanya ia meneriaki ibunya saking geramnya ia pada wanita yang sangat ia kasihi itu,dulu mungkin ia bisa menolak dengan tegas keinginan ibunya tapi kalau sekarang tapi kalau sekarang ia angkat tangan menyerah dan memilih mematuhi keinginan ayah dan ibunya yang pemaksa itu.

__ADS_1


Mulan beranjak kekamarnya dengan lesu menghempaskan tubuhnya kekasur kesayangannya itu dan membenamkan wajahnya kedalam bantal,kepalanya berdenyut sakit memikirkan seperti apa kehidupannya kedepannya.


Tok......


Tok..


Tok.....


Dengan malas mulan beranjak membukakan pintu perlahan pintu ter buka lebar menampilkan dua sosok tampan yang menatapnya dengan dingin dan datar,ya ... siapa lagi kalau bukan dua adik laki lakinya ,arga dan arka.

__ADS_1


"tumben... ada apa?!" tanya mulan dengan ketus,karna ia memang tak pernah dekat dengan adik adik tampannya itu ,lebih tepatnya adik kembarnya yang selalu cuek dan tak mau tahu tentang apapun yang menimpanya mereka juga enggan mengakui dirinya sebagai kakak di hadapan teman temannya , mungkin mereka malu memliki kakak gendut sepertinya.


"kita cuma mau nyampein pesan ibu sama ayah katanya pernikahan kakak sama kak farhan akan dipercepat ,jadi lusa nanti kakak akan nikah sama kak farhan" ucap arga datar sedangkan arka hanya memilih diam tanpa mengatakan apapun.


"oke, masih ada lagi yang ingin kalian sampaikan?" keduanya hanya menggeleng sebagai jawaban atas pertanyaan mulan.


mulan yang ingin menutup kembali pitu kamarnya tertahan karna mendengar percakapan kedua adik kembarnya yang semakin menyayat hatinya.


"kasihan sekali ya kak farhan harus nikah sama kak mulan" arka yang sedari tadi diam kini mengeluarkan pendapatnya bukannya bersimpati pada kakaknya sendiri malah kasihan dengan orang lain karna harus memperistri kakaknya.

__ADS_1


" kalau aku nih yah kak mana mau aku menikah sama modelan perempuan kaya kak mulan itu aku pasti akan langsung menolak dengan mentah mentah perjodohan itu"ucap arka lagi menggebe gebu tak sadar bahwa perkataannya itu menghancurkan hati kakaknya yang sedari tadi mendengarkan perkataan adik kembarnya itu tanpa terasa air mata kembali mengalir dari pelipuk matanya,sedangkan arga hanya memilih diam tanpa memberi tanggapan apapun


setelah punggung kedua asik kembarnya mulai menghilang dari pandangannya,tubuhnya merosot kelantai dan menangis sejadi jadinya memukuli dadanya yang sangat sesak ,perkataan arka benar benar menghantam ulu hatinya sehancur hancurnya.


__ADS_2