
malam hari ,dikediaman farhan ,lelaki berhati dingin itu sama sekali tak bisa memejamkan matanya banyak hal yang mengganggu pikirannya,rasanya kepalanya mau pecah memikirkan pernikahan seperti apa yang akan dijalaninya ,dret..dret...dret...,ponselnya berbunyi menampilkan pesan yang dikirimkan oleh sang asisten,keningnya mengernyit melihat pesan singkat yang disampaikan oleh orang kepercayaannya.
*maaf mengganggu tuan muda ,saya hanya ingin menyampaikan pesan dari kakek anda bahwasanya pernikahan anda dipercepat menjadi esok hari*wajah tampan nan mulus itu seketika memerah menahan amarah yang siap meledak kapan saja kedua tangannya terkepal kuat urat lehernya menonjol menandakan amarah yang begitu besar.
"sial!!!,kenapa semuanya jadi begini ,apa yang harusku lakukan agar pernikahan konyol ini tak terjadi argh..!!!" gerutunya frustasi mengacak rambutnya dengan gusar .
__ADS_1
"Laura!!!!!!,kamu dimana sayang!!!, tolong kembalilah kepelukanku ra...sebelum semuanya terlambat ra..aku janji akan batalin pernikahan gila itu jika kamu kembali padaku sekarang juga " teriaknya frustasi pada wanita yang begitu ia cintai tapi sayangnya ia tak tahu dimana wanita itu sampai sekarang wanita itu bagai hilang ditelan bumi.
***
Tibalah hari dimana neraka baru akan menghampiri mulan,ia telah siap dengan kebaya putih yang melekat ketat ditubuhnya yang besar ,ia sangat tak nyaman dengan kebaya kekecilan yang di pilihkan ibunya ia sudah menolak beberapa kali tapi ibunya terus memaksa dan menghina mulan habis habisan akhirnya mulan hanya bisa menangis dan diam tak berkutik.
__ADS_1
mata berairnya menangkap sosok pria seperti pangeran dalam negri dongeng yang ia yakini sebagai calon suaminya menatapnya dengan jijik dan merendahkan serta kebencian yang tercetak jelas dimata indahnya,melihat itu mulan semakin yakin dengan neraka baru yang akan menimpanya hatinya semakin hancur dan dadanya semakin sesak karna ia merasa dunia sudah sangat keterlaluan padanya tapi sekali lagi ia bisa apa.
farhan menatap calon istri pilihan kakeknya dengan jijik ia benar benar merasa malu karna harus bersanding dengan wanita semenjijikkan itu matanya saja sakit melihat wanita itu "kakek benar benar sudah gila menikahkanku dengan wanita sebesar
itu " geramnya dalam hati.
__ADS_1
acarapun bejalan lancar sekarang farhan dan mulan sudah sah menjadi pasangan suami istri,keduanya hanya duduk dipelaminan keduanya duduk berjauhan dan lebih banyak diam ,mulan sedari tadi hanya diam dengan mata sembab yang memerah ,melihat hal itu ayahnya hanya bisa menghela nafas dengan pelan melihat kesedihan dimata putri semata wayangnya ia merasa gagal menjadi sosok ayah untuk putrinya sehingga air mata yang sejak tadi ia tahan luruh membasahi pipinya yang sudah mulai keriput dimakan usia ,seharusnya ini menjadi hari paling bahagia untuk putrinya tetapi yang ia lihat justru sebaliknya ini adalah hari paling menyakitkan bagi putrinya,meskipun ia tak menanyakannya langsung tapi ia sebagai ayah ia tahu jelas bahwa mata indah itu memancarkan kehancuran yang begitu mendalam.