
Dipagi hari , kini ku dikejutkan dengan berbagai macam bingkisan diatas meja dikelasku. bukan lagi Rama yang menungguku di gerbang sekolah.bukan lagi senyuman Rama yang membuatku bahagia mengawali tiap pagi disekolah, bukan lagi puisi yang tertera di papan tulis, bukan lagi lukisan bunga. setiap harinya ada saja yang tersimpan dimejaku. kejutan misterius yang Tiap hari tanpa henti.setangkai mawar bahkan selanjutnya seikat mawar ,sekotak coklat kesukaanku, novel, bahkan sepucuk surat cinta yang berisi romantisme masa remaja tak ketinggalan sempat terkirim untukku dari seseorang yang sungguh aku dan siapapun tak mengetahuinya. tetap saja bagiku ini tak menarik. karena yang ku mau bukan semua ini. aku hanya ingin senyuman hangat Rama yang menyambutku disetiap pagi....
seindah apapun bunga yang terkirim untukku takkan bisa menggantikan indahnya tatapan rama dipagi kala itu.
seromantis puisi cinta yang tertuju padaku takkan mengalahkan indahnya perjalanan kami yang sesaat itu. setiap kejutan yang kuterima justru lebih menguatkan harapan cinta untuk Rama. lagi lagi Rama yang ada di benakku.
Hari ini di jam istirahat aku dan Lulu tetap didalam kelas. tak terpikir untuk beranjak meninggalkan bangku meskipun hanya untuk kekantin. anak yang lain pun banyak yang hanya bersantai didalam kelas.
" Sya ... aku mau cerita" kata lulu
" cerita saja ,,, bukannya dari tadipun kau tak henti cerita sana sini" kataku seolah tak serius.
" serius Syya" kata Lulu lagi
" ya...ya.. baiklah ,ayo cerita aku nyimak "
__ADS_1
" kemarin aku ketemu Rama"
" terus gimana,, apa dia nanyain aku? apa dia baik - baik saja?" potong aku saking semangatnya kala ku tahu yang akan dibicarakan Lulu adalah Rama.
" tuh kan.. giliran aku ngomongin Rama matamu langsung terperanjat seperti mau keluar dari kelopaknya,,, penasaran ya?" kata Lulu soalah mengejekku.
" kau benar juga" ucapku tak mengelak.
" aku memberanikan diri menanyaka alasan Rama kenapa ia menjauhi kita, knapa ia berubah menjadi acuh sama kamu. aku bilang takutnya kamu ada salah dengan dia"
" jawaban dia simple,,, dia takut jika tetap dekat dengan kamu,,menjadi penghalang bagi kamu dan pans rahasiamu. mungkin kalau dia tak dekat dengan kamu orang yang mencintaimu itu akan berani menunjukan diri"
" dia ingin kamu bahagia...katanya dia ikut senang jika kamu senang" lanjut Lulu.
" apa kamu bilang seberapa kacaunya aku saat ini??"
__ADS_1
" tidak ,,,sya. maafkan aku. aku tak berani mengatakannya. takutnya jika aku bilang kamu seperti patah hati nanti ketahuan kalau kamu cinta berat sama Rama. kan kamu bilang sendiri tak mau mengatakannya sebelum rama mengatakan duluan perasaannya" ujar Lulu dengan wajah sendu.
" apa sekarang dia bahagia Lu?"
" dia pun sama ,, aku bisa melihat kesedihan dimatanya ketika cerita tentang kamu."
" sebenarnya apa yang dia inginkan??"
" entahlahhh,,, dia ingin kau bahagia meski dengan orang lain padahal kau bahagia dengannya. sebenarnya kalian tahu isi hati kalian tapi kenapa semuanya terlihat sangat rumit. kalian egois terhadap hati kalian sendiri, coba kalau dari kalian ada yang berani mengatakan isi hati kalian dengan jujur ,,semua takkan seperti ini"
" tak bisa Lu... rasanya ini sulit..sangat sulit"
" kalian menderita karena ketidak jujuran kalian pada hati kalian"
aku hanya diam . benar kata Lulu. kami menderita karena ketidak jujuran kami pada hati kami .
__ADS_1