CINTA YANG TAK PERNAH DIMILIKI

CINTA YANG TAK PERNAH DIMILIKI
MASIH BERTAMU


__ADS_3

" maafkkan aku,,, aku tak mengira kau sampai seperti itu padaku"


" aku hanya bisa seperti itu untuk melipurkan kerinduanku padamu,, aku mohon jangan tersenyum manis pada yang lain selain padaku" ujarnya menggodaku.


" ah kau juga jalan sama yolanda tak menghiraukan aku" aku mencoba mengalihkan pembicaraan. aku tak ingin ucapanku tak terkendali hingga membicarakan prihal pertemuan dengan ibunya.


" aku senang kau cemburu padaku" ucap dia hampir memelukku tapi aku segera menghindarinya.


" jadi sekarang kau tak akan mengabaikan ku lagi?"


" kita lihat saja nanti"


" kenapa? kan sudah ku bilang aku tak ada hubungan apa - apa bersama yolanda"

__ADS_1


" bukan hanya Yolanda tapi restu ibumu juga harus di pikirkan"


" kasih aku waktu untuk meminta pengertian ibu"


aku hanya melirik padanya.


" dan selama itu maukah kau berada disampingku meskipun kau bukan kekasihku?? percayalah ,,, aku mencintaimu.. " . untuk kali ke dua kalimat itu meluncur dari mulut pujaan hatiku. aku terbuai mendengarnya . kalimat yang sejak dulu ku dambakan dan kini ku dengar dengan begitu indah. benarkah ini hanya cinta monyet seperti yang beliau pikirkan?? buKan!!! ini cinta yang istimewa sangat berharga untukku jika hanya di bandingkan dengan cinta monyet.


" I love you" bisiknya di telingaku. aku melambung tinggi di udara. suaranya begitu lirih tiba di telingaku. hatiku berdesir lirih tak bersua,,, wajahku merona merah seperti biasa,,, mataku penuh gairah cinta yang kini seakan bisa ku miliki.


" aku mencintaimu..kau harus tahu itu... jangan pernah bilang aku mencintai yang lain" ucapku penuh dengan perasaan.


ia semakin erat menggenggam tanganku,, rasanya aku ingin di peluknya bahkan ada dalam ciumannya seperti saat kami menjenguk Lulu di RUmah Sakit tapi semua itu segera kuusir dari pikiranku.

__ADS_1


" Sya... sudah sore!!" tiba- tiba suara mamah dari ruang keluarga membuyarkan segala pikiran jorok diotakku. Rama mengerti dan paham maksud mamahku . ia segera pamit padaku tak lepas dengan ucapan cinta yang tetap menggebu.


" aku sayang kamu" ucapnya sambil mengecup keningku.


" tante aku pamit pulang"


" baiklah , hati - hati di jalan " jawab mamah sambil menghampiri kami.


Pulanglah ia dengan sejuta kebahagiaan dalam dada. rasanya tak ada kerisauan yang selama ini mengisi hatinya. ia sangat bahagia karena cintanya terbalaskan. bagi dia cinta pertamanya berharap menjadi cinta terakhirnya juga. tekadnya semakin bulat untuk meminta restu sama ibunya. memohon untuk mengizinkan ia bisa mencintai pujaan hatinya dan ingin menyatukannya menjadi kekasih abadinya.


Dia berharap peraturan hidupnya sedikit bisa longgar selayaknya masa remaja teman- temannya yang berhak mencintai dan dicintai.


" buuu aku semakin mencintainya,, aku bisa gila kalau tak dengannya. aku memujanyanya. dia sudah ada di nadiku,, dia hadir dalam setiap hempasan napasku.. kuharap ibu mengerti keinginan hati dan cintaku" ucap hatinya di perjalanan pulang

__ADS_1


__ADS_2