
Kutekadkan dalam hati,,, aku akan mulai mengabaikannya. aku akan melupakan semuara rasa yang pernah dibangun untuknya. aku lebih memilih menjaga hati kedua orang tuaku daripada memperjuangkan cinta yang selalu saja tak dapat dimiliki.
Seperti saat ini ketika jam pulang tiba. aku segera menghambur keluar kelas. aku tak peduli dengan Rama . aku sejenak melupakan Lulu. aku segera meninggalkan area sekolah. aku tak peduli jika ada yang mengejarku. aku berjalan seorang diri dengan penuh kekuatan untuk menyembuhkan semua lukaku.
" maafkan aku... aku tahu kau tak salah . tapi keadaanlah yang mengharuskan kita seperti ini. aku tak ingin mengecewakan orang tuamu apalagi orang tuaku. biarlah aku akan belajar sendiri menyembuhkan luka ini. sejak dulu cinta ini tak bisa dimiliki tetapi kita yang begitu egois untuk tetap meraihnya" ucap hatiku mencoba menghibur diri.
Aku terus saja berjalan . tanpa melihat lagi ke belakang.
sesampainya di rumah aku hanya menyapa mamah kemudian berlalu begitu saja meninggalkannya. rasanya aku terlalu capek. bukan hanya ragaku yang letih tapi hatiku pun terasa sangat lelah. kini seluruh jiwa dan ragaku seolah remuk redam . aku segera berlalu ke kamarku. aku membuka pintunya dan aku segera menghempaskan seluruh badanku di tempat tidur. baru saja aku merasa sendi- sendiku normal pintu depan rumahku terdengar ada yang mengetuk.
" Sya... ada Rama" ucap mamah dari balik pintu.
" tapi mah.." aku malah menggantungkan ucapanku.
__ADS_1
" temui dulu mungkin ada yang hendak di bicarakan" ucap mamah tetap tenang.
aku pun segera beranjak menemuinya.
" ada apa kesini??" tanyaku saat sudah didepannya.
" Sya ada apa ini?? tak biasanya kau berlalu begitu saja saat pulang sekolah. tadi Lulu dan aku mencarimu" katanya penuh tanya.
" aku capekk!!! kita akhiri saja semuanya. meskipun kita tak pernah tahu kapan kita memulai semuanya" kataku
" sesuatu yang ada diantara kita. percuma kita terus mempertahankan semuanya sementara keadaan tak menghendakinya"
" Sya... aku tak mengerti.. mengapa tiba- tiba kau memutuskan semua ini??"
__ADS_1
" aku sudah memikirkannya sejak lama. sejan ibumu datang jauh- jauh menemuiku. tapi aku tak bisa meninggalkanmu. aku mencoba tetap bersamamu karena aku tahu kau begitu mencintaiku dan akupun sama!!"
" benarkah dia menemuimu?? kapan??bertahanlah Sya... aku mohon jangan pernah meninggalkanku!!!" rintihnya memohon.
" entah kapan itu terjadi aku tak ingin mengingatnya. aku ingin melupakan sisi buruk yang ada disekitarmu. tadinya aku akan mempertahankan semuanya,, tapi ibumu justru nekad datang kesini menemui mamahku dan meminta seperti yang dia pintakan padaku!!!" ucapku menggebu - gebu.
" benarkah ibuku sampai senekad itu??"
" benar!!! mana mungkin aku membohongimu . apalagi ini menyangkut prihal ibumu!!!" jawabku lantang.
" maafkan dia Sya... aku mohon!!! aku terlalu malu untuk memohon maaf pada ibumu. aku kecewa mendengar ibu melakukan semua itu. tapi apa daya dia tetap ibuku Sya" ucapnya penuh pilu.
" makanya mulai dari sekarang kita harus mencoba untuk tidak mempedulikan perasaan kita. aku tahu kau tak bersalah padaku,, aku tahu kau mencintaiku,, tapi kita tak bisa egois seperti ini. kebahagiaan kita harus mengorbankan kepercayaan orang tua kita. aku mohon jangan membuat aku lebih berdosa lagi padamu , pada ibu mu , pada ibuku juga"
__ADS_1
" Sya... bukankah selalu ku pinta agar kau tak meninggalkanku??"
" maaf,, aku tak pernah berjanji untuk selalu ada di sisimu"