
Sesampainya dirumah,,, Matahari begitu teras menyengat dikulit bagi setiap insan yang memaksakan diri berlalu lalang disiang ini. gerah panas dan haus begitu menyiksa disiang ini.
" kamu sudah pulang Ram" sambut ibunya Rama
" iya bu.." jawab rama seraya menyalami ibu nya.
" panas sekali ya hari ini. minum dulu tuh,, kau keliatan haus sekali "
" iya bu"
__ADS_1
" habis sholat makan .ibu sudah masakin makanan paforitmu." perintah ibu Rama
" baiklah bu" jawab rama sembari berlalu menuju kamarnya.
sesampainya dikamar ia malah termenung. mengingat kembali semua kejadian diperjalanan pulang. ia harus menyaksikan orang yang dicintainya menangis dihadapannya. Rama sedih menyaksikan kenyataan ini. tapi ia tetap tak berdaya.
" kenapa aku tak memiliki keberanian untuk mengungkapkannya?" sesal Rama dalam hati.
"tapi aku tetap saja takut jika ku ungkapankan rasa ini terus Meisya tak mencintaiku justru ia akan menghindariku. maka aku akan kehilangan dia untuk selamanya."
__ADS_1
" baiklah...baiklahhh anggap saja aku seperti pengecut. daripada aku harus kehilangan dia lebih baik tetap seperti ini" begitulah isi pikiran Rama.
" Ram ayo sholat dulu" teriak ibunya Rama
kemudian ia kembali diingatkan pada sosok ibunya yang tak mengharuskan ia mengenal cinta setidaknya untuk saat ini. ia sadar jika ibunya tahu kalau ia sudah jatuh cinta pada meisya maka ibunya akan kecewa padanya.
" maafkan aku bu...aku terlanjur mencintainya. meskipun cinta ini berselimut kepengecutan yang ada dihatiku. aku mencintainya bu...izinkan aku untuk mengungkapkan perasaan ini bu. dukung aku untuk mencintainya dengan restumu membiarkan anakmu ini menyayangi orang lain selain ibu dan kania. Rama janji bu meskipun Rama mulai jatuh cinta, Rama tak akan membiarkan Kania hidup tanpa kasih sayang dari Rama. meskipun Rama mengenal cinta untuk seseorang selain kalian Rama janji tak akan kehilangan fokus Rama pada pelajaran Rama bu.." rintih Rama.
Rama dihadapkan pada situasi dimana ia mencintai disaat yang tak tepat. tapi cinta adalah masalah hati. tak bisa dipaksakan tak bisa pula dihentikan cinta datang tanpa memilih kapan dan dimana dan pada siapa. Rama terlanjur Mencintai Meisya dimana sosok ibunya mengharuskan ia tak mengenal lawan jenis. Rama diharuskan fokus pada segudang pelajaran untuk meraih kesuksesan hingga bisa menjadi kebanggaan yang diharapkan oleh ibunya dan mendiang ayahnya.
__ADS_1
Sesekali Rama merasa lelah dengan peraturan yang ditentukan oleh ibunya. tapi Rama segera sadar ibunya melakukan semua ini untuk kebaikan dirinya. meskipun kadang dianggap keliru. kemudian Rama bangkit hendak melaksanakan sholat. ia membawa bayangan Meisya disetiap doa nya . ia berharap semuanya menjadi dipermudah. entah itu cintanya ,,, pelajarannya dan tentunya kebahagiaan ibunya dan kania. sesekali ia berpikir haruskah ia menjalin kasih di belakang ibunya?? bisakah ia membohongi sosok ibunya?? tak mungkiiin. ini tak mungkin. Rama tak akan bisa menjalani sesuatu didasari dengan kebohongan apalagi ini melibatkan ibunya dan juga pujaan hatinya. semoga saja Meisya sabar menantinya dan semoga saja ibunya mengubah peraturan tentang percintaannya dan semoga saja apa yang menjadi keinginannya segera terwujud tanpa menyakiti ,,tanpa mengecewakan siapa pun.