CINTA YANG TAK PERNAH DIMILIKI

CINTA YANG TAK PERNAH DIMILIKI
SURAT BALASAN UNTUK IRFAN


__ADS_3

Kulipat lembaran kertas yang ada didepanku. kumasukan kedalam sebuah amplop . serapi mungkin. meskipun takkan menandingi kerapihan Irfan.


Sampai disekolah aku menyuruh Lulu untuk memberikannya pada Irfan . aku tak ingin bertemu dengannya setidaknya untuk saat ini.


" surat apaan ini??"


" surat penerimaan keputusan dia"


" yakin kau tak menyesal?? yakin kau takkan mempertahankan Irfan??" tanyanya takut aku menyesal.


" yakin,, ini yang terbaik. bagi kami pertemanan lebih baik daripada jadi kekasih" jawabku lugas.


Lulu sudah tahu prihal Irfan mengirim surat putus padaku.

__ADS_1


☆☆☆


" Fan.. ada titipan nih " kata Lulu sambil memberikan surat itu pada Irfan.


Dia tahu dari siapa surat itu meskipun ia tak tahu apa isi di dalamnya. Irfan segera masuk ke kelasnya. ia buru - buru membuka isi di dalamnya.


***teruntuk sahabatku Irfan


 


prihal kau dengan yang lain saat itu,,, jangan terlalu menghiraukan hatiku. aku bahagia kau bisa bahagia dengan yang lain. disetiap doa - doaku aku selalu berharap kau bahagia. percayalahhh!!. satu hal yang mesti kau ketahui aku masih sahabatmu,,, temanmu seperti yang dulu. terimakasih atas semua kebaikanmu selama ini***.


 

__ADS_1


MEISYA


 


 Ia tersenyum penuh arti ketika usai membaca surat itu. ada sebuah kelegaan dalam hatinya. ia menarik napas dalam - dalam melepaskan semua beban yang selama ini membelenggu hatinya.


" semoga ini jalan yang terbaik. biarkan aku menyayangimu dari jauh ,, mencintaimu dalam diam dan memujamu dalam kesendirian" begitulah lirih hatinya.


kemudian ia membayangkan sosok Tiara sang adik kelas yang sudah membantunya untuk melakukan semua ini.


" terimakasih untuk semua bantuanmu" ucapnya sambil tersenyum . ia bahagia dengan cintanya meskipun itu tak terbalaskan. ia bersyukur mengenal Meisya setidaknya ia sudah mengenal rasa sabar. ia berterimakasih terhadap waktu yang membuat ia mencoba untuk terus menunggu.


" tadinya aku mengira dengan berjalannya waktu kau akan bisa membuka hatimu untukku. tapi kenyataannya tidak. justru ketika kau sudah bersamaku,,, kehadirannya membuat matamu tak sedikitpun menoleh padaku. aku tahu semuanya,,,, semua yang kalian lakukan di belakangku,,, semua yang Rama lakukan tanpa sepengetahuanmu,,, aku tahu tiap hari Rama menjadi penguntit kita. aku tahu pula sejauh mana kau bersamanya di belakangku,, hati kecilku sangat sakit mendapatkan semua luka dan kekecewaan itu tapi rasa sayangku padamu mampu untukku tak terbawa oleh nafsu amarah. mungkin ini cara terbaikku melepaskanmu sebelum amarahku tak lagi dapat kukendalikan. aku tak ingin orang lain menilaimu penghianat ,,, biarkan hanya aku saja yang dipandang begitu karena aku terlalu sayang padamu Meisyaaa" ucapan hati Irfan. ia termenung mengingat semua perjalanan cintanya. ia marah tatkala kekasih hatinya melihat sosok Rama penuh cinta, ia marah ketika ia melihat pujaan hatinya berpandangan mesra, bergenggaman tangan, berpelukan tapi lagi - lagi keagungan cintanya yang mampu meredam semua api kemarahan dihatinya.

__ADS_1


" kenapa begong??" tanya sosok perempuan cantik yang tak disadari Irfan sudah ada didepannya.


" kamuuu,,, sudah lamakah kau dissini??" tanya Irfan yang disambut anggukan kepala wanita itu.


__ADS_2