CINTA YANG TAK PERNAH DIMILIKI

CINTA YANG TAK PERNAH DIMILIKI
AKU TAK MENCURI ANAKMU


__ADS_3

Ada rasa iba dalam tatapan mamah kala melihatku,,, ada rasa marah pula yang entah kenapa tiba- tiba hadir dalam sinar matanya.


" kapan kau bertemu dengan ibunya Rama??"


" maksud mamah??" aku malah balik bertanya pura - pura tak mengerti maksudnya.


" apa kau pernah bertemu ibu dia??" tanya nya lagi. aku hanya mengangguk. aku tak ingin bohong pada mamah. aku sudah terbiasa jujur padanya.


" kapan???" selidik dia


" entahlah,,, aku lupa lagi"


" dan ia bilang untuk menjauh dari putranya, untuk mengabaikan rasa cinta putranya ke kamu untuk tidak menghiraukan semua perhatiannya padamu??" tanya mamah dengan nada emosi.


" darimana mamah tahu semua itu??" jeritku histeris.


" kau akan terkejut saat mendengarnya!!!" kata ayah

__ADS_1


" mahhhh,,, aku selalu jujur padamu. sekarang mamah harus jujur padaku,,, darimana mamah tahu kalau mamahnya Rama berharap itu padaku??"


" dia datang kesini!!!! memohon - mohon sama mamah agar menyuruhmu melakukan itu. agar kalian bisa terpisah dengan alasan yang terdengar mengada- ngada" jelas mamah membuat aku lemas dan kehilangan semua kekuatanku.


" benarkah ituu??" tanyaku hampir tak terdenga.


" iya nak... dan dia juga bilang semua itu padamu??" tanya ayah begitu lembut terdengar sangat menenangkan.


aku mengangguk. lagi - lagi aku tak bisa bohong pada mereka.


" maafkan aku mah!!!" ucapku dalam pelukan mamah.


" mungkin selama ini kau sudah sangat mencemaskanku" ucapku pula.


" maka dari itu... bisakah kalian tidak bersama dulu setidaknya untuk saat - saat ini??" tanya mamah .


" Meisya perlu waktu untuk melakukannya"

__ADS_1


" maafkan mamah ya Sya.."


" bukan salah mamah"


" jangan menyalahkan apalagi membenci mamahnya Rama. semua ibu pasti akan melakukan yang terbaik untuk anak - anaknya. ibunya Rama pun demikian. apalagi rama anak laki- laki yang harus bertanggung jawab pada ibunya. dia single parent yang perannya merangkap sebagai ayah juga. pasti ia akan tegas terhadap anak - anaknya" jelas mamah begitu arif.


" harusnya dia tak seperti itu" jawabku sambil terisak.


" semua orang mengutarakan rasa cinta dan perhatiannya berbeda - beda Sya. cara Irfan dan Rama mencintaimu juga beda. nah cara ibunya rama sama mamah dalam menyayangi kalian juga pasti ada bedanya." ucap mamah.


Aku pamit meninggalkan mereka . aku berlalu demgan segudang rasa kecewa . mungkinkah ini yang selalu di bilang Rama kalau ia tak ingin aku meninggalkannya?? mungkinkah ia sudah menduga kalau semua ini akan dilakukan ibunya??!!.


Kejam!!!! aku berpikir beliau sangat kejam.


" aku tak mencuri anakmu bu!!!" teriakku dalam hati.


aku segera memburu kamarku. aku menangis terisak dalam diam. aku terhanyut dengan kesedihan yang tiada ujung. mungkin benar aku harus melepaskannya. meskipun mamah seperti tak terpengaruh dengan kondisi ini tapi aku tahu mamah mencemaskanku. aku tak ingin itu!!! . dan kini aku harus memilih antara hati mamahku,, hatinya Rama atau hatiku yang tetap akan terluka. ada luka yang tercipta dengan cinta yang tak kunjung jua dapat dimiliki.

__ADS_1


__ADS_2