CINTA YANG TAK PERNAH DIMILIKI

CINTA YANG TAK PERNAH DIMILIKI
ALASAN


__ADS_3

" sebenarnya apa alasan dia? "


" dia seorang anak yang begitu penurut" kata kania. ia kembali termenung.


" kami terlalu membebani dia. ibuku selalu melarang dia untuk memiliki kekasih. bahkan ketika ia jatuh cinta padamu ia takut ibu mengetahuinya. mulanya ia tak pernah bilang karena ia takut kau tak mencintainya dan kemudian ia takut jika kalian menjadi pasangan kekasih ibu akan kecewa padanya"


" benarkah itu alasannya?"


" ya itu alasan yang sebenarnya. memang ini sepele tapi bagi kak Rama sosok ibu adalah segalanya bagi dia,,, dia sangat menghormati apapun peraturan ibu. dia tak pernah membantahnya. tahu kah kak Meisya ia pernah menangis meminta restu pada ibu untuk mencintaimu"


" benarkahh??" aku benar - benar terkejut mendengarnya.


" iya... dia sangat mencintaaimu. aku tahu meskipun saat di rumah ia bersikap baik - baik saja padahal dalam hatinya ia menyimpan rasa sakit dan tertekan. aku sebagai adiknya merasa prihatin sekali"

__ADS_1


" kenapa meski seperti ini?? kenapa ibumu melarang ia mencintai seseorang?"


" kehawatiran ibu sama dengan ibu yang lainnya. kau juga mungkin tahu kalau ayah kami telah tiada. ibu ingin kak Rama menjaga kami sampai kapanpun. ibu ingin kak rama menjadi anak yang sukses agar kelak ia bisa menjadi pelindung ibu dan juga aku. ibu khawatir jika kak Rama mulai menjalin asmara maka ia akan mengabaikan pelajarannya, mengabaikan cita - citanya dan mengabaikan ibu dan aku."


" aku menghormati keputusan ibumu kania"


" pernah aku menyuruh kak Rama untuk menjalin kasih denganmu tanpa sepengetahuan ibu...lagi - lagi dia tak ingin membuat ibu kecewa, ia tak ingin membohongi ibu meskipun demi kebahagiaannya."


" maafkan aku... karena aku kakakmu harus merasakan seperti itu"


" iya... aku menunggunya ... aku terlalu mengharapakan cintanya. jika dia pikir aku tak mencintainya itu salah besar. aku sudah jatuh cinta padanya entah sejak kapan" pengakuanku pada Kania. kesedihan kemudian menyelimutiku. aku merasa bersalah padanya .seandainya aku tahu alasan dia menggantungkan cintaku mungkin aku akan sabar menunggunya. aku tak akan berusaha membuka hati untuk Irfan. andaikan waktu itu aku tahu alasannya aku akan tetap bersamanya meskipun tanpa kepastian.


" sekarang apa yang harus aku lakukan ?"

__ADS_1


" kau sakit kakak ku juga sakit dengan cinta kalian yang dibuat rumit. seandainya aku mungkin aku akan menjalin kasih diam - diam . akan memperjuangkan perasaan setidaknya akan bersama walau tanpa status kekasih"


" kakakmu yang awalnya menjauhiku,,,mengacuhkanku membiarkan aku membuka hati untuk yang lain"


" itulah kesalahan dia... dia terlalu naif . dia terlalu pengecut . untuk mengatakan cintapun begitu susah. terlalu menimbang apa yang akan terjadi kedepannya"


" sekarang disampingku ada Irfan yang sudah memberiku perhatian ,, membuat aku berusaha bangkit dari sakitnya cinta tanpa kepastian"


" aku tahu...kak Irfan tak pengecut seperti kakak ku. mungkin kalau kakak tidak dilarang sama ibu ia pun akan melakukannya seperti kak Irfan"


" kak Rama pikir meskipun ia tak mengatakan mencintaimu,,mungkin dengan segala perhatian dia, sikap dia pada kak Meisya ,, kak Meisya akan mengerti bahwa ia mencintaimu"


" mungkin karena aku terlalu bodoh dan terlalu berharap ia mengatakan perasaannya padaku" ujarku penuh penyesalan.

__ADS_1


" bisakah aku meminta alamat lengkapmu?"


kemudian Kania memberikan karyu namanya.


__ADS_2