Cowok Koreaku Nyasar Di Jakarta

Cowok Koreaku Nyasar Di Jakarta
Episode 45 ​​MENDADAK DINNER


__ADS_3

“Are you okay?” Tanya Seo Jun cemas melihat Manda yang cekikikan sendiri. Gadis itu bahkan tak menggubris lambaian tangan Seo Jun di depan wajahnya. Terpaksa si oppa mengguncang pelan pundak Manda, seketika itu pula Manda terkesiap dan sadar dari lamunannya.


“Ehem … Lets go!” Ujar Manda sok dingin dengan deheman yang dibuat-buat. Ekspresi wajahnya pun dipaksa tenang padahal ia merasa malu dan tak ingin Seo Jun tahu isi khayalan di kepalanya.


“Wait!” Seo Jun menarik tangan Manda, mencegahnya berlalu lebih jauh. Gadis itu terkesiap, ia menoleh ke belakang dan melihat raut wajah Seo Jun yang tampak ingin menyampaikan sesuatu.


“Aku serius bertanya, apa kamu nyaman memakai pakaian yang seharian dan basah karena keringat itu? Apa kamu benar tidak punya satu setelpun dress?” Tanya Seo Jun dengan menjulurkan ponselnya ke arah Manda.


Raut Manda berubah suram, seperti menyorotkan kesedihan yang tertahan. Seo Jun mengernyit begitu melihat wajah gadis itu yang terlihat ingin menangis tanpa air mata.


“Apa punya dress itu sebuah keharusan? Aku nyaman dengan style ini, emang kenapa? Masalahmu apa kalau aku begini?” Ketus Manda, raut wajahnya langsung peralihan dari sendu menjadi jutek.


Seo Jun yang tadinya mulai trenyuh, tiba-tiba berubah jahil lagi mengikuti suasana hati Manda yang mirip cuaca ekstrim, kadang mendung kadang panas, kadang mellow kadang ngeselin. “Tentu saja, seorang gadis setidaknya punya koleksi dress minimal satu. Itu sudah kodrat kan, pria memakai celana tapi wanita modern pun bisa. Yang tidak bisa adalah pria memakai dress, maka dari itu wanita itu beruntung punya pilihan untuk tampil feminim atau maskulin. Tapi kamu kelewat maskulin sekarang, aku ingin sekali ini saja kamu tampil seperti gadis manis.” Ujar Seo Jun lembut.


Manda terdiam sejenak, dalam hati ia menggerutu dan sedih. Ia pun sangat ingin tampil cantik, ia suka memakai dress yang membuatnya terlihat cantik elegan, tapi Seo Jun tak tahu penderitaan apa yang baru ia alami dan langsung menuding dia tidak bersyukur. Ponsel di tangan kanan Manda jadi pelampiasan, ia meremas alat komunikasi itu dengan kencang saking kesalnya pada Seo Jun. “Kamu tidak tahu apa-apa tentangku, jangan sembarang menilaiku.” Ujar Manda kesal kemudian berbalik badan hendak keluar dari kamar mewah itu.


Seo Jun terkesiap, ia tak menyangka niat bercandanya justru menyinggung perasaan Manda. Ia tak menyangka gadis itu sangat sensitif, dan ia merasakan perih di hatinya lantaran melihat sorot kecewa dari Manda saat


melontarkan kata-katanya.


“Wait, Manda!” Seo Jun dengan sigap berlari lalu menghadang Manda tepat di depan gadis itu. Si Oppa meregangkan kedua tangannya seperti palang yang menahan agar gadis itu tetap bertahan di tempatnya.


Manda menatap Seo Jun dengan tatapan kosong, hatinya sedikit terluka berserta perasaannya yang jadi tak menentu. Ia ingin menepi sejenak, tak ingin diusik siapapun sekalipun itu adalah bosnya. Biarlah ia tidak digaji, asalkan ia dapat menghilang sekejab dari hadapannya serta keramaian di luar sana.

__ADS_1


“I’m sorry. My apologies ….” Seo Jun mengambil sikap tegas, ia membungkuk sebagai bentuk permintaan maaf yang formal seperti kebiasaan orang di negaranya. Ia sungguh menyesal dengan candaannya yang kelewatan itu.


Manda terdiam, sejenak ia kehilangan kata-kata serta lidah yang terasa kelu. Untuk pertama kalinya ia melihat Seo Jun seserius ini, dan Manda tahu pria itu tulus menyatakan maaf hingga rela membungkukkan tubuh untuknya. Tapi bibir Manda masih belum sanggup mengucapkan kata persetujuan atas maaf pria itu.


Krucuk … Krucuk ….


Hening sekejab. Dua orang yang tengah berdiri berhadapan itu saling pandang dengan keterkejutan masing-masing. Manda segera memalingkan wajah yang mungkin sudah merah padam saking malunya. Mengapa perutnya harus konser di saat tak tepat? Ia belum merasa lapar namun baru sadar terakhir kali mereka makan sebelum berangkat ke mall.


Bikin malu aja ini perut! Geram Manda dalam hati, ia masih membuang muka pada Seo Jun.


Seo Jun ikut bereaksi sama dengan Manda, awalnya ia mengira pertanda lapar itu berasal dari perutnya hingga ia reflek memegang perutnya. Namun ternyata dugaannyaa salah, wajah Manda yang merah padam itu menandakan bahwa gadis itu menahan malu karena ketahuan lapar. Seo Jun merasa bersalah, sebagai seorang pria yang mengajak gadis keluar, ia telah lalai memperhatikan gadis itu sampai membuatnya kelaparan. Detik itu juga Seo Jun


mengambil sikap, ditariknya tangan Manda dan menyeretnya menuju pintu keluar.


“Just follow me, you will find out later. (Ikut saja, nanti kamu akan tahu)” Ujar Seo Jun yang enggan melepaskan tangan Manda sekalipun gadis itu berusaha menepis.


***


Dan di sinilah mereka berakhir, restoran di rooftop hotel dengan pemandangan langit malam ibukota yang kebetulan malam itu sepi penampakan bintang, bahkan bulanpun ikut malu dan bersembunyi dalam awan gelap. Manda duduk menikmati suasana malam dengan hembusan angin yang sesekali nakal memainkan rambutnya. Ia tak menyangka Seo Jun langsung inisiatif mengajaknya kemari setelah mendengar suara perutnya. Perasaan Manda belum tertata untuk merespon pria itu, sebelumnya membuat Manda kesal namun saat dia menyatakan maaf dan belum terucap, tiba-tiba insiden perut konser itu membuat harga diri Manda goyah lagi.


Memalukan! Umpat Manda pada dirinya sendiri, tentu saja dalam hati.


Satu persatu makanan diantarkan oleh pelayan dan tertata di atas meja. Dari aromanya saja sudah menggiurkan, Manda tetap berusaha tenang menjaga gengsi meskipun mulai tak sabar memulai acara makan malam mereka. Seo Jun tersenyum melihat ekspresi Manda yang menurutnya imut, sepasang mata dengan bulu mata lentik alami itu antusias menatap masakan di hadapannya. Seo Jun baru sadar baru kali ini ia mengajak Manda makan di tempat yang elit, selama ini mereka makan ala kadarnya bahkan lebih banyak jajan di pinggir jalan.

__ADS_1


Mungkin belum terlambat memperlakukanmu lebih manis. Gumam Seo Jun dalam hati, ia sedikit menyalahkan dirinya. Manda membawanya  makan di pinggir jalan pun atas permintaannya yang ingin mencicipi masakan lokal. Dan ternyata Seo Jun lebih terkesan melihat mimik wajah Manda yang terlihat bahagia.


“Mari habiskan semuanya!” Ujar Seo Jun sebagai kata pembuka memulai acara makan malam mereka.


“Selamat makan!” Ujar Manda antusias. Lupakan soal jaga image, soal kekesalan serta rasa malu sebelumnya, semua itu luluh karena santapan lezat. Manda kembali merasa bahagia bisa mencicipi masakan kesukaannya


yang sekaligus moodboster. Dan semua itu berkat sup krim jagung yang amat disukai Manda menjadi salah satu menu makan malamnya.


Seo Jun tersenyum kecil, ia belum mulai menyantap makanan lantaran asyik menikmati kelahapan Manda. Ia menopang dagu, melebarkan senyumnya demi melihat gadis di depannya makan. Tanpa Manda sadari sepasang


mata teduh oppa begitu terpesona menatapnya, sementara ia begitu lahap dengan sup krim jagungnya.


Ternyata bahagia itu cukup sederhana, memandangimu seperti ini pun sudah membuat hatiku serasa terbang. Gumam Seo Jun dalam hati. Rasanya tanpa menyentuh makanan pun ia sudah kenyang memandangi Manda diam-diam. Siapa yang menyangka, tanpa rencana makan malam bersama justru jadi agenda mereka. Mendadak dinner dengan suasana yang sangat mendukung, hanya ada Seo Jun dan Manda, bertemankan instrument romantis, dan kerlip lampu di malam yang sedikit mendung.


“Kenapa kau tak makan?” Tanya Manda yang tersadar sedang diawasi oleh Seo Jun. Piring Seo Jun masih telungkup padahal piring Manda sudah mau direfill makanan.


Seo Jun seketika menggelengkan kepala kemudian mulai menyentuh piring dan menentukan makanan yang akan disantapnya. Meskipun ia tak mengerti apa yang dikatakan Manda, tetapi ia lebih baik segera makan daripada


ketahuan mengagumi Manda diam-diam.


Giliran Manda yang terheran, ia keceplosan berbicara bahasa Indonesia lalu Seo Jun segera merespon pertanyaannya. Apa dia mengerti? Secepat itukah dia belajar bahasa?


***

__ADS_1


Hi readers, mohon dukungannya dengan memberikan like setiap membaca episode yang sudah diupdate ya. Jangan lupa favoritkan ya agar tetap mengikuti update. Thank you ^^ Sampai jumpa di episode berikutnya.


__ADS_2