Cowok Koreaku Nyasar Di Jakarta

Cowok Koreaku Nyasar Di Jakarta
Episode 61 TAK MEMAHAMIMU


__ADS_3

Belum selesai rasa terkejut Jovas dan Bella yang menatap kepergian Manda dengan tatapan nanar, lagi-lagi kejutan menghampiri mereka. Seorang wanita muda berpenampilan seperti Black Widow berjalan menarik perhatian orang di sekitar itu menghampiri mereka seraya tersenyum sok sinis. Bella memicingkan mata saking tak senangnya melihat wanita itu mendekati Jovas. Aura cemburu babak kedua kembali terpancar.


"Ehem... Aku nggak sengaja melihat penindasan yang gagal. Cih... Memalukan." Sindir Devi yang ditudingkan pada dua orang itu.


Air muka Bella berubah saat mendengar wanita tak dikenal itu sok campur dan mengejenya. "Bukan urusan lu, nggak usah sok kepo deh." Ketus Bella.


Devi menyeringai, "Yaa... Kalau soal cewek itu emang bukan urusanku. Tapi kalau kalian berdua, terutama kamu.... " Devi melirik tajam ke Bella hingga membuat bulu kuduk Bella berdiri.


"Berani sentuh cowok itu... Kik!" Lanjut Devi sambil memeragakan leher digerat pakai jarinya, yang artinya mereka bisa celaka kalau mengganggu Seo Jun.


Bella bergidik, apalagi tampang Devi memang meyakinkan dengan kostum ala superhero begitu. Dalam pikiran Bella, mungkin wanita itu adalah bodyguard Seo Jun atau mungkin Manda.


"Emang lu siapa sok ngancem gue? Sorry gue nggak takut sama gertakan omong kosong lu." Timpal Jovas yang tak senang mendengar ancaman.


Devi menyeringai, "Terserah kamu mau percaya nggak, bukan urusanku. Yang pasti ini peringatan pertama, jangan ganggu oppa!" Ancam Devi kemudian membalikkan badan meninggalkan Jovas dan Bella yang masih tercengang.


"Oppa?" Kosakata itu langsung diserap dan bekerja dalam otak Bella, imajinasinya melayang jauh membayangkan Lee Min Ho, Kim Soo Hyun, dan sederet aktor negeri ginseng yang ganteng maksimal. Senyum lebarnya dengan mata terbelalak (yang kalau dijadikan kartun pasti itu mata ada πŸ’— nya hahaha) hingga tak sadar Jovas yang berdiri di sampingnya melirik tak senang.


"Siapa Oppa? Jadi nama cowok itu oppa?" Ketus Jovas.

__ADS_1


Senyum lebar Bella terkatup, moodnya rusak gara-gara mendengar kepolosan - bahasa halusnya bodoh - Jovas yang tak peka dengan kesenangan kaum hawa terhadap pria yang dipanggil oppa.


"Ehem... Lu kenapa cari masalah mulu sama Manda? Jangan bilang lu masih cinta dan nyesel sama gue!" Kini bola panas bergulir pada Bella, ia memang perlu membuat perhitungan pada Jovas yang tampaknya masih tak ikhlas melihat Manda move on.


"Ng...." Jovas tak berkutik, ia kehabisan kata-kata untuk membela diri. Masalahnya ia pun tidak tahu mengapa ia panas hati tiap melihat Manda, terutama saat tahu Manda sudah menggandeng cowok baru yang lebih tampan darinya.


Bella pun demikian, jiwa pelakornya kembali mendayu-dayu. Melihat Manda mendapatkan seorang Oppa ganteng dan tampak berpuluh kali lebih bagus ketimbang Jovas, hati Bella kembali gatal, ia tak boleh kalah dengan Manda. Jika Jovas saja bisa direbut, ia yakin kemenangan akan terulang jika ia mencoba merebut oppa dari Manda.


Catatan author : Yaaa... Silahkan dicoba aja Bella, emang bisa kamu godain oppanya Manda? Author jamin kamu bakal dikeroyok sama fans Manda Seo Jun yang lagi baca cerita ini. Hehe....


πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Tatapan orang sekitar yang sepertinya menjadikan bahan perbincanganlah yang membuat hati Manda gerah. Entah apa yang salah dengan tampilannya bersama Seo Jun, harusnya mereka tak perlu menatap aneh atau menggunjingnya, bukankah wajar jika sepasang kekasih nonton? Ya harusnya persepsi orang terhadap mereka pasti menganggap Manda berpacaran dengan Seo Jun, yang tahu kenyataannya hanya mereka berdua, selebihnya orang lain akan menganggap demikian.


Apa aku segitu nggak cocoknya sama dia? Tanya Manda dalam hatinya, saking mindernya.


Penantian yang terasa panjang itu akhirnya sampai di tujuan, kini giliran Manda yang dilayani. Sepanjang berdiri mengantri, Manda memberi kesempatan pada Seo Jun untuk memikirkan film yang akan ia tonton. Dalam hati Manda berharap bisa menonton film Hollywood yang membludak penonton karena baru tayang dua hari dan masih ramai peminat. Namun yang terjadi adalah, pilihan Seo Jun merontokkan harapannya.


"I want this...." Seru Seo Jun di hadapan mbak penjual karcis dengan lantangnya. Dan lantang pula mengagetkan Manda dan si mbak yang tak menyangka pilihan Seo Jun justru jatuh pada film komedi berjudul 'Kutunggu Mantanmu!'.

__ADS_1


"Seriously?" Tanya Manda dengan mata berkedip tak percaya. Ia mengkroscek ulang pilihan Seo Jun yang barangkali salah tunjuk. Manda berharapnya memang salah tunjuk, karena ia lebih tertarik dengan film di sebelah judul yang ditunjuk si oppa. Namun setelah melihat anggukan mantap Seo Jun, plus senyum yang meyakinkan, Manda hanya melengos dengan kenyataan itu.


"Ya udah, Mbak... Ini aja deh dua." Hiks... Hati kecil Manda meringis, menangis karena gagal nonton film yang ia mau. Manda tak habis pikir dengan selera Seo Jun yang entah bagaimana, kenapa bisa seorang cowok gaul seperti dia seleranya film romantis komedi.


Catatan author lagi : Ya iyalah, seperti genre novel ini kan romantis komedi. nyatanya kalian baca bisa sambil terbahak kan? romantisnya dapat, lucunya dapat. Kurang menghibur apalagi coba? he-he-he....


Si Mbak juga tersenyum cengar cengir saja melihat pilihan pria keren yang tampak bukan orang lokal itu. "Baik, mbak. Mau duduk di mana Mbak?" Tanya si mbak memberikan pilihan tempat duduk dengan menunjukkan bagian yang masih kosong.


Seo Jun sepertinya tanggap dengan pertanyaan itu meskipun ia tak mengerti perkataan mbak kasir namun layar yang menampilkan posisi duduk itu menjelaskan maksud dari si mbak. Ketika Manda hendak menujuk posisi di tengah, Seo Jun lebih dulu menggerakkan jari telunjuknya dan memilih posisi paling atas dan mojok. Manda tercengang, posisi atas yang dipilih itu memang masih kosong satu baris, tapi mengapa harus mojok? Ia kurang suka spot itu tapi Seo Jun malah memilihnya.


"I want this." Lagi-lagi kata andalan Seo Jun keluar. Begitu Manda menatapnya dengan mata menyipit heran, Seo Jun malah menyodorkan senyuman yang dipaksa manis saking lebarnya.


"Ini tiketnya, selamat menonton dan terimakasih." Ujar si mbak menyodorkan dua tiket kepada Manda.


Manda hanya mengangguk pelan sebagai respon untuk mbak itu, ia masih tak habis pikir dengan Seo Jun tapi tak berdaya membantah. Terlebih ketika Seo Jun menyeret tangannya sambil berlalu dari barisan antrian, Manda hanya bengong menurut. Apa ia semakin terlihat sebagai gebetan Seo Jun? Mengapa pria itu masih pura pura sebagai kekasihnya padahal tidak ada Jovas dan Bella lagi di sini? Entahlah.....


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


Yup, yang senyam senyum sendiri saat baca siapa hayoo?

__ADS_1


Yuk follow akun dan grup author, mari bergabung dengan pembaca lainnya dan dukung terus author untuk berkarya ya. Makasih.


__ADS_2