
Mereka berdua yang masih saja kaget dengan tingkah mereka, tersenyum simpul. Memikirkan kebodohan mereka masing masing. Akhirnya, Adhi berlari menyusul Sheena.
"Na.. Kamu pakai motorku saja.. Jadi gampang kalau mau kesini lagi.." kata Adhi.
"nggak usah mas... Nanti aku jalan kaki sedikit terus nunggu bis di perempatan itu.." jawab Sheena.
"kalau kamu mau kesini lagi kan sudah malam Na...udah jangan nolak.. Di pakai aja..ini kuncinya..." kata Adhi.
Sheena akhirnya mau mengambil Kunci motor yang diberikan Adhi dan melangkahkan kakinya ke garasi.
"eh dhi... Ini yang aku pakai motor yang mana??" tanya Sheena.
"motor yang mana..??" jawab Adhi penasaran.
Bukankah hanya ada satu motor...kenapa Sheena tanya motor yang mana.. Pikir Adhi.
Adhi pun melangkahkan kakinya juga ke garasi. Memang benar dilihatnya di sana ada dua motor yang terparkir di sana. Adhi pun kaget.
Drrt Drrt drtt.. Bunyi ponsel Adhi berbunyi.
"halo mi... Ada apa..?"
"jangan kaget gitu... Mami sudah siapin motor buat Sheena kalao mau pergi pergi.. Kasihan kan dia naik bis terus... Bilang aja motor mami yang sering di pakai ke tempatmu.." sambungan telpon terputus.
Apa apaan mami tadi... Kenapa kelakuannya kayak cenanyang saja bisa nebak kalau sore ini Sheena mau pulang... Dan apa ini... Katanya motor yang sering di pakai.. Tapi ini jelas jelas kelihatan baru beli...! Dasar mami..!" batin Adhi.
" itu Na... Yang matic aja... Itu punya mami... Sering di tinggal disini.. "kata Adhi.
"ini baru ya dhi?? Tanya Sheena.
" nggak tahu Na.. Mami yang biasanya pakai.. "jawab Adhi.
"eh.. Ini kuncinya masih nempel... Lha ini kunci motor siapa dhi..? Motormu bukan..??!" tanya Sheena.
"eh Iya Iya.. Lupa..." kata Adhi sambil menggaruk tengkuk kepalanya yang tidak gatal karena hampir saja ketahuan.
"ya sudah aku ke kos dulu ya... Jangan lupa minum obatnya dan makan bubur ya..." kata Sheena.
"siaaap bu boss...! " jawab Adhi sambil terkekeh.
Sheena pun melajukan Motornya menuju kos.
Sesampainya di kos, Sheena buru buru mengambil baju kantor dan beberapa baju ganti untuk menginap di rumah Adhi.
drrt...drrt...drrt...
"Na... Ak ada di kota twmoatmu bekerja... Ayoow ketemuan..!" kata Naysa.
"Nay...kangeeennnn.....!" balas Sheena
"ayoow gaas kemana gitu..!" balas Naysa.
"eh... Tapi aku hari ini nggak bisa Nay... Besok gimana Nay..?". Balas Sheena.
"yaah... Oke dech.... Besok beneran ya...!" nanti malam tak VC ya Na.. " kata Naysa.
__ADS_1
"oke Nay.." balas Sheena.
Di rumah Adhi, Adhi yang sedang menonton television merasa tidak tenang.
"Sheena.. Kok lama sekali si...! " kata Adhi.
Adhi yang baru saja ditinggal Sheena sudah merasa tidak tenang. Dilihatnya jam ponselnya berkali kali. Memang begitu lah orang yang sedang kasmaran, sedetik rasa sehari, sejam rasa seminggu, sehari terasa sebulan kalee ya... Hahahhaha.
"mau kemana mbak Na.." kata pak satpam
"ini pak.. Mau nginep di rumah temen..". Jawab Sheena.
"owh hati hati mbak Na..." kata pak satpam.
"Iya pak...." jawab Sheena.
Sheena pun mengendarai motor menuju rumah Adhi.
Sesampainya dirumah Adhi, Sheena pun memarkirkan Motornya di garasi. Jam sudah menunjukkan 7.15. Ia langsung membuka pintu rumah Adhi. Dilihat ya televisi yang masih menyala dan Adhi yang meringkuk di sofa.
"mas.. Kenapa tiduran di ruang tamu.." tanya Sheena membangunkan Adhi.
Adhi yang terbangun mencoba menyadarkan dirinya.
"mmm... Ketiduran..." jawab Adhi singkat.
"pindah saja ke kamar mas..." lagian sudah malem.
"kamu tidur saja di kamar.. Aku yang di sini.." kata Adhi.
Drrt... Drttt..drrt...
Ponsel Sheena berdering. Tanpa sengaja Sheena langsung menerima panggilan VC dari temannya itu.
"Na....! Apa kabar kamu..!" kata Naysa.
"" Nay... Kangeeen.... "balas Sheena.
" mas... Kamu ke kamar aja... Istirahat... Ini aku VC an sama Naysa.. Nant kamu malah ke ganggu lagi.."kata Sheena.
Tanpa di sadari Kamera Sheena merekam sosok Adhi yang berada di sebelah Sheena.
" mas Adhi..! "teriak Naysa.
" Na.. Itu mas Adhi kan.. Orang yang kamu pukuli dulu..!musuhmu itu kan..! Kok bisa kamu sama dia..!tunggu..kalian tinggal serumah...! Jangan jangan kalian sudah menikah..! " tanya Naysa nerocos.
" hampir Nay...! "jawab Adhi asal.
" Ish...! Apaan si mas... Sudah ke kamar gih...!" kata Sheena.
"tapi.."kata Adhi yang terpotong.
"sudah nggak ada tapi tapi.. Ayow segera ke kamar..!" Kata Sheena sambil menarik tangan Adhi ke kamarnya.
Kini Sheena di ruang tamu ngobrol dengan Naysa.
__ADS_1
"Na... Jelasin ke gue ya...! Punya hubungan apa loe sama mas Adhi..!"kata Naysa.
"nggak ada hubungan apa apa ya Nay...mas Adhi itu atasan aku di kantor..!" jawab Sheena.
"cie cie cie... Pakainya aku kamu sekarang ya... Ayoow jangan bo'ong...kalau loe bobong tak sumpahin loe nggak ada jodoh sama mas Adhi..!" balas Naysa.
"Nay..!" bentak Sheena.
"makanya Jelasin..!" kata Sheena.
"ya oke oke aku Jelasin...!" jawab Sheena.
Akhirnya Sheena Menjelaskan panjang kali lebar dari awal sampai akhir tanpa terlewat sedikit pun.
"sudah puas..??!" kata Sheena.
"ooooo jadi begitu..!" jawab Naysa.
"Na... Apa kamu suka sama mas Adhi?!" tanya Naysa.
"entahlah Nay...ak sendiri juga bingung..!" kata Sheena.
"lha mas Adhi pernah ndak nyata in suka sama loe..!" tanya Naysa lagi..
" ya nggak lah...!" jawab Sheena.
"lhah... Kalian nggak tahu perasaan masing masing.. Tapi kalian sendiri kayak suami istri gitu.. Saling khawatir saling Pengertian...! Bener bener hubungan yang aneh..!" kata Naysa.
"ah.. Taulah Nay...nggak gue pikirin dulu..!" kata Sheena.
"eh sudah Malam Nay... Besok gue harus kerja..! Udahan ya...!" kata Sheena.
Sheena pun memastikan ponselnya. Masih terngiang ngiang Kata kata Naysa tentang hubungan antara dirinya dan Adhi yang benar benar aneh.
Dan malam pun dilalui Adhi dan Sheena dengan tidur di ruang yang terpisah.
Pagi harinya Sheena sudah sibuk menyiapkan sarapan. Setelah beberapa masakan tersedia di meja makan Sheena pun menuju kamar mandi untuk bersiap siap ke kantor. Di bangunkannya Adhi terlebih dahulu sebelum mandi.
"mas.. Hari ini ijin apa masuk kerja..?" kata Sheena.
"mas.. Berangkat.. Lagian nggak parah juga kok... Sudah baikan..!" kata Adhi.
"ya sudah aku mandi dulu.." kata Sheena yang berlalu pergi ke kamar mandi.
Setelah selese mandi dan berpakaian Sheena merapikan barang bawaanya yang akan di bawa ke kantor. Sedangkan adhi sedang mandi dan berpakaian di dalam kamar. Setelah selese Adhi menuju ruang makan.
" makan mas.. Ini tak buat in nasi Tim..biar nggak bubur terus.. Itu juga ada sayur.."
"o iya jangan makan pedes pedes dulu ya mas... Itu tak bawakan bekal... Makan bekalnya nanti siang aja..." lanjut Sheena.
"eh.. Kamu ini ya... Sudah kayak istri yang khawatir sama suaminya..!" kata Adhi terkekeh.
Sheena melirik dengan tatapan tajam.
Tapi Adhi melempar senyum manisnya yang bikin Sheena meleleh tak karuan.
__ADS_1