Elegi Hati Si Cewek Jutek

Elegi Hati Si Cewek Jutek
Bertemu Seseorang Di Masa Lalu...


__ADS_3

Wanita itu menerobos masuk dan melihat seisi ruangan tersebut.


“Pi….bagaimana Ara bisa begini…bukankah sudah kukatakan lebih baik aku yang mengawasi Ara..!”kata Amanda sambil berpura pura sedih memandang mertuanya itu.


“Maksudmu kami tddak bisa menjaganya?”kata Papi Adhi.


“Bukan begitu pi…tapi…Ara pasti menginginkan kedua orang tua yang lengkap…tidak seperti ini…perasaan Ara pasti terluka..”tambah Amanda mendekati Ara dan memasang wajah sedihnya.


Ara masih mematung di tempatnya. Ia kenal sekali dengan suara ini. Badannya bergetar hebat. Ingatan ingatan buruk kembali menghantuinya.


“Tidak…aku tidak boleh dihantui rasa takut..!Dasar wanita ular..!Ara pasti akan menderita seandainya aku tidak bisa melepaskan Ara dari cengkeramannya..!”Batin Sheena.


Kekuatannya pun mendadak muncul kembali. Melihat tangan wanita itu mencoba mendekati Ara  secara reflek


Sheena menepisnya hingga membuat Amanda terkaget.


“Hei…siapa kau..!berani beraninya..!” kata Amanda emosi.  ia sama sekali tidak mengenali adik kelasnya itu.


Sheena mengambil Headshet dan music box dari dalam tasnya. Ia menempelkannya di telinga Ara.


“Ara mau denger cerita kan?”Tanya Sheena.


Hanya dibalas anggukan dari Ara karena ia juga ketakutan melihat maminya yang sudah berada di ruang kamar tersebut.


“tapi ada syaratnya…Ara mendengarkann cerita sambil matanya di tutup ya…sebelum bunda bilang buka mata…Ara tidak boleh buka mata ya…”kata Sheena lembut.


Dijawab lagi dengan anggukan oleh gadis kecil itu. Entah mengapa Gadis kecil itu merasa nyaman jika berada di dekat Sheena.


Setelah memposisikan Ara, Sheena pun beranjak dari tempat duduknya.


“Dhi…siapa wanitu itu…!Apa kau mau menggantikan posisiku dengan wanita ini?aku tidak menyangka kau tega membiarkan anakmu terluka gara gara wanita ini..!”kata Amanda geram.


Adhi hendak berbicara namun di tatap tajam oleh Sheena. Mengisyaratkan bahwa ia tidak perlu ikut campur.


Prok prok prok


“Hebat sekali acting nyonya ini..!apa anda seorang aktris filmkah?” ucap Sheena sinis sambil bertepuk tangan..


“Jaga mulutmu..!”jawab Amanda kasar sambil mengangkat telunjuknya ke arah Sheena.


“Ish ish ish…nyonya Amanda yang terhormnat…bukankah kau sangat sayang pada anakmu ini?”Tanya Sheena sambil menepis tangannya Amanda dari hadapannya..

__ADS_1


“Sangat sayang bahkan…!benarkan???” selidik Sheena.


“Aku tanya apa kau tahu dimana sekolah anakmu itu?apa kau tahu siapa wali kelasnya? Katanya sayang kan… pasti tahu semua tentang anaknya..!!”Sindir Sheena.


“Mmm…dan satu lagi…aku curiga bagimana anda bisa langsung tanggap sekali berada disini…apa ada dari kami yang mengabari?”Tanya  Sheena bertubi tubi dengan nada sinis.


“Kau…jangan memancingku…tentu saja aku akan tahu keadaan putriku..!”Amanda sudah tersulut emosi pada wanita di depannya itu.


 Ia takut kedoknya terbongkar. Karena memang selama ini, ia tak pernah sekali pun mengantar Ara ke


sekolah walaupun Ara tinggal bersamanya. Amanda pun tidak tahu apa apa tentang sekolah Ara dan interaksi Ara dengan guru dan teman temannya.


“Cih…jangan mengalihkan pembicaraan nyonya..!saya yakin anda berpendidikan tinggi jadi mampu mencerna pertanyaan saya dengan baik..!Kecuali…jangan jangan anda lulus dari universitas ternama karena naik ranjang ke petinggi universitas..!”sarka sheena.


“Dasar wanita j*l*ng..!”kata Amanda tidak terima dan hendak menampar Sheena.


“J*l*ng…jangan teriak J*l*ng..!!!mengerti nona..!!” kata Sheena menangkap tangan Amanda sebelum tepat memukul wajahnya.


“Kau..!!!” teriak Amanda.


“Dan satu lagi..”kata Sheena melirik Ara yang masih mendengarkan cerita sambil memejamkan mata.


“Apa jangan jangan Ara itu bukan hasil percintaanmu dengan Papinya…”bisik Sheena di telinga Amanda walaupun masih dapat terdengar oleh Adhi dan kedua orang tua Adhi itu.


“Hahaha..ternyata benar dugaanku..!apa anak kecil itu hanya kau jadikan alat saja ?”


“ckckckc…kasihan sekali..!!”tambah Sheena tersenyum sinis.


“lalu..bolehkah aku bertanya lagi nyonya Amanda? Siapa ayah dari anak kecil yang kau lahirkan itu?”kata Sheena menatap tajam Amanda.


“Sial…!!!bicaramu semakin ngawur..!!cepat katakan apa maumu..!!! Kau ingin mencari simpati dari keluarga ini agar diterima disini..Hah..!!!!”teriak Amanda.


Dengan menghempaskan tangan Amanda, Sheena mundur beberapa langkah.


“Aku juga ingin sepertimu nyonya…mempunyai banyak harta…jalan jalan…belanja emas berlian..Wah..bukankah itu sangat menyenangkan..!!!hahaha” Ucap Sheena menyulut emosi lagi.


“Dasar gadis miskin…!”Timpal Amanda kasar.


“Betul sekali nyonya…aku ini gadis miskin..jadi tidak apa apalah aku pinjam mantan suamimu itu untuk menghangtakan ranjangku..!”jawab Sheena.


“KAU..!!!”

__ADS_1


“Sebaiknya anda pergi dari sini nyonya…sepertinya anda tidak di terima disini…”kata Sheena mendekati Adhi dan bergelayut manja pada Adhi.


Amanda yang tersulut emosi menarik rambut Sheena dan menyerangnya membabi buta. Sheena yag tidak siap dengan serangan itu awalnya kewalahan.


“diam disitu mas..!!ini urusan perempuan..!”kata Sheena mencegah Adhi untuk membntunya.


Sheena pun membalikkan keadaan, sekarang Amanda yang berada dalam kendalinya.


“Cih…hanya ini kemampuanmu..!!” Sheena mendorong Amanda hingga terjatuh.


“Kau akan kuhancurkan..!!!”teriak Amanda frustasi.


“hahahhaha…coba ingat ingat nyonya..!!BUKANKAH KAU SUDAH MENGHANCURKANKU TERLEBIH DAHULU…!!!!”ucap Sheena mendekati Amanda.


“Sekarang Seharusnya KAU yang harus menerima pembalasannya..!!”ucap Sheena dengan tatapan membunuh.


“Kau…!!”jawab Amanda. Ia mencoba mengingat wajah yang ada tepat didepan matanya itu.


“Ingat baik baik wajahku nyonya Amanda yang terhormat...pasti kau ingat sesuatu kan?!!”kata Sheena.


“Sheena..!!!”teriak Amanda.


“Hahahha…baru mengingatku??...cih…aku saja sudah mengenali suaramu tanpa harus menunjukkan wajahmu..!”kata Sheena.


Tubuh Amanda bergetar hebat. Wajahnya pucat pasi. Ia tidak menyangka gadis yang dulu ia perdaya masih bisa hidup dan kelihatan lebih baik hidupnya dari dia.


“Aku akn membalas satu persatu apa yang telah kau lakukan padaku AMANDA SARI ARSAKA..!!”kata Sheena memberi penekanan.


Amanda mencoba bangkit dari lantai dan berdiri.  Amanda melihat wanita didepannya itu dengan seksama.


“Kau jangan senang dulu…!aku pastikan kau tidak akan bisa menyentuhku..!”kata Amanda tidak ingin dirinya terlihat ketakutan.


“Tenang saja nyonya..!aku tidak akan menyentuhmu..mengotori tanganku saja…!”jawab Sheena.


“Lihat dan saksikan saja…bagaimana aku menyiksa kalian satu persatu..bahkan kalian akan merasa lebih baik berada di neraka dari pada di dunia..!”Ucap Sheena kasar.


Amanda pun segera meninggalkan ruang kamar tersebut dan membanting pintu dengan keras.


Sheena hanya berdiri mematung. Badannya sudah lemas tak bertenaga. Ia berusaha kuat melawan Amanda. Ia ingin menunjukkan pada mereka bahwa ia adalah wanita kuat sampai detik ini.


Sebenarnya, Sheena pun tidak menyangka ibu dari Ara adalah wanita yang selama ini ia cari. Ada rasa senang di hatinya menemukan musuhnya. Namun, itu berarti kemungkinan memang ada kerja sama antara wanita ular itu dengan NM group untuk menjatuhkan perusahaan Adhi.

__ADS_1


“Apa Jangan jangan pemilik NM group Adalah Dia….!” Batin Sheena


Tiba tiba pandangannya mulai kabur. Tubuh nya sudah tidak bertenaga lagi. Ia hampir terjatuh, untung Adhi dengan sigap menopang tubuh gadis itu.


__ADS_2