
lima tahun kemudian, Adhi sudah memimpin perusahaan ayahnya. Ia bahkan mengembangkan usahanya sampai ke mancanegara. Perusahaan Kusuma Atmaja di segani oleh banyak pengusaha ternama.Tapi sosok Adhi berubah menjadi dingin dan kaku.. Bahkan Ia tidak menginginkan panggilan Adhi melekat pada dirinya. karena hal itu akan mengingatkannya pada kenangan masa lalu yang kelam. Adhi pun menjelma menjadi pengusaha yang dingin dan terkenal kejam dengan lawan bisnisnya.
Didalam ruang rapat para karyawan sudah terlihat gelisah dan ketakutan.
"Ada yang bisa menjelaskan kejadian ini?! " suara bariton itu terdengar menggema di ruang rapat tersebut.
"Kalau tidak becus bekerja, mundur saja dari sini..!!
" bukankah dari awal sudah kuperingatkan kalian, kami membayar kalian dengan gaji tinggi bukan untuk sebuah kegagalan..!! mengerti!!" Ucapnya ketus.
"Siapa yang bertanggung jawab!" tanya Adhi kembali menatap tajam para karyawannya itu.
"sa...sa..ya..pak.." ucap salah satu karyawati yang sedang hamil tua.
adhi menaikkan alisnya seraya mencemooh wanita tersebut.
"apa suamimu tidak menafkahimu sampai sampai kau bekerja dan merugikan perusahaan..!"kata adhi sinis.
"maa..af pak.." ucap wanita itu ketakutan
"ma"af katamu..hah!!"pilihanmu hanya ada dua, keluar dari kantor ini atau kau ganti kerugian perusahaan..!kata Adhi sembari melempar map di atas meja rapat. semua orang terkaget.
" beri saya satu kesempatan lagi pak...kasihan anak saya ini...suami saya sedang sakit pak.." iba wanita tersebut.
adhi kemudian mendekati wanita yang kini bersimpuh dihadapannya.
"di sini bukan panti sosial..!mengerti..!!" tandas Adhi sambil meninggalkan ruang rapat.
"Gery kau bereskan kekacauan
ini...! Ak tidak mau mendengar ada kesalahan lagi..!!!" kataAdhi kepada asisten kepercayaanya itu.
Gery menganggukkan kepalanya tanda mengerti. dan segera kembali ke ruang rapat.
Adhi melangkahkan kakinya ke luar kantor. melonggarkan dasinya yang serasa mencekik lehernya dan mengemudikan mobil sport mewah miliknya itu beradu di jalan raya yang peniuh dengan hingar bingar keluhan manusia.
sementara di seberang sana, Seorang wanita baru menginjakkam kakinya ke Indonesia. Dia keluar dari Bandara dan Memesan taxi online.
"ke apartment Bougenville pak..." kata wanita itu.
Dengan mengenakan dress selutut dengan warna putih dan rambut yang digerai membuat wanita itu terlihat anggun.
Drrt.. Drrt...Drrt..
"gimana Nay...?? Iya ini aku baru aja datang dari Bandara.. Segera meluncur ke kafemu ya..." kata
wanita itu. Setelah mamatikan telpon Ia pun meralat perkataannya.
"Maaf pak... Ke Queen Resto aja pak.." kata wanita itu.
udara kota ini menyegarkan pikiranku, bahkan aku sangat rindu sekali dengan tanah di kota ini. batin sheena sembari menatap keluar jendela menikmati pemandangan kota yang pernah ditinggalkannya.
di depan Queen Resto, ia mendongkkan kepalanya membaca plang nama resto tersebut dan menyunggingkan senyuman. sahabatnya ini ternyata sudah sukses sekali bisa membuka cafe seperti ini.
"Na...!!!" teriak Naysa melihat sahabatnya itu.
Naysa pun berlari ke arah Sheena dan memeluk Sheena erat erat.
"kangen tau...!" kata Naysa.
"hmmm... Ayow ah loe nggak pengen nraktir gue makan misal ya..??!" kata Sheena.
"Iya Iya lupa..."
"ayow duduk..!pokoknya hari ini kamu bebas mau kan apapun disini..!" ucap Naysa dengan penuh semangat.
"Hari ini perayaan Resto mu ini ya...!" kata Sheena.
"Iya donk...!"
Setelah selese melepas rindu, Sheena menuju apartmentnya. Ia meletakkan semua barangnya dan Merebahkan dirinya dikasur.
"ahh... Akhirnya bisa kembali lagi ke sini...!" senangnya...! "kata Sheena.
ia mencoba memejamkan matanya, namun sepintas gambaran muncul di benaknya. ia bangkit dan mengambil laptop yang ada di atas meja rias kemudian Sheena mengecek email satu persatu. Sebelum kembali ke Indonesia, Ia telah melamar pekerjaan di beberapa perusahaan yang menjadi targetnya. dan ternyata besok ada wawancara dengan perusahaan KJ group.
"Okelah..paling tidak selama disini aku tidak menganggur..." batin Sheena.
terdengar bunyi handphone berdering. Sheena mengangkat sambungan telpon tersebut.
"halo mas..."ucap Sheena.
"sudah sampai Na..??!" tanya Mas fahri
"sudah mas...!" jawab Sheena.
" hati hati ya Na... di sana..!" kata Mas Fahri mengingatkan.
"Iya... Mas...mas Fahri tenang saja..Sheena akan baik baik saja kok..! "jawab Sheena lagi.
Sheena pun terlelap dalam tidurnya.
Keesokan paginya, Sheena bersiap siap berangkat untuk panggilan Wawancara.
Dengan menggunakan motor barunya, ia menuju Perusahaan KJ group.
"maaf mbak..temapat interviewnya di mana ya?" tanya Sheena pada reseptionis.
"di lantai 3 Mbak...silahkan naik lift yang sebelah kanan. nanti di depan ruang interview pasti sudah ada yang mengantri di sana." lanjut resepsionis tadi.
benar juga setibanya di lantai tiga disana sudah ada enam kandidat yang menunggu untuk di panggil. Sheena mendapatkan urutan terakhir. tiba saatnya giliran Sheena masuk ke
ruang pesakitan tersebut. Di sana sudah ada 3 orang atasan yang siap mewawancarainya. Sheena duduk di kursi dengan tenang.
"Dengan mbak... "Salah satu atasan itu membuka pembicaraan dan tidak melanjutkannya..
"Putri pak... Panggil saja Putri.." jawab Sheena.
setelah melalui rentetan pertanyaan akhirnya selese juga Wawancara tersebut.
"tinggal nunggu panggilan..!" desahnya.
"Kalau gitu mending nanti sore aku ngurus toko kue yang ada di jalan mawar..lagian sudah lama tidak memantau
langsung..."batin Sheena.
Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore. Sheena melakukan Motornya ke jalan mawar.
" Ternyata progress toko kuenya sudah lumayan bagus.."batin Sheena.
Ia membuka pintu toko kue itu... Disapa ya karyawan karyawan yang ada di sana dan duduk mengamati sekeliling toko kue.
" mbak Putri ini laporan penjualan bulan ini.. "kata Siska salah satu karyawan tetap kepercayaan
Sheena.
" Terima kasih... "kata Sheena.
__ADS_1
" yang tiga cabang lainnya apa penjual an nya juga sebagus ini bulan ini..?! "tanya nya.
" Iya mbak... Semua nya bagus... Bahkan peningkatan penjual an juga meningkat drastis...! "kata
Siska.
"baiklah... Terima kasih Siska..!" kata Sheena.
"dan selamat datang kembali di sini mbak...toko kue ini rindu sentuhan tangan mbak Putri.." lanjut Siska.
Sheena hanya melempar senyuman kepada Siska. Siska pun membungkukkan badannya dan pamit undur diri.
Sebenarnya toko kue yang dimiliki Sheena sudah mempunyai tiga cabang. Dan dengan kepandaian Sheena dia menghandle semuanya sendiri. Sebenarnya dia tidak perlu bekerja di perusahaan KJ group. Namun karena dia ingin menyelidiki sesuatu makanya Ia memutuskan bergabung dengan perusahaan tersebut. Karena perusahaan KJ group adalah musuh bebuyutan dari NM group yang merupakan perusahaan tempat ayahnya bekerja dulu dan membuat dia dan kakaknya menderita akibat ulah seseorang. Dan saat itulah Ia harus mendapatkan Luka yang akan mengikutinya seumur hidupnya.
"lihat saja kalian semua...! Bahkan wajah wajah kalian masih kuingat jelas..! walaupun kalian
menghilang dari muka bumi ini, akan terus ku kejar kalian walau ke neraka sekaliapun..!" ucap Sheena penuh amarah.
Ia menghentikan ingatan itu. Ia kembali termenung memandangi jalan dan arus lalu lintas yang Kian padat. Sampai
akhirnya Ia memutuskan kembali ke apartmentnya.
"apa dia sudah bahagia dengan kehidupannya..??!" aku berharap kehidupannya akan bahagia..! "kata
Sheena mengenang Adhi.
Drrt.. Drrt.. Drrt...
Suara pesan masuk.
Ia melihat pesan tersebut dan senyuman tersungging di bibirnya. Ternyata dia diterima di perusahaan KJ group.
Dan besok sudah bisa bekerja di sana.
Akhirnya..selangkah lagi aku bisa menyeret orang orang itu. Dulu ak tidak mempunyai kekuasaan apapun tapi
sekarang... Lihat saja kalian akan aku buat membusuk dipenjara..!" batin Sheena.
Ia membuka laptopnya dan mencari di google search tentang perusahaan NM group. Ada beberapa daftar tentang orang orang yang dia cari selama ini.
"Ah ternyata benar mereka melakukan kecurangan marketing dalam menjalankan bisnis nya..!"Batin Sheena.
Orang orang ini juga masih berkuasa di sana. Dan hampir tak tersentuh hukum. Aku hanya perlu memainkan peranku untuk membuat perusahaan NM bangkrut.
Sheena sudah sejak setahun lalu meletakkan mata mata yang bisa dioercayainya di NM group..segala informasi
sudah dia kantongi. Dan semua sudah dipersiapkan dengan mata g oleh Sheena rencana yang disusunya untuk menghancurkan mereka.
Keesokan paginya Ia bergegas menuju Perusahaan KJ group.
"aahh...segarnya...!"batin Sheena.
Tiba tiba ia mendapati ada kerumunan di perempatan yang Ia lalui. karena rasa penasarannya, Ia mencoba menepi kan Motornya melihat apa yang terjadi.
" permisi permisi ada apa...?!"kata Sheena.
" ini mbak, ada anak kecil yang nangis dan nggak mau di sentuh siapaun...! " kata seseorang didalam kerumunan tersebut.
Ia menerobos masuk... dan benar Ia melihat gadis kecil sekitar umur 4 tahunan.. Menangis dan memanggil ayahnya..
Sheena mencoba mendekati anak tersebut. ia melihat baju dan tas anak kecil itu bergambar little Pony. ia menyadari mungkin anak kecil itu penggemar kartun little pony.
"Hai my little pony... Waah... Pinky pie sedang tersesat ya...!" kata Sheena.
Anak itu melihat Sheena dengan tatapan sendu.
"tante frozen juga sedang cari princess Anna tadi kabur dari rumah..?!" lanjut Sheena.
Anak itu menggangguk dan Sheena pun mengisyaratkan agar orang orang segera membubarkan diri agar anak tersebut tidak ketakutan.
Ia menggandeng bocah itu. Dan memintanya duduk dulu di kursi Taman tersebut.
"pinky pie yang pinter ini tau alamat rumah kan..?!" kata Sheena.
Anak itu mengambil buku yang ada di tas kecilnya dan menunjukkan ke Sheena.
"waah... Hebat ya pinky pie... Anak pinter... Toos dulu yuk..!" kata Sheena.
Anak itu pun mengangkat tangan ya untuk tos.
"ayok naik motornya tante frozen... Kita berpetualang hari ini...! Mau..?!" tanya nya.
"Ara takut tante... Banyak orang jahat...!" kata Ara.
"Ara tadi mau lihat badut di jalan... Terus nggak tahu jalan pulang tante..." jawabnya sambil ketakutan.
"nggak papa...kan Ara udah gedhe... Anggap aja.. Ara sedang berpetualang mencari rumah Ara... Pasti seruu...! Nggak usah takut... Oke..!?!" kata Sheena.
"naah... Sekarang... Tante tulis ya nama tante dan nomer tante frozen di buku ini..! Kalo nanti Ara tersesat lagi bisa langsung hubungi tante frozen...! Kata Sheena.
" ayok naik...! Kata Sheena.
Gadis kecil itu pun menuruti Sheena.
Di dalam perjalanan, Ia pun banyak ngobrol dengan Ara.
" ibunya Ara kerja atau dirumah?? "lanjut Sheena.
" Ara nggak punya ibu... Ibu Ara jahat...! Ara sering di suruh untuk bilang papi kalo mami baik sama Ara.. Tapi mami jahat sama Ara...! Suka mukul Ara..! "
" kamu nggak bilang sama papimu..?! "kata Sheena.
" Ara takut... Papi sibuk sama urusannya di kantor... Kadang pulang masih Marah Marah sama om Gery..! "Ara takut.
Sheena merasa iba sama anak kecil itu. Anak sekecil itu harus melewati masa masa sulit disaat tumbuh kembangnya yang memerlukan sosok orang tua lengkap.
"Ara tenang aja...kan ada tante frozen...kalo ada yang jahat sama Ara... Bisa tante frozen sihir jadi es..!" kata sheena.
Akhirnya tibalah mereka di perumahan elit.
waah...Sepertinya anak ini anak orang kaya... Untung tadi dia tidak menyebutkan apapun tentang dirinya.. Hanya Menangis... Kalau ada yang tahu dia orang kaya pasti akan ada masalah..." batin Sheena.
"naah... Sudah sampai... Ini bener rumah Ara...?!" kata Sheena.
"Iya tante...makasih tante frozen.." kata Sheena.
"tante frozen orang baik...Ara seneng sama tante Frozen.." kata Ara memeluk Sheena. Sheena pun membalas pelukan Ara dengan lembut.
"tante besok sibuk nggak?" tanya Ara kemudian.
"hmmm.....emangnya kenapa ciiiii..tanya tanya.." jawab Sheena.
"Besok bisa ke sekolah Ara..? Di sekolah Ara ada pentas kelas dan...." Ara tidak melanjutkan perkataannya. Sheena melihat gurat wajah Ara yang sendu, Ia tahu bahwa dipentas nanti ayah dan ibunya tidak datang.
kasihan anak ini..batin Ara.
"jam berapa si pentasnya pinky pie cantik ini...?" Tanyanya sambil tersenyum.
__ADS_1
" mulainya jam 1 tante.. Tapi Ara pentasnya jam 3..."lanjut Ara.
" oke.. Nant tante frozen dateng ya... Harus pentas yang bagus... Nant tante frozen ambil foto Ara yang paling bagus dechh... "ucap Sheena.
" Iya.. Pasti..! Kalo tante frozen dateng Ara pasti seneng...! "ucapnya antusias.
"ayow masuk sana... Tante akan pergi setelah Ara masuk..." lanjut Sheena.
Ia melihat Seorang satpam berlari menuju gerbang.
"non Ara..!" ya Allah non... Non di cari in papi sama eyang....! "kata Pak satpam.
" Nona yang nganterin Non Ara.? " tanya pak satpam.
" Iya pak... Titip Ara ya pak... Saya permisi dulu..! "kata Sheena sambil. Melajukan Kendaraannya.
Pak satpam tidak sempat menghentikan Sheena yang berlalu pergi begitu saja.
Ara tiba di perusahaan yang sangat besar itu. ia mellirik jam tangannya.
waah... alamat kena semprot ini..! batin Ara.
Ia melangkahkan kakinya menuju ruangan.
" Putri..!kamu di cari in pak Retmono..!" kata Riska mengingatkan.
" kenapa terlambat si..! Tadi aku harus cari cari alasan tahu..! " kata Riska.
Riska temannya seperjuangan melamar pekerjaan di KJ group. Mereka bertemu saat Wawancara di KJ group kemarin.
" Iya.. Iya.. Ak langsung ke ruangannya.!" kata Sheena.
Ia pun menuju ke ruangan pak Retmono.
Tok tok tok...
"masuk..." jawab Pria itu ramah.
"maaf pak.... Ada yang bisa saya bantu.." kata Sheena.
"mbak putri.. Hari ini bisa bantu saya menangani jadwal meeting pak Kusuma...hari ini Mbak Dian sedang cuti melahirkan.. Jadi selama ia tidak bisa masuk kamu akan menghandle semua.." kata Pak Retmono.
"kenapa saya pak..? Maksud saya.. Saya takut membuat kesalahan...!" kata Sheena.
Karen memang sebetulnya Ia kompeten di bidang itu. Namun karena niatnya ingin membalas dendam Patda perusahaan NM group, ia pun tidak boleh memperlihatkan diri di depan musuhnya. Ia hanya ingin bermain cantik tanpa ada yang tahu tentang usaha balas dendamnya.
"saya lihat di resume kamu, Kamu pernah menjadi asisten Sekretaris di perusahaan luar negeri, Terus pengalaman kerjamu juga bagus...! Saya sudah menghubungi salah satu perusahaannya dan dia merekomendasikan kamu.." lanjut pak Retmono.
"owh iya,yang buat resume itu kan annisa...pasti dia tulis semua data yang dikirim oleh asisten mas arga..!" batin Sheena.
"hmmm.... Saya benar benar takut melakukan kesalahan pak..!" kata Sheena.
"nanti saya arahkan...! Lagi pula ada asisten Gery.. Tenang saja kamu...!" kata Pak Retmono dengan nada mulai mengintimidasi.
"baiklah pak..." kata Sheena pasrah.
"ikuti saya... Nanti saya tunjukkan ruanganmu.." ucap pak Retmono.
Sheena dan Pak Retmono pun naik ke lantai 4.
Di ruangan lain,
"pak Kusuma...nant akan ada pengganti sementara bu Dian..."kata asisten Gery.
" mmm...yang penting saya tidak suka dia melakukan kesalahan apapun..! "kata Pak Kusuma.
"dia karyawan baru pak... Tapi kelihatannya kemampuannya bagus..!"
"karyawan baru..! Kelihatannya..!maksudnya apa Ger..! Saya baru tau kamu sangat tidak professional dengan menawarkan karyawan baru di posisi penting seperti itu..!" kata Adhi ketus
"maaf pak... Tapi dia memang kompeten..! Kita coba sehari saja dulu..!" lanjut Gery.
"terserah..! Kalau dia melakukan kesalahan langsung pecat saja..!" kata Adhi
"baik pak.. Dan namanya Putri.." lanjut Gery setelah itu pamit undur diri.
Di luar ruangan Sheena berpapasan dengan asisten Gery.
"silahkan Nona.. Anda bisa masuk..! Ini jadwal yang ada hari ini..! Tugas Anda hanya MENGINGATKAN...!!! Dan jangan melakukan kesalahan..!" kata assisten Gery.
"ih...seremnya tu assisten..!gimana boss nya..!" batin Sheena.
"maaf pak... Nama boss saya nanti siapa ya pak..!" tanya Sheena dengan polosnya.
"kamu melamar ke perusahaan dan nggak tahu nama pemilik perusahaanya put..?!" Kata pak retmono.
" saya kan masukin lamaran banyak pak...! jadi nggak inget..! "jawab Sheena mencoba berkilah.. Karena memang aslinya Ia hanya melamar di perusahaan yang bersaing dengan NM group.
" namanya Pak Kusuma..! Ingat jangan melakukan kesalahan..!" kata Pak retmono mengingatkan lagi.
"ih.. Ini belum Belum kok sudah ada yang mengintimidasinya dua orang... Jangan jangan boss nya memang kejam lagi..!" pikir Sheena.
Tok tok tok
Assisten Gery kembali mengetuk pintu ruangan bossnya tersebut. pintu ruangan tersebut terbuka otomatis.
Sheena, pak retmono, assisten Gery memasuki ruangan tersebut.
" maaf pak... Ini mbak putri pengganti bu Dian sementara.. "kata assisten Gery.
Sheena membulatkan matanya. Dia shock siapa orang yang sedang ada di hadapannya. Ia mencoba menutupi wajahnya dengan map yang dia bawa.
"ya...suruh dia oersipkan agenda hari ini..!" jawab Adhi tanpa memandang wajah pengganti Sekretarisnya itu.
"dan jangan lupa nanti ikut saya ke peresmian gedung di kota W..!" lanjut Pak kusuma.
mati gue...!udah deh..dunia ini sempit sekali...apa tidak bisa ya tidak bertemu dengan orang ini...!ini seperti dejavu" batin sheena disertai dengan ******* nafas yang berat.
Iuntuk sementara waktu, Sheena merasa tenang Karena boss nya sama sekali tidak melihatnya. Tapi juga sedih karena nanti dia akan ikut boss nya ke acara peresmian gedung.
"baik pak.." jawab assisten Gery.
Mereka bertiga pun keluar meninggal kan ruangan Adhi Dharma.
"akhirnya... Hampir mati dalam...!!" keluh sheena
Pak Retmono dan asisten Gery melihat Sheena dengan meanikkan satu alisnya.
Sheena hanya tersenyum geli.
"habis ini.. Siapkan semuanya..jam 10 kita berangkat..!" kata asisten Gery.
"siap pak..!" kata Sheena.
Sheena melihat daftar list yang ada di map yang di serahkan asisten Gery. Sheena menyiapkan dengan teliti. Karena pengalamanya yang sudah tidak di ragukan lagi, Ia bahkan mendata apa apa yang belum ada di daftar.
"sudah semua..! Sepertinya di sana aku akan bertemu dengan mereka mereka...!" kata Sheena sambil mengembangkan senyum liciknya.
__ADS_1