
Tak terasa Naysa sudah sampai di apartemen Sheena. Ia menekan tombol bel apartemen itu dan ternyata
memang mas fahri sudah ada di dalam.
“Masuk Nay... mau minum apa teh, kopi tau apa ..?” kata Mas Fahri setelah menutup pintu apartemen.
“Tidak usah mas..! aku disini untuk membicarakan sesuatu..!” kata Naysa.
“Serius amat Nay..! Goda Fahri.
Naysa hanya tersenyum kecut mendengarnya.
Fahri kemudian duduk juga di sofa dan sekarang menatap intens Naysa.
“Ada apa?” tanya Fahri.
“Ada yang mau aku tanyakan pada mas Fahri?” kata Naysa.
“Mas fahri kenal Chandra pemimpin dari perusahaan NM group?” tanya Naysa.
“Why?” tanya Fahri.
“Mas Fahri Bisa jelaskan kepada Naysa, maksud dari ini itu apa ya mas?” Tanya Naysa meletakkan amplop berisi dokumen data itu langsung kepada fahri tanpa basa basi.
Fahri menerima dokumen itu dan membaca dokumen yang di Bawa naysa.
“Ini?? Darimana kamu dapat ini Nay?” tanya Fahri.
“Dari mana itu tidak penting... yang Naysa tanyakan bagaimana mas fahri bisa ikut terjun kedalam dunia bisnis gelap seperti itu...!”
“Bukankah mas fahri juga tahu tentang apa yang terjadi dengan Sheena di masa lalu?” kata Naysa. meminta penjelasan.
Fahri menghela nafas panjang kemudian ia menatap berkas
berkas itu, ada rasa miris dalam hatinya karena banyaknya nama yang ikut dalam bisnis illegal tersebut.
“Sebenarnya ini tidak seperti yang kamu bayangkan Nay... aku dan temanku yang dari kepolisian ikut dalam misi penyusupan ini..!”
“Anak anak yang kami dapatkan akan kami kirim lagi atau kami kembalikan ke tempat asal mereka..!”
“Dan akupun tidak sendiri ada beberapa anggota kepolisian yang ikut terlibat. Mereka sungguh sulit untuk tersentuh hukum, jadi kami gunakan cara ini untuk menyelamatkan beberapa anak dari tangan mereka...sebelum kami bisa memberantasnya habis..!” kata Fahri
“Karena perusahaan NM group itu tidak berdiri seorang diri, tapi banyak perusahaan yang mendukung mereka secara materiil dan hukum..!”
“Jadi selama ini kita belum bisa menembusnya..!” kata Mas Fahri
“Karena itu aku membuat perjanjian dengan Adhi untuk menyerahkan perusahaannya padaku sebelum menikahi Sheena.... karena perusahaan
Adhi lah yang menjadi daya saing mereka..!” Lanjut mas Fahri.
“Gilaa! terus apakah mas Adhi mau?”tanya Naysa
“Dan apa Sheena tahu masalah ini?” lanjutnya.
“Tentu saja Adhi mau menandatanganinya... dia benar benar
cinta tulus dengan Sheena... tapi untuk Sheena ia tidak tahu menahu..!” kata
Fahri.
“Bukankah ini bisa membahayakan keluarga mas fahri?” tanya Naysa.
“Aku sudah mengantisipasinya..” kata Fahri.
“Tapi ini berarti gawat mas... ada orang yang meretas system
__ADS_1
keamanan NM group dan mendapatkan data data itu... kemungkinan jika orang itu tahu, mereka akan segera melacak keberadaan para investor investor itu..”
“Dan juga... kita tidak tahu apakah orang ini baik atau jahat... ada di pihak lawan atau pihak kawan..” kata Naysa.
“Aku rasa aku tahu siapa orangnya..” ucap Fahri datar.
“Siapa mas..” tanya Naysa penasaran.
“Siapa lagi kalau bukan suaminya Sheena..!” Sahut Fahri.
“Apa?? Tidak mungkin..!” kata Naysa.
“hanya itu kemungkinan yang bisa aku dapat..!”
“lebih baik kau juga selidiki Adhi Dharma..sepertinya ia
dapat info lebih banyak darimu..!” kata Fahri.
“Apa ucapan mas Fahri ini bisa Naysa percaya?” tanya Naysa.
“Terserah saja kalau kamu tidak percaya Nay...tapi itulah
kenyataanya” kata Fahri.
“Baiklah kalau begitu Naysa pamit dulu Mas..!” kata Naysa.
“Baiklah... hati hati kamu di jalan... pasti sudah banyak mata mata yang akan menyebar..!” kata Fahri.
Naysa hanya tersenyum ke arah Fahri.
Dengan perasaan lega ia keluar dari apartemen itu dan melajukan motornya untuk bertemu dengan seseorang lagi.
Sementara di kediaman Adhi dharma seorang wanita cantik sedang sangat gembira menunggu suaminya pulang.
Sura klakson mobil membuat Sheena berlari kea rah pintu masuk. Melihat Adhi yang sudah pulang, sejenak Ia menjadi sangat antusias.
“Lho sudah pulang Mas...!” kata Sheena sambil mencium tangan Adhi.
“Iya sudah... cuman sebentar saja kok...!” kata Adhi langsung merangkul isitrinya itu.
“Sudah beres urusannya?” tanya Sheena.
“Sudah... tapi urusan yang satu itu belum..!” ucap Adhi di telinga Sheena.
“Ish... apa apaan si mas... pulang pulang mesumnya sudah tingkat
dewa..” kata Sheena.
“Mesum sama istri sendiri nggak papa lah...!kata Adhi.
“Sudah ah lepas... malu tahu dilihat orang lain..!” kata
Sheena.
“Tidak ada orang lain... cuman kita berdua yang ngontrak kan
lagi kasmaran...!” goda Adhi.
“Mas... bener bener dech kamu itu berubah sekali...!” Ucap Sheena kesal.
“Berubah jadi lebih sayang... lebih cinta sama istri nggak papa kan..!” kata Adhi lagi.
“Astagfirullah mas... ini itu apa apaan si... lepasin ndak... malu ini..!” kata Sheena.
“Ayo kita ke atas... aku sedang ingin...!” kata Adhi.
__ADS_1
“Mas..!” kata sheena.
“Ayolah yank..!” lanjut Adhi.
Dan Adhi pun membopong istrinya ke atas dan merebahkannya di
atas ranjang. Ia menyalakan musik agar suasana lebih romantis dan rileks jadi
sheena benar benar mampu menghilangkan ingatannya yang buruk itu.
Adhi menatap istrinya itu yang masih malu malu dan mulai
mendekatinya. Di lepaskannya semua penghalang yang ada pada tubuh istrinya itu.
“Kamu yang paling seksi sayang..” kata Adhi berbisik di telinga Sheena.
Sheena pun menjadi merah padam mukanya. Ia tidak menyangka
suaminya itu bisa mengeluarkan kata kata menggoda seperti itu. Terdengar aluanan lagu dari westlife yang menambah keromantisan mereka.
I wanna call the stars
down from the sky
I wanna live a day that never dies
I wanna change the world only for you
All the impossible I wanna do
I wanna hold you close under the rain
I wanna kiss your smile and feel the pain
I know what's beautiful looking at you
In a world of lies you are the truth
And baby, everytime
you touch me
I become a hero
I'll make you safe, no matter where you are
And bring you everything you ask for
Nothing is above me
I'm shining like a candle in the dark
When you tell me that you love me
Adhi mendekatkan lagi ke tubuh Sheena dan berbisik lembut ditelinga Sheena.
“love you more and more..”
Akhirnya mereka berdua melakukan kegiatan yang paling membahagiakan
untuk mereka tanpa ada jeritan dan tangisan kesedihan yang terpendar dari wajah Sheena. Sheena pun perlahan lahan juga sudah membuka hatinya untuk melupakan semua kenangan buruk yang pernah terjadi pada dirinya.
Semua orang pasti ingin bahagia namun terkadang tidak semua orang mendapatkan kebahagiaan yang mereka impikan. Karena semua sudah pada porsinya masing masing dan tidak akan pernah Salah. Namun ketika demi mendapatkan kebahagiaan, mereka mengorbankan hidup orang lain,
itu bukan sebuah kebahagiaan namun hanya keegoisan manusia yang membuatnya akan semakin menderita.
__ADS_1