Elegi Hati Si Cewek Jutek

Elegi Hati Si Cewek Jutek
Bertemu Lawan Lama


__ADS_3

Setelah mengambil Senjata tajam dan pistol yang ada dalam tasnya, Sheena kemudian menatap tajam ke arah langit langgit kamar itu dan bergumam lirih. setelah itu Ia membalikkan badannya dan kelaur dari ruangan tersebut  melewati Gery dan Adhi.


“Nay, kamu mau kemana?” tanya Adhi. Namun tidak di jawab oleh


Naysa. ia hanya berjalan menuju lift yang tepat berada di depannya.


Tangannya menggengam pisau tajam dan melangkah menuju Lift.


Sembunyi di balik dinding yang membatasi lift tersebut.


Pintu lift terbuka dan keluarlah sosok berbaju hitam dan


melangkah keluar lift. Dengan sigap Naysa menghujam pundak orang tersebut


dengan pisau yang telah ia pegang dari tadi. Orang itu mengaduh kesakitan.


“Auh..!!” teriaknya. Dan melihat langsung orang yeng


menyerangnya.


“Kau..!!” teriak orang tersebut.


“Dasar brengsek..!” umpatnya dan mulai melakukan


perkelahian. Adhi dan Gery pun hanya diam mengamati keadaan. Dan seketika itu juga


mereka dikejutkan oleh wajah orang yang bercadar itu ketika cadar hitamnya


terbuka.


“Nayaka..!!” kata Gery dan memajukan kursi rodanya diikuti oleh


Adhi.


“Kau..! kurang ajar..! bisa bisanya kau menggunakan wajah


kakakkku..!! akan kubunuh kau wanita sialan..!!” kata Naysa marah. Adu kekuatan


pun terjadi lagi.


“kakak?” kata Adhi dan memandang Gery.


“Apa dia adik Nayaka?” tanya Adhi.


Gery pun tidak menjawab pertanyaan bossnya itu, Ia hanya memandangi perkelahian mereka dengan tatapan penuh tanda tanya.


Di sela sela pertengkaran itu, Gadis berpakaian hitam itu pun mengeluarkan kata kata kasarnya.


“Hei kau gadis sialan..! seharusnya kau berterimakasih..! aku


menghidupkan kakakmu lagi dengan wajah ini..! dan kau tahu, aku membuat wajah


ini di kenal dalam merangkak ke ranjang para lelaki kesepian..! menghangatkan


kejantanan semua pria..!” hahaha.!” Kata wanita itu.


“Akan ku robek robek wajahmu itu dan menghancurkannya agar


kau tidak bisa melakukan apapun lagi dengan wajah kakakku..!!” teriak Naysa


menghajarnya membabi buta.


Wanita itu pun tak bisa mengimbangi amukan Naysa dan terkapar


di lantai. Naysa kemudian, mengambil Pistolnya dan siap membunuh wanita sialan


itu.


“Kau harus mati..!! seperti kak Nayaka yang kau bunuh dengan


sadis..!!” kata Naysa.


Pistol sudah di todongkan ke tubuh wanita tersebut. Naysa sudah siap siap hendak menarik pelatuknya. Wajah marah dan benci tergambar jelas di raut muka Naysa. Tidak ada belas kasihan di sorot matanya.


“Jangan Nay..!” teriak Sheena berlari ke arah Naysa danmendorong Naysa hingga terjatuh.


Adhi dan Gery yang hendak mencegahnya pun berhenti kerena


mendengar suara tembakan yang mengenai dinding rumah sakit. Untung Senjata itu


menggunakan peredam jadi tidak menimbulkan kegaduhan di rumah sakit.


Aries dan kawan kawannya meringkus wanita itu dan menyuntiknya


dengan obat bius.

__ADS_1


“Lepaskan aku..!! Lepaskan Na..!! biar ku bunuh wanita


sialan itu..!!” kata Naysa berontak dari kungkungan Sheena.


“Minggir Na..! Minggir..!!!” teriak Naysa sudah tak


terkendali.


Adhi pun bergerak memukul tengkuk Naysa agar gadis itu pingsan.


“Kalian Bawa Wanita itu..! biar aku yang mengurus Naysa..!”


Ucap Sheena.


“Mereka bertiga pun membawa perempuan yang di bius tadi


menuju ke basement tempat mereka memarkirkan mobilnya.


Gery yang merasa khawatir dengan kondisi Naysa, tanpa


memperdulikan kondisi tubuhnya ia membopong Naysa ke ruang perawatan.


 “Kamu nggak papa Ger?


Tubuhmu masih lemah..!” ucap Adhi.


“Tidak apa apa bos..!” jawab Gery.


Gery menatap intens kea rah naysa yang pingsan dan


tergeletak di ranjang pesakitan itu. Ada berbagai macam pertanyaan yang terbersit


alam hatinya.


“Apa Naysa ada hubungannya dengan Nayaka, Nyonya?” Tanya Gery.


Sheena yang di tanya seperti itu pun bingung harus menjawab


apa.


“I-tu.. masalah itu.. aku ..” Sheena tak menjawab pertanyaan


itu.


“Na.. jawab saja.. Gery juga berhak tahu..!” kata Adhi.


menceritakan masalah dari temannya itu.


“Ya.. Nayaka adalah kakka Naysa...!” Ucap Sheena memulai


ceritanya.


“Sebenarnya tadi aku juga terkejut waktu mas Adhi bilang nama


Nayaka.. tapi Aku kira itu hanya nama yang sama..”


“Kakaknya Naysa di bunuh dengan sadis dan anggap sebagai


korban kecelakaan..! Padahal tidak seperti itu.”


“Keluarganya di bantai habis habisan... Nayaka dan Naysa di


kurung di dalam sebuah gudang pengap berhari hari...”


“Tapi mereka mengganti wajah Nayaka dengan orang lain... dan


membuatnya seolah olah bepergian ke luar negeri dengan orang tuanya, Padahal


mereka disiksa dengan tidak berperi kemanusiaan...”


“Nayaka di gilir oleh banyak pria setiap malam..! tepat di


depan mata Adiknya..! Naysa..!”


“Ia bahkan ingat wajah wajah orang itu... salah satunya


adalah Chandra..!”


“Waktu itu ia masih Sekolah menengah jadi ia tidak bisa


berbuat apa apa..!”


“kemudian singkat cerita Naysa mampu kabur di bantu oleh


kakaknya..”.

__ADS_1


“Ia di rawat oleh keluarga pamannya dan di ganti nama


belakangnya agar tidak ada yang tahu nama aslinya.  Hingga kabar bahwa kakaknya meninggal karena kecelakaan


dengan badan yang sudah tidak bisa dikenali karena sebagian tubuhnya


terbakar..!”


“Saat itu Naysa tahu... bahkan itu bukan kecelakan...!”


“Jadi itu bukan ulah saingan perusahaanya?”tanya Gery.


“Bukan..! itu ulah Mereka..! Mereka yang menguasai kerajaan


bisnis hitam..!” kata Sheena.


“Siapa orang orang tersebut dan mengapa mereka menangkap


keluarga Naysa..?” tanya Gery.


“Karena orang tua mereka menemukan bukti yang akan


menghancurkan kerajaan bisnis mereka..!” kata Sheena.


“Apa Chandra salah satunya...?” kata Adhi.


“Cih...! bukan bajingan tengik itu..! tapi kedua pamannya


lah yang menyetir chandra sampai seperti itu...” jawab Sheena.


Kemudian Sheena mengambil kain dan di lilitkannya ke tangan


Naysa.


“Apa yang kau lakukan Na..? tanya Adhi.


“Bantu aku mengikatnya..!” ia akan berteriak histeris dan


kalap seperti orang gila..!” kata Sheena.


“Apa maksudmu..? tanya Gery.


“Naysa akan meluapkan emosinya untuk membunuh wanita tadi


karena menggunakan wajah kakaknya dengan tidak baik..!” kata Sheena.


“dan lagu yang di perdengarkan tadi adalah lagu saat Naysa


dan Nayaka di siksa dan di aniaya dengan sangat keji..!”


“Karena it, dulu sebelum terapi Naysa akan berteriak


histeris dan ketakutan ketika mendengar lagu tersebut... namun setelah banyak


melakulan terapi akhirnya ia bisa mengendalikan emosinya.”


 “Dan Indira adalah


salah satu targetnya..!” kata Gery.


“Bagaiman kau tahu Ger..?” tanya Sheena.


“Sebenarnya Indira juga terlibat dalam penganiayaan yang terjadi


pada kakaknya.. ia yang berperan dalam menyiksa kakaknya itu agar mau di perlakukan


layaknya anjing untuk pria bejat itu.”


“Kurang ajar..!” kata gery.


“Kaupun geram kan Ger? Apalagi Naysa yang melihat secara


langsung kejadian itu..! kau bisa bayangkan..!” kata Sheena.


“Tapi kasihan jika ia harus diikat seperti itu..!” kata Gery


merasa kasihan.


“Tidak apa apa... ia yang minta sendiri..!” kata Sheena.


“Jadi dia itu gadis cilik yang selalu mnegkori kami kemanapun waktu aku sedang brduaan dengan Nayaka..!” kata Gery.


 


bantu tekan like, comment and and votenya ya kak... terima kasih... maaf update tidak tentu... tapi tetep di usahakan update setiap hari...

__ADS_1


 


 


__ADS_2