Elegi Hati Si Cewek Jutek

Elegi Hati Si Cewek Jutek
masa lalu yang kelam...


__ADS_3

Mata Sheena terpejam. namun ia kembali mengingat masa lalu dulu selama beberapa tahun lalu. Sepeninggal Adhi ia mencoba untuk menatap dunia baru. namun, bayang bayang kekerasan yang dilakukan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab kepadanya kembali menghantuinya. Bayangan Bayangan itu semakin nyata dan terus mengganggunya. Membuat ia berhalusinasi dan terkadang menjadi linglung sendiri. kedua orang tuanya harus membawa ia ke rumah sakit dan melakukan perawatan beberapa bulan. dan anehnya ketika ia mengalami depresi bayangan itu akan muncul menghantuinya namun setelah  ia tenang,  ia mendadak tidak mampu mengingat kejadian di hari itu.


Peristiwa naas itu terjadi ketika ia duduk di bangku sekolah pertama. ketika itu, Sheena pernah di minta temannya untuk menyerahkan buku tugas yang dititipkan padanya. buku itu milik laki laki kakak tingkatnya. tanpa pikir panjang, Sheena menuju ke rumah kakak kelasnya untuk mengantarkan buku tersebut. Di depan gerbang yang menjulang tinggi itu, ia menekan bel untuk bisa bertemu si pemilik rumah. setelah ketiga kalinya, datanglah kakak kelasnya yang membukakan pintu.


"permisi kak...ini saya tadi dititipin buku dari mbak Sari katanya di minta mengembalikan buku ini ke kak Candra..." kata Sheena.


"masuk dulu Na.."jawab Chandra.


"nggak usah kak...saya langsung saja.."kata sheena hendak menyerahkan buku tersebut.


"masuk dulu Na...ada kok ibuku...nggak enak aku kalo ada teman mampir nggak diajak masuk.."kata Candra.


Tanpa menaruh rasa curiga sedikitpun, Sheena masuk kedalam rumah. Waktu itu perasaan Sheena sudah tidak enak. tapi ia tepis begitu saja.


"ayo Na..masuk..."kata Chandra.


Sheena masuk ke dalamdan disana terlihat ada dua orang laki laki dewasa yang sedang bergelagat aneh. mereka memandang sheena dengan tatapan aneh.


"temenmu Chan..?" tanya salah satu pria dewasa itu.


"iya om.."kata Chandra.


"asyik juga nih kalo gitu...lebih seruuu.."kata pria satunya.


Sheena tidak terlalu memperdulikannya.Ia mencari sosok ibu Chandra yang katanya ada di rumah. Karena itu ia memberanikan diri untuk masuk rumah cowok itu. tapi ternyata sosok perempuan itu tidak didapatinya.


"dimana Ibumu Chan?" tanya Sheena.


namun Chandra tidak menjawab.


"kuambilkan minum dulu..."kata Chandra melangkahkan kakinya ke dapur.

__ADS_1


Sheena ingin menolak namun ia tidak enak hati pada Chandra. Ia terus mengamati sekelilingnya. ada banyak puntung rokok dan bau tidak sedap tapi bukan berasal dari rokok tersebut.


"ini Na...minumlah.."kata Chandra.


karena ingin cepat cepat pulang, ia akhirnya menerima minuman tersebut. dan segera meminumnya.


"ini kok jusnya rasanya aneh...apa mungkin buahnya yang tidak fresh ya..."batin sheena.


sheena pun meneguknya sampai habis. ketika akan berpamitan pulang, mendadak tubuh Sheena olemas dan kepalanya pusing.


"kenapa Na...duduk dulu Na kalo sakit.."kata Chandra.


"walaupun pandangannya mulai kabur, ia melihat sosok dua pria itu menghampirinya dan Chandra.


"aku suka dengan gadis kecil montok seperti ini..!"kata Pria tambun itu.


walaupun tubuhnya lemah namun Sheena masih setengah sadar dan mampu mencerna apa yang terjadi.


"iya..!"jawab Chandra.


"baguslah...paling tidak dia juga bisa menikmati dan merasakan kenikmatan dunia...tidak tertidur dan kaku seperti batu..tidak ada sensasinya.."kata pria tambun itu.


"temenmu Sari itu pandai memilih bibit unggul..!"kata Pria yang satunya lagi.


"ayo Chan..kamu lakukan seperti biasa...bukankah kamu juga menikmatinya...!"kata pria yang di panggil om tersebut.


Chandra mulai mendekati Sheena, ia menjamah tubuh Sheena.


"Chan...Chan....dra..a..pa... yang mau... ka...mu la..ku...kan...!"kata sheena sambil menahan pusing dikepalanya.


"tenang saja Na...Aku sudah dari dulu suka kamu....!ikuti saja permainan ini..!lama lama kamu juga akan ketagihan..!"kata Chandra mulai membuka helai demi helai pakaian Sheena.

__ADS_1


Sheena berusaha meronta mencari tenaga untuk bisa menolaknya. namun, kekuatannya seakan akan tidak ada. ia benar benar tidak berdaya.


Saat ini Sheena sudah tanpa sehelai bajupun. Kabut hawa ***** meliputi Chandra. Anak kelas akhir sekolah pertama ini bahkan sudah sering melakukannya dengan anak anak lainnya. hanya untuk bersenang senang. Karena didikan om om nya yang seperti itu jadi Chandra tumbuh jadi anak yang hilang kendali.Orang tuanya hanya melihatnya dari sisi materi. Memberikan materi berlebih pada anaknya namun tidak memperhatikan kehidupan anak anaknya.


"Ingat Chan...jangan meninggalkan bekas apapun...kalo kamu tidak mau dapat masalah sama orang tuamu..!lakukan seperti yang kami perlihatkan padamu kemarin...!pasti akan lebih menyenangkan...!"kata om dengan perawakan yang lebih Gendut itu.


tubuh Sheena sudah dijamah oleh  Chandra semua tidak terkecuali. hal itu memicu reaksi para om om tadi. Chandra di seretnya minggir. sedangkan si pria yang bertubuh agak ramping itu kemudian membuka releting dan melakukan aksi bejatnya. walaupun tanpa melakukan penyatuan namun ia melakukan sesuatu di bagian tubuh bawah Sheena tanpa merobek selaput dara gadis itu. Sheena menangis sejadi jadinya. tapi suaranya seperti tercekat.


Setelah pria itu mendapatkan kenikmatan, pria yang satunya pun tidak kalah bejatnya. ia juga mengambil tangan Sheena dan memainkan tangan Sheena inaik turun di tempat yang tidak seharusnya.


 


"Chan..kau harus seprofessional ini nantinya..!"kata si pria bertubuh tambun itu.


"ah...rasanya enak sekali..." kata pria dewasa itu.


Setelah selesai melakukan aksi bejatnya itu kedua pria itu membopong tubuh Sheena ke dalam kamar mandi.


"bersihkan tubuhnya dengan air hingga bersih dan kemudian pakaikan bajunya lagi. ingat jangan bermain main di dalam nant.."kata pria yang bertubuh gemuk.


Melihat Chandra yang sudah selesai merapikan pakaian Sheena, Pria tua itu pun akhirnya segera mengambil kunci mobil.


"ayo kita antarkan ia pulang..eh bukan..taruh di jalan menuju sekolah saja.."kata pria yang kedua.


Sheena masih bisa mendengar dan merasakan apa yang terjadi pada dirinyaia mencoba berontak. Namun sayangnya ia begitu saja dilempar ke jalanan.Sheena merasa tubuhnya terhempas di jalan. dadanya serasa sesak dan tidak bisa bernafas. ia mendengar sayup sayup suara laki laki memanggilnya tapi bukan Chandra.


"Na...bangun Na..!kamu kenapa?!"Na..!!!"teriaknya yang masih bisa di dengar oleh Sheena. dan kemudian ia hilang kesadaraan.


 


 

__ADS_1


__ADS_2