Hatiku Terluka Dalam

Hatiku Terluka Dalam
Chapter 20


__ADS_3

Ibu Rey tetap bersikukuh dengan pendapatnya. "Bagaimana mereka berdua bisa lebih bahagia dengan keadaan ini?" Tanyanya. "Jason akan lebih lebih baik dan bahagia tanpa kehadiran Kikan."


"Setidaknya biarkan Jason menentukan sendiri, bagaimana kedepannya hubungan mereka." Jawab Rey


"Kikan tidak punya apa-apa untuk memulai hidup baru. Setidaknya jika tinggal disini, dia punya rumah yang dapat ditempatinya dengan gratis sampai dia mampu berdiri sendiri."


"Tempat bobrok disana itu bahkan tidak sehat. Orang normal tidak akan mau tinggal disana."


Rey merasa sedikit tersulut. "Dia melakukan apa saja sebisanya untuk membersihkan tempat itu." Itulah yang dikatakan Kikan padanya.


"Apapun yang terjadi keluarga Lori, tidak akan diam saja kalau wanita itu tinggal di Kota ini."


Rey mencondongkan badan ke depan, Letakkan lengan di lutut. Ia tak ingin terlalu keras melawan. "tidak ada yang dapat dilakukan keluarga Lori. "


" tentu saja ada." kata ibunya.


" Apa maksud ibu?"


" Maksudku, harus ada orang yang memperingatkannya. mungkin itu akan membuatnya berpikir dua kali sebelum membebani kita dengan kehadirannya."


"Rey sudah tidak nyaman dengan percakapan ini sejak awal, tetapi sekarang ia benar-benar khawatir. memperingatkan Kikan? Benarkah?"

__ADS_1


" Ya! kudengar Ibu Lori mengatakan bahwa Logan tidak akan tinggal diam. Kau tahu betapa dekatnya dia dengan Lori. Rentang usia mereka hanya tiga belas bulan dan mereka melakukan hampir segala hal bersama-sama sejak kecil."


" Aku tahu dia marah terlebih lagi ia sedang ada masalah dengan mantan istrinya. Kelihatannya dia selalu mencari perkara sejak wanita itu pergi. Tapi Kikan sama sekali tidak ada hubungannya dengan penderitaannya belakangan ini. "


" Bagaimana kau bisa bilang begitu? Dialah akar dari segalanya. Logan tak pernah pulih dari kesedihannya setelah Lori terbunuh. "


meskipun Rei telah menghabiskan banyak waktu di dekat Logan selama bertahun-tahun, Karena persahabatan di antara dua keluarga. Iya tidak menyukai Kakak Lori itu. sejak dulu Logan sombong dan egois. "Kita tidak bisa menghakimi Kikan. "


"Dalam hal ini, menurutku dia benar. Bagaimanapun logan telah menulis surat untuk Kikan sebelum dia dibebaskan. tapi mungkin wanita itu tidak menerimanya, atau mengabaikannya, seperti dia mengabaikan surat-suratmu."


Rey merasa otot-ototnya menegang. tinggi badan logan sekitar seratus depalan lima sentimeter, badannya tinggi besar. Satu pukulan keras dan tinjunya akan menimbulkan kerusakan besar. bahkan jika membawa pentungan, Kikan tidak akan mampu membela diri. "Apa kata Logan dalam surat itu?"


" Tak heran Kikan bereaksi seperti itu ketika mendengar Rey dan Devan di teras rumahnya waktu itu. ikan pasti mengira keluarga lori mendatanginya.


"Sebaiknya logan tidak melukainya" kata Rey.


ibunya mengerutkan kening mendengar ketegasan dalam suara Rey. "Aku tidak bisa berkomentar tentang apa yang akan dilakukannya" katanya.


"Kalau begitu dia lah yang seharusnya diperingatkan"


" Tentang apa? "

__ADS_1


" Kalau melukai Kikan, dia akan berhadapan denganku."


Ibunya ternganga mendengar itu. "Kau berpihak padanya? kau bersedia melawan putra sahabat ku, padahal dia yang kehilangan adik!"


" Kikan Ibu Jason." Katanya. Seolah ia akan melakukan perlawanan Itu demi anaknya, tetapi Ry tahu dalam hati bahwa Jason bukan satu-satunya alasan ia membela Kikan. ia mengagumi nyali dan tekad Kikan sebagaimana Ia mengagumi Keinginan Kikan untuk menjadi Ibu bagi anaknya. Entah bersalah atau tidak tujuh belas tahun lalu, Kikan layak diberi kesempatan untuk membuktikan diri.


Dan Rey sudah menetapkan sikap. Ia akan berada disisi Kikan.


.


.


.


.


Note:


🐾Jangan lupa dukungannya teman-teman,


dengan cara bom like, tinggalkan juga komentar kalian dan dukungan vote agar author lebih bersemangat lagi untuk update☺️🐾

__ADS_1


__ADS_2