
Matahari masuk melalui celah jendela. Tapi tidak sepanas biasanya. Hawanya dingin, namun mentari sudah menerangi ruangan dimana Dyana masih mengerjap. Ia merasa asing dengan suasana pagi ini.
Dilihatnya AC di sudut sana, interior kamar pun rasanya sangat asing. Bukankah di kamarnya bertembok batako tanpa plesteran.
Dyana lalu menatap selimut yang membalutnya. Nyaman sekali, kasurnya pun sangat besar. Dia mencoba berpikir keras, dimanakah dirinya. Setelah beberapa detik ia tetiba langsung bangun terkesiap. Dyana ingat terakhir kali ia berada di dalam mobil Adit. Mereka habis pulang dari restoran.
Dyana segera keluar dari kamarnya mencari orang pemilik rumah ini. Lagi pun perutnya sudah lapar. Tapi, setelah sampai di depan yang dirasa pintu. Dyana tertegun, bagaimana cara membukanya. Tidak ada gagang seperti rumahnya di desa.
Dyana kembali ke pinggir kasur dan duduk memikirkan cara keluar.
"Aduh, bagaimana cara membukanya? Kenapa tidak ada daun pintunya?"
Disisi lain Sastra yang merasa baru terpejam merasakan hari sudah pagi. Karena merasa sepi dia akhirnya menghidupkan lagu-lagu yang disambung pada speaker di kamarnya.
Ia merasa malas bangun hari ini.
Ooh ooh, ooh ooh Ooh ooh, ooh ooh
You say you love me, I say you crazy
We're nothing more than friends
You're not my lover, more like a brother
I known you since we were like ten, yeah Don't mess it up, talking that shit
Only gonna push me away, that's it
When you say you love me, that make me crazy
Here we go again
Don't go look at me with that look in your eye You really ain't going away without a fight
You can't be reasoned with, I'm done being polite
__ADS_1
I've told you one, two, three, four, five, six thousand times
Haven't I made it obvious? Haven't I made it clear?
Want me to spell it out for you? F-R-I-E-N-D-S
Haven't I made it obvious? Haven't I made it clear? Want me to spell it out for you? F-R-I-E-N-D-S F-R-I-E-N-D-S
Have you got no shame? You looking insane
Turning up at my door
It's two in the morning, the rain is pouring Haven't we been here before?
Don't mess it up, talking that shit
Only gonna push me away, that's it
Have you got no shame? You looking insane Here we go again
You really ain't going away without a fight
You can't be reasoned with, I'm done being polite I've told you one, two, three, four, five, six thousand times
Haven't I made it obvious? (Haven't I made it?)
Haven't I made it clear? (Haven't I made it clear?) Want me to spell it out for you? F-R-I-E-N-D-S
Mendengar lirik lagu itu mengingatkan Sastra tentang hubungannya dengan Dyana. Dia merasa tidak puas dengan hanya berteman. Ada rasa takut jika Dyana pergi dengan cowok lain.
Sambil pergi ke kamar mandi, lagu pun berganti. Rumah Sastra benar-benar full music.
I can swear, I can joke I say what's on my mind
If I drink, if I smoke I keep up with the guys And you see me holding up my middle finger to the world
__ADS_1
**** your ribbons and your pearls
'Cause I'm not just a pretty girl
I'm more than just a picture
I'm a daughter and a sister
Sometimes it's hard for me to show
That I'm more than just a rumor Or a song on your computer
There's more to me than people know
Some days I'm broke, some days I'm rich Some days I'm nice, some days I can be a bitch
Some days I'm strong, some days I quit I don't let it show, but I've been through some shit
I can swear, I can joke I say what's on my mind
If I drink, if I smoke I keep up with the guys And you see me holding up my middlefinger to the world
**** your ribbons and your pearls
'Cause I'm not just a pretty girl
I'm more than just a number I'm a hater, I'm a lover
Sometimes it's hard for me to show
That I'm more than just a title Or a comment going viral
There's more to me than people know
Bagaimana jika Dyana seperti apa yang dilagukan itu. Ia tidak tahu lagi apa yang akan dilakukan jika Dyana salah pergaulan. Dia sekarang berada di kota dan bisa saja Dyana salah pergaulan. Pokoknya Sastra harus berhasil membawa Dyana pulang.
__ADS_1
Mengingat itu Sastra mempercepat kegiatan madinya agar dia dapat segera menjemput Dyana.