Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 100 : Liburan ( III )


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Setelah seharian bermain dipantai kami pun kembali ke hotel karena hari sudah mulai gelap


Karena tubuhku sudah sangatlah kelelahan dan kelaparan karena sebelumnya bermain aku segera pergi ke kamarku yang berada di lantai 4 untuk beristirahat


"Setelah ini enaknya ngapain ya ?" gumamku sambil duduk disofa kamarku


"Bagaimana kalau kau berlatih untuk menguasai Dark Shadow step ke tingkat selanjutnya ?!" kata Azel menyarankan dalam pikiranku tiba-tiba


Azel kah ? Dan juga apa kau barusan mengatakan Dark Shadow Step memiliki tingkat lanjutan ?


"Itu benar ! Dark Shadow Step memiliki tiga tingkatan, Jika kau sudah menguasai tingkat pertama kau bisa bergerak dengan kecepatan tinggi seperti yang biasa kau lakukan sekarang ! jika kau menguasai yang kedua kamu dapat berlari atau berdiri diudara !, dan jika kau berhasil untuk menguasai yang terakhir kau akan dapat bergerak dalam sekejap ke posisi yang kau inginkan jauh lebih cepat atau singkatnya kau seperti berteleportasi" jawab Azel menjelaskan dalam pikiranku


Hoo ! aku tidak pernah berpikir kalau Dark Shadow Step memiliki tingkatan sampai sejauh itu


"Tetapi walaupun memang sangat berguna dalam pertempuran, tingkat yang ketiga itu menggunakan energi Mana yang sangat besar " kata Azel dalam pikiranku


Kenapa bisa begitu ?


"Itu karena tingkat yang ketiga sudah melampui batasan dari sihir, yang dapat membuat individu yang tidak dapat menggunakan sihir khusus Ruang dan Waktu dapat berteleportasi" jawab Azel menjelaskan dalam pikiranku


Heee ! begitu toh ! memang jika dipikir-pikir lagi bukannya sihir iblis itu bisa dibilang tidak memiliki batas ?!


"Aku juga tidak tau mungkin apa yang kau katakan bisa benar !" jawab Azel dalam pikiranku


Tok Tok Tok


Tepat saat aku sedang berdiskusi dengan Azel dalam pikiranku aku menyadari bahwa ada seseorang yang mengetuk pintuku dari luar


Siapa yang mengetuk pintuku saat malam hari ? apa mungkin pegawai hotel ?


"Mungkin saja itu adalah rekan-rekan barumu" kata Azel dalam pikiranku

__ADS_1


Hmmm ... itu memang mungkin !


Aku pun memutuskan untuk pergi memeriksa siapa yang mengetuk pintu, dan orang yang mengetuk rupanya adalah Agus


"Ada apa Agus ? apa kau memiliki urusan denganku ?" tanyaku kepada Agus


"Karena sebelumnya Daiki mengajakku untuk mandi di pemadian air panas jadi kupikir mungkin kau juga mau ikut jadi aku kesini, apa kau ikut ?" tanya Agus


Pemandian ya ?! itu bukanlah ide buruk lagipula jika aku berlatih dalam keadaan lelah bukannya aku akan bertambah lelah ? jadi aku pun memutuskan untuk ikut


"Tentu ! lagipula mandi di pemandian dapat membuatku rileks dan menghilangkan kelelahanku" jawabku


"Kalau begitu ayo kita cepat-cepat kesana !" kata Agus menarikku sambil berlari menuju pemandian air panas


Sesampainya kami disana aku melihat Daiki, Itou dan Taiga yang sedang melepaskan baju mereka


"Oh ! Zoro kau akhirnya datang !" kata Daiki menyadariku sudah datang


"Kupikir kalian sudah masuk duluan ! kenapa kalian belum masuk-masuk juga ?" tanyaku heran


"Itu karena saat diperjalanan kami kesini kami berbicara dengan Charlotte dan teman lamanya terlebih dahulu" jawab Daik


"Ohh ! jadi begitu" kataku mengerti


"Baiklah !" balasku


Setelah melepaskan pakaian yang kami gunakan ! kami pun segera masuk ke tempat pemandian air panas, disana kami melihat ada sekitar 4 kolam yang memiliki suhu yang berbeda-beda


"Fwaaaaah !" Daiki merasa lega setelah masuk kedalam kolam dengn suhu sedang


Setelah itu aku pun juga ikut masuk kedalam kolam yang memiliki suhu sedang bersama Itou


Setelah kelelahan karena seharian bermain, berendam di pemandian memang sangat nyaman


"Ini sangat nyaman" kata Itou datar


"Haha ! aku setuju denganmu" kata Daiki


"Taiga ! bagiamana kalau kita bersaing dikolam yang terakhir itu !!!" ajak Agus menunjukkan kolam terakhir yang merupakan paling panas

__ADS_1


"Haa ? bukannya itu adalah kolam terpanas ? kalau kau masuk kesitu aku yakin hanya sebentar saja kau akan pingsan" jawab Taiga ingin menolak


"Walaupun kau bilang begitu aku yakin alasan sebenarnya karena kau yang tidak kuat bukan ?" kata Agus memancing


"Haah ?! Baiklah kalau begitu sialan !!! aku yakin aku bisa bertahan lebih lama darimu" kata Taiga marah sambil berjalan menuju kolam terpanas


"Itu baru semangat !!!" kata Agus bersemangat mengikuti Taiga menuju kolam terpanas


"Oh benar juga ! Kapan kita kembali akan ke Aetherion ?" tanyaku kepada Daiki


"Kapan kembali ? kalau aku tidak salah ingat besok lusa akan ada yang menjemput kita" jawab Daiki


"Besok ya ? kalau begitu kita sebaiknya mengunakan waktu yang tersisa sebaik mungkin" kataku


"Haha ! kau benar ! lagipula setelah ini kita akan sangat sibuk !" tambah Daiki tertawa kecil


"Hmm ? dimana Agus dan Taiga berada ?" tanyaku heran


"Mereka sedang berads dikolam terpanas" kata Itou menunjukkan jarinya kearah kolam terpanas


Tepat saat Itou mengatakan itu aku dan Daiki megarahkan pandangan kami kesana untuk melihat keadaan mereka


Kami melihat Agus dan Taiga yang sedang mengampung tidak sadarkan diri di air


". . . . . . . . ." kami terdiam untuk sesaat


"Cepat bantu mereka !!! mereka tidak sadarkan diri" kata Daiki panik


Dengan segera kami pun mengankat tubuh mereka keluar dari kolam lalu membawa mereka ke kamar mereka


Setelah mengantar mereka kembali kekamar mereka masing-masing, dan sesudah itu Itou dan Daiki memutuskan untuk berpisah karena mereka memiliki urusan tersendiri


"Jadi apa yang akan kau lakukan sekarang ?" tanya Azel dalam pikiranku


Entahlah ! mungkin aku akan pergi berkeliling sebentar lalu tidur


"Apa kau tidak ingin berlatih untuk menguasai tingkat selanjutnya dari Dark Shadow Step ?" tanya Azel dalam pikiranku


Nah ! aku sedang tidak ingin melakukan hal yang sangat melelahkan

__ADS_1


Setelah percakapan singkat dengan Azel aku memutuskan untuk pergi keluar jalan-jalan di pantai sebentar


Tetapi setelah aku sampai di pantai aku melihat seorang wanita cantik menggunakan dress bercorak bunga dan topi bundar berwarna putih berambut pirang pendek dengan mata merah seperti ruby yang sedang duduk dipasir sambil melihat bulan


__ADS_2