
Setelah selesai membaca jangan lupa klik Like, Komen, Ranting dan juga tombol hati/favorit biar jika sidah update dapat notifikasi :)
.
Selamat Membaca ~
.
Mereka bertiga merasakan energi dingin yang sangat kuat dari tempat mereka berada sebelumnya
"Energi macam apa ini !!? sangat dingin dan gelap" Shuna terkejut tidak percaya
"Aku juga tidak tau. Terlebih lagi sumber energi tersebut berada ditempat saat kita masih berkumpul dengan yang lain" tambah Yuna
Yuna merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi dilokasi energi yang dingin itu berasal
"Jangan-jangan ada sesuatu yang terjadi kepada Zoro-kun" kata Yuna menyimpulkan
"Kalau begitu kita harus cepat kembali dan membantu dia" balas Shuna
Saat mereka mengangguk setuju dan ingin pergi kembali, mereka segera dihalang oleh Hiro
"Apa yang kalian coba lakukan, agar kalian tau aku adalah lawan kalian" kata Hiro menghalangi
"Walaupun begitu aku juga harus pergi kembali untuk membantu Pedro-san, energi dingin ini sangat kuat tapi jika mereka juga pergi kesana. Itu akan sangat merepotkan jadi mereka akan kubersihkan dulu sebelum aku pergi kesana" pikir Hiro
"Sial, sepertinya kita harus melawannya dulu sebelum kita bisa kembali dan membantu Zoro-kun" kata Shuna tidak senang
"Ayo kita selesaikan dengan cepat, kita tidak bisa membuang banyak waktu" tambah Yuna
"Kalian sangat percaya diri sekali. Apa kalian pikir kalian bisa mengalahkanku dengan mudah !!?" tanya Hiro
"Kau bisa mengetahuinya setelah kau melihaynya' jawab Shuna
Shuna mulai maju untuk menyerang Hiro dengan Artifak Sihirnya Tempest Blade
"Hooh, kalau begitu aku akan melihatnya" kata Hiro
Hiro mengeluarkan Artifak sihirnya yang berupa dua buah pisau dan menghindari serangan Shuna dengan mudah
"Apa !!?" Shuna terkejut
"Kau memiliki terlalu banyak celah kau tau !!?" kata Hiro
"Seharusnya aku tidak seceroboh ini" pikir Shuna
"Dengan ini kau akan berakhir" kata Hiro
Setelah Hiro menghindari serangan milik Shuna dia dengan segera menyerangnya dengan kedua pisaunya
__ADS_1
"Tidak saat aku berada disini" kata Yuna tiba-tiba
Tepat sebelum Hiro mengabisi Shuna. Yuna menyerangnya dengan Artifak sihirnya
"Apa kau baik-baik saja ?" tanya Yuna khawatir
"Ya aku baik-baik saja,terima kasih" jawab Shuna
Yuna dan Shuna pun mengambil posisi bertarung untuk menghadapi Hiro
"Bisakah kau tidak menggangguku dulu ? kau boleh bermain denganku nanti setelah aku selesai dengan dia" kata Hiro kesal
"Seperti aku bisa melakukan itu. Terima ini" balas Yuna
(Twin Light Blade Sword Art : Double Cross Strike)
Yuna menyerang Hiro dengan Teknik Sihir Artifak jarak dekatnya dan Hiro pun mengindarinya dengan sempurna
"Tadi itu adalah teknik yang cukup mengesankan kau tau" kata Hiro memuji teknik sihir milik Yuna
"Jangan merendahkanku !!!" kata Yuna kesal
Yuna terus menyerang dengan agresif tetapi tidak ada satupun serangannya yang menyentuh Hiro. Disaat yang sama sambil menghindari serangan Yuna Hiro berpikir
"Kenapa dia terlihat sangat marah ? akukan tadi hanya memuji teknik yang digunakan tadi" pikir Hiro bingung
Sambil terus menghindar dia berpikir sampai membuat kepalanya pusing
Shuna menyerang Hiro secara diam-diam dari belakang, tetapi Hiro tetap dapat menghindarinya
"Ada apa dengan pergerakkannya itu" kata Yuna terkejut
"Dia bergerak seperti dia mengetahui bahwa kita akan bergerak seperti itu, sepertinya dia memiliki kemampuan memprediksi gerakan" kata Shuna tidak percaya
Apa yang Shuna katakan tidaklah salah
Hashibana Hiro dia sebenarnya tidak hanya memiliki dua Artifak sihir melainkan tiga yaitu dua buah pisau bertarung dan sebuah Mata sihir Bernama Cyclo Eyes dengan Rank B.
Kemampuan yang dimiliki oleh mata sihir adalah dapat memprediksi gerakkan, dapat melihat seberapa banyak energi sihir yang dipunya oleh orang yang dilihat walaupun dia tidak dapat menggunakannya kepada orang yang jauh lebih kuat dari dia karena kemampuan matanya hanya Rank B. Tetapi dia tetap bisa melihat orang yang setara atau dibawahnya
"Gadis itu memiliki insting yang bagus, dapat memprediksi kemampuan musuh hanya dengan beberapa kali lihat. Walaupun itu karena aku terlalu ceroboh dengan menghindari semuanya serangan mereka tanpa terlihat serius" pikir Hiro
"Ini akan menjadi jauh lebih sulit dari apa yang kuharapkan" kata Yuna tidak senang
"Kamu benar, ini akan menjadi pertarungan yang sangat sulit. Tapi bukan berarti tidak mungkin" balas Shuna
Yuna dan Shuna segera maju untuk mulai menyerang kearah Hiro
"Kalian memang sangat hebat, aku kagum dengan kalian" puji Hiro
__ADS_1
Mereka bertiga saling bertukar serangan, walaupun Yuna dan Shuna menyerang hiro secara bersamaan mereka masih tidak dapat menyentuh Hiro sama sekali terlebih lagi mereka sedikit demi sedikit menerima luka, itu menjelaskan bahwa keuntungan jumlah mereka tidak terlalu berpengaruh terhadap Mata milik Hiro yang dapat memprediksi gerakan
"Sial !, kita masih tidak dapat menyentuhnya padahal kita sudah menyerangmya bersamaan" kata Shuna
"Kemampuan memprediksinya terlalu kuat untuk dilawan secara langsung" balas Yuna
"Kalau begitu bagaimana kalau kita melawannya dengan sihir dari pada melawannya langsung" kata Shuna memberi saran
"Kalau begitu mari kita coba" kata Yuna setuju
"Aku akan melakukannya duluan" kata Shuna
Tetapi entah mengapa Shuna merasa sangat kesulitan saat menggunakan Mana/Energi sihirnya
Hmmm? Aneh kenapa sangat sulit untuk menggunakan dan mengalirkan mana ditubuhku" pikir Shuna
Shuna merasa kebingungan dengan peristiwa yang terjadi dengan tubuhnya
"Yuna apa kau dapat menggunakan Manamu dengan normal ?" tanya Shuna
"Aku tidak tau kenapa, aku sangat kesulitan untuk menggunakan Mana didalam tubuhku" jawab Yuna
(Penjelasan) : Energi Sihir Diganti menjadi Mana biar lebih sederhana
"Sepertinya kau sudah sadar, Mana dalam tubuhmu sekarang sedang tidak bekerja seperti yang kau inginkan bukan !?" kata Hiro
Mendengar kata-kata Hiro Shuna dan Yuna terkejut
'Bagaimana kau mengetahui hal itu ?" tanya Shuna
"Tentu saja aku tau, karena aku yang menyebabkan hal itu terjadi." jawab Hiro
Yuna dan Shuna menjadi semakin terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Hiro
"Apa maksud dari kata-katamu ?!" tanya Shuna lagi
"Seperti yang kukatakan, akulah penyebab kenapa kalian tidak dapat menggunakan Mana dengan benar. Itu adalah salah satu Teknik Sihir Artifak sihirku yang bernama 'Mana Break' Kemampuan ini dapat mengambil Mana dari orang lain saat pisauku menyentuh orang. Dan tidak hanya itu ini juga dapat membuat Mana orang yang terkena serangan Sulit untuk kontrol" kata Hiro menjelaskan
Yuna dan Shuna mengingat bahwa mereka telah terkena cukup banyak serangan dari Hiro saat mereka salibg bertukar serangan
"Jika saja kalian tidak gegabah dan menganalisis kemampuan musuh dulu, mungkin kalian tidak akan berakhir dengan kondisi kalian yang sekarang. Tapi sayangnya kalian sangat ceroboh dan langsung menyerang tanpa berpikir panjang" kata Hiro kasihan
"Jika saja aku mengetahui Teknik sihirnya, aku tidak akan membiarkan dia menyentuhku" kata Shuna marah kepada dirinya sendiri
"Apa yang terjadi biarlah terjadi, yang penting sekarang kita harus mengalahkan dia dulu" kata Yuna
"Kau benar" balas Shuna
"Karena tadi kalian yang menyerang. Sekarang giliranku untuk menyerang" kata Hiro maju
__ADS_1
Mereka berdua pun segera kembali mengambil posisi bertarung mereka dan bersiap untuk serangan Hiro, ealaupun dengan keadaan mereka yang buruk saat itu