Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 86 : Keadaan Darurat Yang Tidak Terduga


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikas : )


.


Selamat Membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Setelah pergi keluar dari mansion milik Daiki sambil membawa Aoi dengan cara kugendong dipunggung aku segera naik bus umum untuk pergi menuju stadiun dimana babak final turnamen akan dimulai


"Apa kau yakin bergabung dengan organisasi itu ?" tanya Azel dalam pikiranku


Apa kau tidak mendengar apa yang kukatakan saat itu ?


"Tentu saja aku mendengarnya, maksudku bukannya itu akan membuatmu tidak bisa menjalankan hidup seperti yang kau inginkan ?" tanya Azel dalam pikiranku


Tentu saja aku menyadari jika aku bergabung dengan organisasi itu aku tidak akan bisa menjalankan hidup seperti yang aku inginkan, namun jika aku terus menjalankan hidupku seperti yang kuinginkan, identitasku sebagai iblis akan terungkap dan itu akan membuat teman-temanku membenciku


Dan lebih parah lagi jika ayah dan ibuku mengetahui kalau aku adalah iblis aku tidak bisa membayangkan betapa sakit hatinya mereka


"Aku tidak mengerti kenapa kau tidak ingin mereka mengetahuinya kalau aku adalah kamu aku akan memberitahu mereka segera, tapi karena ini adalah hidupmu jadi lakukanlah sesukamu" kata Azel dalam pikiranku


Disaat aku sedang bercakap-cakap dengan Azel didalam pikiranku aku menyadari bahwa Aoi mulai bangun tersadar


"Yumehara kau sudah bangun ya ?" tanyaku


"Bangun ? ah benar juga aku tadi tertidur" jawab Aoi


Sepertinya dia tidak mengingat apa yang terjadi sebelumnnya dan itu tidaklah buruk karena jika dia mengingatnya mungkin itu akan membuatnya menjadi target dari para hunter kriminal lain


"Aku merasa aku sudah tidur cukup lama, tapi kenapa kita masih belum sampai juga ?" tanya Aoi masih lemas


"Apa yang kau katakan bukannya kita baru saja berangkat tadi, tidak mungkin kita bisa langsung sampai disana" jawabku dengan senyum paksa


"Jadi begitu ya !!! dan juga tadi saat aku tidur aku bermimpi hal yang sangat aneh" kata Aoi


"Hal aneh ? apa maksudmu ?" tanyaku penasaran


"Saat aku tidur aku bermimpi bahwa bus yang kita naiki sekarang ditabrak oleh truk dengan kecepatan tinggi dan menyebabkan bus yang kita naiki hancur dan membunuh banyak orang, tapi aku dan kamu masih selamat entah bagaimana dan walaupun begitu ada dua orang yang datang mendekat dan menculikku dan membawaku kesuatu tempat untuk dijadikan bahan penelitian, itu mimpi yang aneh dan tidak mungkin bukan ?" tanya Aoi kepadaku


"Y-ya tentu saja itu sangat tidak mungkin" jawabku

__ADS_1


Hey hey hey !!! bukannya itu kurang lebih sangat mirip dengan apa yang telah terjadi sebelumnya ?! bagaimana dia bisa memimpikan hal itu seakurat ini


"Mungkin kau tidak tau tapi para Dragonoid itu memiliki insting yang sangat tajam melebihi mahkluk apapun diduniaku dulu bahkan mereka bisa dibilang dapat mengetahui apa yang telah terjadi disekelilingnya walaupun mereka tidak melihatnya secara langsung atau tidak sadarkan diri disaat itu juga" kata Azel menjelaskan


Kalau apa yang kau katakan benar, itu menjelaskan kenapa mimpinya dapat 11:12 sangat mirip dengan apa yang terjadi pada saat sebelumnya


Daripada itu lebih baik aku segera menganti topik lain agar dia melupakan tentang hal itu


"Oh benar juga Yumehara, aku ingin menanyakan hal ini sebelumnya dimana kau tinggal" tanyaku menganti topik


"Dimana aku tinggal ? kalau tidak salah aku tinggal di perumahan Aetherion bagian Timur" jawab Aoi


Yosh sepertinya aku berhasil mengganti topik pembicaraan


"Jadi begitu, apa kau tinggal disana bersama keluargamu" tanyaku lagi


"Benar aku tinggal bersama dengan ayah dan ibu angkatku disana" jawab Aoi


"Ayah dan Ibu angkat ?" tanyaku


"Benar ! aku bukanlah anak kandung dari mereka, orang tuaku menemukanku disuatu tempat saat aku masih kecil jadi mereka mengadopsiku" kata Aoi menjelaskan


Seperti yang dikatakan oleh Azel, sepertinya orang tua asli Yumehara adalah Dragonoid atau bahkan mungkin seekor naga


"Heh ?! Tentangku ?!" tanyaku terkejut


"Benar !!!" jawab Aoi


"Aku tinggal sama sepertimu diperumahan Aetherion bagian Timur, aku tinggal sendiri sekarang tapi terkadang orang tuaku pulang san tinggal bersamaku" kataku menjelaskan


"Heeh... !!!! jadi Zoro juga tinggal di perumahan bagian timur juga, ah benar juga kalau begitu bolehkah aku datang kerumahmu untuk bermain ? lagipula kau pastinya bosan hanya sendirian dirumah bukan ?" tanya Aoi


Mendengar perkataan Aoi aku pun menjadi teringat perkataan Daiki yang mengatakan bahwa aku hanya memiliki waktu dua hari yaitu hari ini sampai besok untuk bertemu dengan teman-temanku


"Tentu saja kau boleh datang kerumahku" jawabku agak merasa sedih


"Kalau begitu besok aku akan datang bermain kerumahmu" kata Aoi tersenyum senang


Setelah melakukan perjalanan menggunakan bus menuju stadiun akhirnya aku dan Aoi sampai juga disana


"Akhirnya kita sampai juga !!!" kataku lega

__ADS_1


"Karena kau harus pergi keruang ganti peserta untuk bersiap-siap dulu sebelum bertarung, aku akan pergi kebangku penonton untuk mencari tempat yang bagus" kata Aoi pergi


"Kalau begitu sampai jumpa !!" balasku melambaikan tangan lalu pergi keruang ganti untuk bertemu dengan Azami dan Simon


.


.


.


***


Di Mansion Milik Daiki


"Jika kupikir-pikir lagi, aku merasa kehidupannya memang sangatlah tidak menyenangkan, dari yang kulihat didata dirinya dari saat dia kecil walaupun dia adalah anak dari pasangan hunter yang cukup kuat dan berpengaruh dia sangatlah tidak berbakat dan sangat lemah, dia tidak memiliki kepercayaan diri


Dan pada saat dia mendapatkan kekuatan iblis bangsawan yang membuat sifatnya sedikit berubah menjadi lebih percaya diri dia sekarang malah terserap kemasalah yang dapat mengancam hidupnya


Lalu karena dia tidak memiliki apapun untuk melindunginya dia pun bergabung dengan Black Monarch, tetapi itu menyebabkan dia sekarang jadi tidak dapat lagi berhubungan dengan orang terdekatnya lagi setelah dua hari ini, aku tidak bisa berpikir hal lain selain kehidupannya itu sangatlah ironis" pikir Daiki tentang kehidupan Zoro setelah melihat semua informasi tentang dia sambil duduk santai disofa


Tetapi saat dia sedang berpikir tiba-tiba saja handphonenya bergetar karena ada yang menelpon


"Halo ! Daiki disini" kata Daiki menjawab teleponnya


"Daiki-san aku mendapatkan Perintah darurat dari pemimpin utama !!!" kata seseorang dengan suara laki-laki dari telepon


"Perintah darurat ?! perintah macam apa ?" tanya Daiki


"Pemimpin utama mengatakan bahwa akan ada penyerangan di stadiun dimana babak final turnamen akademi Golden Lion, dan Daiki-san disuruh kesana untuk mengurusnya" kata laki-laki itu menjelaskan lewat telepon


Setelah mendengar informasi itu Daiki menjadi sangat terkejut


"Apa motif dari penyerangan itu ?!" tanya Daiki panik lewat telepon


"Motif penyerangan itu adalah untuk menangkap orang-orang yang terlibat dengan pembunuhan dua anggota cerberus" jawab laki-laki itu lewat hp


Mendengar jawaban itu Daiki langsung pergi berlari keluar dari mansionnya menuju Stadiun


"Aku akan langsung pergi kesana, jadi cepat beritahu setiap orang yang dibawah komandoku untuk segera kesana" kata Daiki tergesa-gesa


"B-baiklah akan kulakukan" balas laki-laki itu

__ADS_1


Setelah itu Daiki menutup teleponnya dan menambahkan kecepatannya


"Semoga saja aku masih sempat sampai disana !!!" pikir Daiki panik


__ADS_2