Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 181 : Penyerangan Tak Terduga


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Aku merasakan sebuah energi Mana yang sangat besar sedang menuju kearahku dengan kecepatan penuh, aku membutuhkan bantuan secepatnya" kata ibu Zoro


"Dimengerti, kalau begitu saya permisi dulu" kata seseorang dari alat komunikasi itu lalu mengakhiri percakapan itu.


Tepat setelah ibu Zoro mengakhiri percakapan itu, Zoro merasakan energi Mana yang sangat besar itu sudah sampai dan mulai turun menabrak bangunan mall tanpa mengurangi kecepatan


Karena tabrakan itu, mall itu pun mengalami tidak hanya kerusakan yang cukup parah pria yang dilawan oleh ibu Zoro itu terkena tabrakan itu secara langsung dan berakhir mati tanpa bisa melakukan apapun.


Tepat di tempat tabrakan itu berkahir seorang pria dengan rambut putih panjang terlihat sedang berdiri diatas mayat lawan ibu Zoro yang teracak-acak.


"Aku akhirnya menemukanmu iblis bertopeng"


Pria berambut putih itu melihat kearah Zoro yang sedang bersembunyi dengan tatapan binatang buas yang sedang melihat mangsanya.


Mendengar apa yang dikatakan oleh pria itu, Zoro tersentak dan tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.


'Sial siapa pria itu ?. Dan bagaimana bisa dia mengetahui aku berada disini'


"Dari energi mana yang dia pancarkan. Aku yakin kalau dialah yang mewasasi kita saat sedang berada di theme park" kata Azel didalam pikiran Zoro.


Ditengah-tengah kekacauan itu, Zoro melihat ibunya mengarahkan pedangnya kearah pria berambut putih itu.


"Hey siapa kau ?! kenapa kau menyerang mall ini ?"


Mendengar apa yang dikatakan oleh ibu Zoro, pria berambut putih panjang itu mengarahkan pandanganya kepada ibu Zoro.


"Hmm ? siapa kau ?"


"Aku adalah Mina seorang hunter. Kau siapa ?! kenapa kau menghancurkan mall ini ?!"


"Kenapa aku harus memberitahumu ?"


Pria berambut putih itu tersenyum dan sangat meremehkan ibu Zoro.


"Kalau begitu, aku akan membuatmu menyesal karena menyerang tempat ini tanpa alasan yang jelas"


Ibu Zoro mengambil posisi bertarungnya untuk bersiap menyerang pria berambut putih panjang itu.

__ADS_1


"Hahahahaha, menyesal ? itu tidak akan terjadi"


Pria berambut putih itu mengeluarkan sepasang sarung tangan dengan bentuk singa emas. lalu melepaskan energi Mananya dan bergerak kearah ibu Zoro dengan kecepatan tinggi untuk menyerang.


Setelah pria berambut putih itu sampai tepat didepan ibu Zoro, dia melemparkan tinju kanannya kearah kepala ibu Zoro.


Ibu Zoro berhasil menghidarinya dan melepaskan serangan balasan dengan menggunakan pedangnya.


*tang*


Akan tetapi serangannya itu ditahan dengan sarung tangan singa emas yang digunakan oleh pria berambut putih pajang itu.


"Hoo, sepertinya kau cukup hebat. Kau tidak hanya dapat menghindari seranganku, kau bahkan bisa menyerang balik"


Pria berambut putih itu mendorong pedang Ibu Zoro lalu mundur ke jarak aman.


'Aku sebenarnya datang kesini untuk menangkap si iblis bertopeng itu. Tapi sepertinya aku harus menundanya untuk sementara"


Pria berambut putih panjang itu tersenyum jahat sambil melihat kearah ibu Zoro.


"Lagipula aku harus menghabiskan mangsa yang ada didepanku terlebih dahuku."


Pria berambut putih panjang itu bergerak maju kearah ibu Zoro dengan kecepatan tinggi dan mencoba untuk melemparkan sebuah upper cut kanan kepada Ibu Zoro.


Akan tetapi tidak seperti sebelumnya. Kali ini ibu Zoro sudah mengantisipasi serangannya dan melepaskan serangan pedangnya keleher pria berambut putih itu.


*Srrrt*


Serangan pedangnya ibu Zoro hanya berhasil menggores leher pria berambut putih itu.


"Kupikir aku dapat mengakhirinya dengan serangan tadi"


Ibu Zoro mengambil posisi bertarungnya untuk bersiap menyerang lagi.


"Hehehe, yang tadi itu serangan yang cukup kuat"


Pria berambut putih itu tertawa sambil memegang lehernya.


"Jangan kau pikir itu sudah berakhir"


Ibu Zoro meleset dengan cepat dan langsung melepaskan teknik pedangnya.


"Sakura Sword Dance"


Dengan pedang yang diselimuti aura berwarna seperti, ibu Zoro pun menyerang pria berambut putih itu bertubi-tubi dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


Pria berambut putih itu mencoba menghindar,aku tetapi karena serangan yang digunakan oleh ibu Zoro terlalu cepat, dia pun gagal dan terpaksa untuk bertahan secara langsung. Karena itu, diapun mendapatkan cukup banyak luka tebasan disekujur tubuhnya.


Setelah menyerang pria berambut putih itu cukup lama, Ibu Zoro menghentikan serangannya.


Dan setelah menghentikan serangannya, dia dapat melihat kearah dimana pria berambut putih itu berdiri.


Tubuhya yang cukup cukup kekar itu dipenuhi oleh darah dari luka yang diterima setelah menerima serangan pedang beruntun.


"Sebaiknya kau menyerang sekarang juga, dengan tubuhmu yang seperti itu, cepat atau lambat kau akan tumbang"


Ibu Zoro mengarahkan pedangnya kearah dimana pria berambut putih itu sedang berdiri.


"hahahaha, menyerah ? tumbang ? apa yang kau bicarakan dasar wanita sialan"


Tepat setelah pria berambut putih itu mengatakan hal itu, tubuhnya yang dipenuh dengan sayatan pedang dengan cepat sebuh tanpa meninggalkan sedikutpun bekas.


"Tidak mungkin !. Apa yang telah terjadi ?"


Ibu Zoro tidak bisa menyembunyikan rasa keterkejutannya. Normalnya luka-luka yang ada ditubuh pria berambut putih itu seharusnya tidak dapat sembuh dalam sekejap itu, kecuali dia menggunakan elixir penyembuh tingkat tinggi.


"Hehehe, apa kau terkejut ? ini adalah kemampuan penyembuhan diri special yang dimiliki tubuhku"


"Mungkin kau memiliki kemampuan penyembuhan diri tingkat tinggi. Tapi itu tidak mengubah kalau kau akan tetap kalah"


Ibu Zoro mengambil posisi bertarungnya dan bersiap-siap untuk maju menyerang.


"Hahahaha, kau pikir ini akan seperti sebelumnya"


Tepat setelah pria berambut putih itu mengatakan hal seperti itu, sebuah energi yang berwarna putih dan abu-abu yang tercampur perlahan keluar dari tubuh pria berambut putih itu.


"Kali ini aku akan melawanmu dengan kekuatan penuh"


Pria berambut putih itu tersenyum dingin, lalu melepaskan seluruh kekuatan yang dia tidak gunakan sebelumbya. Dampak yang diberikan karena itu tidaklah kecil bangunan sekitar area mall yang sudah runtuh itu pun mulai ikut runtuh, tanah bergetar dengan sangat keras seperti sebuah gempa besar telah terjadi.


Seteleh selesai melepaskan seluruh kekuatannya, pria berambut putih itu melihat kearah ibu Zoro dengan tatapan dingin.


"Sebaiknya kau siap-siap. Karena aku akan menghancurkanmu hingga berkeping-keping"


Tepat setelah mengatakan itu, Pria berambut putih itu menghilang dari pandangan ibu Zoro tanpa dia sadari.


Walaupun begitu, ibu Zoro langsung mengambil posisi bertarungnya dan bersiap untuk serangan yang datang.


Tepat setelah beberapa detik berlalu, pria berambut putih itu mulai menyerang dan melemparkan tinjuan lurus dari sebelah kiri ibu Zoro.


*Baam*

__ADS_1


Karena tidak sempat untuk menghindari serangan yang datang, ibu Zoro pun hanya bisa menahan serangan pria itu dengan pedang.


__ADS_2