Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 162 : Berkunjung Ke Kerajaan Vampire Raja Drake


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sudah 3 hari berlalu semenjak aku membuat kontrak ikatan jiwa dengan Ryu.


Dalam waktu itu, aku pun sudah berhasil menyelesaikan tugas dari Azel yang menyuruhku untuk mengalahkan 200 monster.


Karena aku sudah menyelesaikan tugas dan masih memiliki waktu selama 2 hari sebelum Daiki datang, sekarang aku pun tidak tau ingin melakukan apa.


Aku berteriak memanggil Ryu.


"Ryu kemarilah !!!"


Tepat setelah aku berteriak memanggil, Ryu pun langsung datang degan terbang di udara, lalu mendarat didepanku.


"Apa kau sudah makan ?"


Ryu mengangguk kekanan dan kekiri.


"Kalau begitu, cepatlah pergi mencari makan lalu kembali kesini"


Mendengar apa yang kukatakan, Ryu pun langsung pergi terbang untuk mencari makan.


"Apa yang ingin kau lakukan sampai memanggil Ryu kesini" tanya Azel dalam pikiranku.


Karena aku masih memiliki 2 hari sebelum Daiki datang, aku berencana untuk mengunjungi istana Raja Drake dengan terbang menaiki Ryu kesana.


"Memang apa yang ingin kau lakukan srtelah sampai disana ?" tanya Azel dalam pikiranku.


Aku juga sebenarnya tidak tau juga, lagipula ini hanyalah kunjungan mendadak.


Setelah 30 menit berlalu, Ryu pun akhirnya kembali ke lokasiku berada.


"Apa kau sudah selesai makan ?"


"Zaaah" jawab Ryu.


"Kalau begitu, ayo kita segera pergi ke kerajaan raja vampire Drake"


Aku melompat naik keatas punggung Ryu lalu dududk disana.


Menyadari aku sudah duduk, Ryu pun langsung terbang ke langit menuju kerajaan Vampire Drake.


Setelah melakukan perjalanan selama 15 menit, aku pun akhirnya sampai juga di kerjaanan milik Raja Drake.


Aku memandangi pemandangan kerajaan Raja Drake dari atas Ryu.


"Sepertinya tempat ini sudah sedikit berubah"


*Booom*


Tepat saat aku mengatakan itu, tiba-tiba saja ada serangan sihir api yang tertembak ke tubuh Ryu.


"Ryu apa kau tidak apa-apa ?"


"Zaaaah" jawab Ryu santai.

__ADS_1


"Jadi begitu. Karena tubuhmu kuat kau tidak mendapatkan luka dari serangan yang tadi itu ?"


Aku memastikan apa yang dikatakan oleh Ryu kepadaku.


Mendengar apa yang kukatakan, Ryu pun menjawab iya dengan mengangguk.


"Aku heran, bagaimana bisa kau berbicara dengan Ryu ? walaupun dengan sihir bahasa yang kuajarkan kepadamu, seharusnya kau tetap tidak bisa berbicara dengannya" kata Azel dalam pikiranku.


Kan aku sudah bilang aku juga tidak tau. Lagipula kalau kau saja tidak bisa mengerti, bagaimana aku bisa ?.


Tepat saat aku sedang berbicara dengan Azel, aku menyadari bahwa kami sudah dekat dengan istana Raja Drake.


"Ryu mendaratlah di lapangan luas itu"


Aku menujuk halaman depan istana Raja Drake.


Mendengar apa yang kukatakan, dengan kecepatan penuh, Ryu turun untuk mendarat.


Tepat sebelum, Ryu menyentuh tanah, Ryu pun langsung mengehentikan kecepatan terbang sepenuhnya.


"Pedaratan yang bagus"


Aku mengelus kepala Ryu.


Ryu oun menjadi merasa senang.


Saat aku sedang mengelus kepala Ryu, aku menyadari ada Raja Drake dan rombongan lain datang mendekat kearahku.


"Yoo Raja Drake apa kabarmu ?"


Aku menyapa Raja Drake


"Aku beberpaa hari ini berlatih di Crying Forest. Tapi karena sudah selesai, aku pun datang berkunjung"


"Seharusnya kau memberitauku dulu, terlebih lagi bagaimana bisa kau datang kesini dengan menaiki naga, kau membuat penduduk kerajaan ini menjadi panik kau tau" kata Raja Drake


"Maaf tentang hal itu"


Aku meminta maaf kepada Raja Drake.


"Sudahlah, lagipula kau adalah orang yang sudah membantuku menyelamatkan kerajaan ini" kata Drake menghela nafas.


Tepat setelah Raja Drake mengatakan hal seperti itu, aku menyadari ada seseorang yang berlari dengan cepat dari kejauhan.


"Ayah !!! apa Zoro datang berkunjung ?" tanya Mia sambil berlari dengan sangat cepat.


"Yo. Apa kabarmu putri Mia"


Aku menyapa Mia dengan santai.


"Zoro. Akhirnya kau datang berkunjung juga"


"Hey hey hey. Kita bahkan belum berpisah selama itu, kenapa kau sangat bersemangat putri Mia ?"


"Jangan panggil aku putri. Kau harus memanggilku Mia seperti dulu, kalau tidak aku tidak akan menjawab" kata Mia berbalik.


"Baiklah kalau begitu, Mia"


"Begitu dong" kata Mia senang.


"Daripada itu, ayo kita masuk kedalam. Aku yakin kau sudah merasa tidak nyaman berdiri diluar terus" kata Raja Drake mengajakku masuk kedalam istananya.

__ADS_1


Setelah kita masuk kedalam istananya, aku pun langsung diajak Raja Drake untuk berbicara diruangannya.


"Jadi apa yang ingin kau bicarakan denganku Raja Drake ?"


Aku duduk di salah satu sofa yang berada di ruangan pribadi Drake.


"Tidak ada hal penting, aku hanya ingin berbicara denganmu" kata Raja Drake duduk dikursinya.


"Heh ?! hanya sekedar itu ?!"


"Apa kau keberatan berbicara empat mata denganku ?" tanya Raja Drake kepadaku.


"Tentu saja tidak"


"Kalau begitu baguslah, aku ingin berbicara tentang banyak hal denganmu" kata Raja Drake tersenyum


Setelah percakapan itu, kami pun berbicara tentang berbagai macam topik sampai malam.


Percakapan kami pun berakhir setelah, kami menyadari waktu sudah malam.


"Hahahaha, sudah lama sekali semenjak aku melakukan percakapan sepanjang itu" kata Raja Drake tertawa senang.


"Itu juga sama untukku"


Serius, ini pertama kalinya aku melakukan percakapan sepanjang ini. Paman tua ini jika sudah bercerita tidak ada akhirnya.


"Tapi karena sudah malam, aku pikir kita lanjutkan besok, dan mengakhirinya sampai sini saja.


Pelayan tolong antarkan Zoro kekamarnya" perintah Raja Drake kepada salah satu pelayan yang berada diruangan itu.


"Baik tuan. Tuan Zoro mohon untuk mengikuti saya" kata Pelayan yang diperintah oleh Raja Drake kepadaku lalu keluar dari ruangan itu


"Kalau begitu, aku permisi untuk pergi kekamarku dulu"


Aku pergi keluar mengikuti pelayan itu untuk kekamarku.


"Jadi bagaimana percakapanmu dengan Raja Drake itu ? msnyenangkan ?" tanya Azel dalam pikiranku.


Menyenangkan kepalamu botak. Jika kita masih melanjutkan percakapan tadi, aku bisa saja akan menjadi gila.


"Itu salahmu karena datang berkunjung kesini" kata Azel dalam pikiranku.


Berisik.


*Booom* Suara ledakan serangan sihir


Aku mendengar adanya suara ledakan di halaman istana Raja Drake.


"Suara apa itu ?"


"Saya akan segera memeriksanya tuan, saya permisi dulu" kata pelayan itu llu segera pergi ke halaman istana.


"Zoro sebaiknya kau segera pergi kesana juga" kata Azel dalam pikiranku.


Heh ?! memang kenapa ?!.


"Karena Ryu beristirahat di halama istana, aku yakin ledakan itu adalah serangan yang diarahkan oleh seseorang kepadanya" kata Azel dalam pikiranku.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Azel, aku pun segera pergi kesana dengan menggunakan Dark Shadow Step milikku secepat mungkin.


Setelah aku sampai disana, aku melihat ada sekumpulan orang sedang menyerang Ryu dengan menggunakan sihir.

__ADS_1


__ADS_2