
Setelah selesai membaca jangan lupa untuk Like, komen, Rating dan tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi :)
.
Selamat Membaca ~
.
Yuna dan Shuna kembali mengambil posisi bertarung mereka untuk bersiap karena Hiro akan mulai menyerang mereka
"Kalau begitu, Aku mulai!!!" kata Hiro
Hiro dengan cepat bergerak menuju arah dimana Yuna dan Shuna berdiri
"Bersiaplah, dia datang menyerang. Dan jangan sampai dia menyetuhmu lagi atau kau akan makin kesulitan menggunakan Mana" kata Yuna mengingatkan
"Baiklah, akan kuingat itu dengan baik" balas Shuma
"Apa kalian sudah selesai berdiskusi ? karena aku tidak akan menunggu kalian selesai" jata Giro
(Mana Eater Duel Knife Art : Mana Break)
Hiro mulai maju menyerang mereka berdua dengan Teknik sihir Artifaknya yang berupa dua buah pisau yang dapat mengambil mana musuh dan membuat target kesusahan menggunakan Mana
Walaupun begitu teknik itu tidak bekerja kepada Yuna dan Shuna, dan alasannya adalah teknik itu berfungsi ketika serangan yang Hiro gunakan kena dan tidak berpengaruh jika tidak kena, itulah sebabnya teknik itu tidak berfungsi. Yuna dan Shuna menghindari semua serangan yang dikerahkan oleh Hiro
"Kuakui, kalian memang sangat cepat. Kalian dapat menghindari semua seranganku tanpa kesusahan sekalipun" kata Hiro
"Jika hanya itu yang kau punya, kau tidak akan dapat mengalahkan kami berdua sendirian" kata Shuna
"Ini sangat aneh, Sebelumnya saat kami yang menyerang dia dapat memprediksi serangan kami dengan mudah. Tapi kenapa dia tidak dapat menyentuh kami saat menyerang !!?. Tunggu jangan-jangan !!!" pikir Yuna
"Shuna ada sesuatu yang ingin kucoba" kata Yuna
"Yang ingin kau coba ? bisa kau beritau aku ?" tanya Shuna
Yuna memberitau Shuna apa yang dia pikirkan tentang keadaan mereka sekarang tentang kenapa dia tidak dapat menyentuh mereka saat dia menyerang mereka berdua
"Itu cukup masuk akal jika kau pikir-pikir" kata Shuna
"Itulah sebabnya kita butuh bukti agar kita dapat memastikan kebenaran teori itu" kata Yuna
"Baiklah kalau begitu mari kita lakukan" kata Shuna
Setelah mereka berdua setuju untuk mencoba untuk apa yang dipikirkan Yuna. Mereka pun bersiap-siap untik menyerang
__ADS_1
"Sepertinya mereka berbicara tentang sesuatu tadi, tapi aku tidak dapat mendengar apa yang mereka diskusikan. Dan sekarang mereka kembali mengambil posisi" pikir Hiro
"Apa yang kalian lakukan berdiskusi berdua saat musuh tepat didepanmu ?" ejek Hiro
Tanpa memperdulikan apa yang dikatakan Hiro. Yuna dan Shuna langsung maju untuk mulai menyerang Hiro
"Sial mereka mulai menyerang !!!, Ini masih belum waktunya aku dapat menggunakannya lagi. Sepertinya satu-satunya cara hanyalah menghindar dari jangkauan serangan mereka untuk sekarang" pikir Hiro kewalahan
"Kalian terlalu bersemangat kau tau" kata Hiro
Sambil mengatakan itu Hiro pergi bergerak menjauh dari Yuna dan Shuna yang terus mengejar dia
"Mereka benar-benar sangat cepat. Mereka sudah berada tepat dibelakangku hanya dengan waktu yang sangat singkat" pikir Hiro
Yuna dan Shuna pun memulai serangan mereka
"Terima ini !!!" seru Shuna
(Tempest Blade Sword Art : Wind Blade Slash)
Shuna menggunakan Teknik sihir jarak dekatnya yang menggunakan Sihir angin dipedangnya yang menambah kecepatan dan ketajaman tebasannya dan ditangkis oleh Hiro menggunakan kedua pisaunya. Walaupun dia dapat menangkisnya dia terlihat sangat kerepotan dengan serangan yang digunakan Shuna karena kecepatannya
"Huuuh, Hampir saja. Jika saja aku terlambat aku mungkin sudah berakhir" kata Hiro lega
(Tempest Blade Sword Art : Invisible Sword Slash)
Hiro merasakan bahaya disaat-saar terakhir dan dapat menghindari serangan yang berupa tebasan pedang yang tak terlihat dari Shuna
"Apa kau serius !!? tebasan pedang tak terlihat !!!' Hiro terkejut
"Tch. Kau memang sangat beruntung dapat menghindari serangan itu" kata Shuna
"ekarang bertambah lagi satu orang yang menghindari teknik sihir jarak dekatku dengan insting" pikir Shuna tidak senang
"Yang tadi itu hampir saja, serius untung dia terkena pisauku saat itu. Jika tidak, aku tidak yakin aku dapat menghindarinya saat dia menggunakannya dengan potensi penuh" pikir Hiro lega
"Apa yang sedang kau pikirkan huh !?" tanya Yuna menyerang Hiro dengan pedangnya dari belakang tetapi tepat sebelum mata pedangnya menyentuhnya Hiro, dia menghindarinya dengan sempurna
"Maaf saja, tapi waktu bermain sudah selesai" kata Hiro menghindar dan mundur menjaga jarak dengan mereka
"Karena kalian sudah banyak bermain, sekarang waktunya kita mengakhiri ini" kata Hiro
"Sepertinya dugaanku benar" kata Yuna tersenyum
Mendengar Yuna mengatakan hal itu membuat Hiro kebingungan
__ADS_1
"Apa yang kau maksud dengan mengatakan hal itu ?" tanya Hiro
"Apa yang kumaksud kau tanya? Itu sangat lucu kau bertanya'" jawab Yuna
Hiro semakin bingung dengan apa yang dikatakan oleh Yuna
"Karena kau sepertinya kebingungan, akan kuberirau kau tentang hal yang kukatakan" kata Yuna
"Haah !!? jika kau bermaksud membuatku bingu-" kata Hiro terhenti
"Barusan saat kau menghindari seranganku, kau menggunakannya bukan !!?" tanya Yuna
Hiro terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Yuna
"Apa yang kau maksud ?" tanya Hiro pura-pura tidak tau
"Tentu saja Teknik yang kau gunakan untuk menghindari serangan kami sebelumnya. Aku tidak tau itu teknik seperti apa, tapi satu hal yang kuketahui tentang teknik itu. Kau tidak dapat menggunakannya terus menerus ada batas waktu penggunaan dan setelah kau menggunakannya kau harus menunggu" jawab Yuna
Hiro semakin terkejut dengan perkataan Yuna
"Heeeh, kau dapat mengetahuinya hanya dengan waktu desingkat ini. Beritahu aku bagaimana kau dapat mengetahui tentang teknik ?" tanya Hiro
"Itu sangat mudah karena kau memberitahukannya sendiri" jawab Yuna
"Aku memberitau kalian ?" tanya Hiro bingung
"Benar !, Apa kau sadar saat kau menghindari serangan kami dan saat kau menyerang kami itu sangat berbeda !!?" tanya Yuna balik
"Berbeda !!?" tanya Hiro bingung
Setelah hiro memikirkan tentang hal itu dia terkejut dengan apa yang dia lakukan sendiri
"Jadi seperti itu. Aku mengerti sekarang, perbedaan saat aku menghindar dan menyeranglah yang membuat itu terekspos" kata Hiro menyadari apa yabg dia lakukan
"Benar ! Pergerakan mu sangat berbeda saat kami menyerang dan saat kamu yang menyerang. Dan yang memperkuat asumsiku adalah saat kau kewalahan menangani serangan yang setara dengan yang sebelumnya" kata Yuna menjelaskan
Hiro merasa tidak senang dengan fakta bahwa mereka berdua mengetahui kelemahannya
"Sepertinya tidak ada pilihan selain menggunakan itu" pikir Hiro
"Karena kami sudah mengetahui rahasiamu, bersiaplah karena kami akan menyerangmu habis-habisan" kata Yuna
Yuna dan Kotagawa mengambil posisi bertarung untuk mulai menyerang Hiro Tetapi tiba-tiba mereka berdua merasakan sesuatu yang salah telah terjadi. Hiro menggunakan Topeng gas
"Jangan salahkan aku karena aku melakukan ini. Ini semua karena kalian yang memaksaku" kata Hiro melemparkan sesuatu seperti boleh kearah Yuna dan Shuna dan bola itu tiba-tiba mengeluarkan asap merah
__ADS_1