Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 144 : Mencari Pemimpin Utama Dan Daiki


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Kenapa tiba-tiba saja ada sebuah meteor batu raksasa yang jatuh diatas kita ?"


Tanya Kyoya panik setelah tiba-tiba saja melihat sebuah meteor batu raksasa muncul diatas kami tepat saat kami keluar dari kabut tebal yang kita lewati sebelumnya.


"Aku juga tidak tau ?!"


Azel apa kau punya sesuatu yang bisa membantuku keluar dari situasi yang sangat buruk ini ?.


"Kau tenang saja, kau tidak perlu panik lagipula meteor raksasa itu hanyalah ilusi tingkat tingkat tinggi" kata Azel dalam pikiranku


Apa kau yakin tentang itu ? masalahnya aku bisa yakin kalau meteor batu raksasa itu sangat nyata.


"Itulah yang membuatnya ilusi tingkat tinggi, orang yang terkena sihir ilusi itu akan merasan ilusi itu adalah hal nyata" kata Azel dalam pikiranku


Jadi apa yang harus aku lakukan untuk menghadapinya ?.


"Kau hanya perlu tenang dan menstabilkan energi Mana yang ditubuhmu itu, dan tentu saja beritahu temanmu itu kalau kau ingin dia tetap hidup.


Walaupun itu hanya ilusi, jika benar-benar terpengaruh ilusi itu, dia akan mendapatkan luka yang sangat parah" kata Azel dalam pikiranku


Setelah mendengar penjelasan Azel, tanpa membuang-buang waktu aku langsung memberitahu Kyoya.


"Kyoya tenanglah, jika kau tidak tenang kau akan mati karena terpengaruh ilusi"


Setelah mendengar apa yang kukatakan, Kyoya langsung menarik nafas panjang lalu melepaskannya untuk menenangkan dirinya.


"Ok, aku sudah tenang" kata Kyoya


"Baguslah, sekarang kau sebaiknya menstabilkan energi Mana yang mengalir ditubuhmu"


"Heh ?! tapi kenapa ?" Tanya Kyoya heran.

__ADS_1


"Cepat lakukan saja, kalau ksu tidak melakukannya kau mungkin akan mati"


"Kalau begitu baiklah" jawab Kyoya mulai menstabilkan aliran energi Mana yang berada didalam tubuhnya.


*Booom* suara meteor batu raksasa jatuh


Setelah beberapa waktu terlewati, ilusi batu meteor raksasa itu akhirnya jatuh tepat dimana kami berada.


Tetapi bukannya terluka, kami tidak apa-apa bahkan tidak ada luka sedikitpun.


"Kupikir aku akan mati saat meteor batu raksasa itu jatuh"


Kata Kyoya jatuh duduk lalu menangis lega karena selamat dari meteor raksasa itu.


"Jangan senang dulu, kita masih harus mencari Pemimpin utama dan Daiki untuk membantu mereka bertarung, aku yakin mereka pasti tidak jauh dari sini"


"Kau benar juga, kalau begitu ayo kita cari mereka" kata Kyoya


Kami berdua pun langsung lanjut berlari berkeliling pulau raksasa itu untuk mencari pemimpin utama dan Daiki yang sedang bertarung.


"Gila, apa-apa dengan tempat ini ? kita sudah berkeliling mencari pemimpin utama dan Daiki dengan kecepatan tinggi selama kurang lebih 30 menit tapi masih saja tidak menemukan mereka, lagipula apa tempat ini benar-benar hanyalah ilusi ?"


Tidak hanya sangat besar tempat ini juga sangat aneh.


Saat aku mencoba untuk mencari pemimpin utama dan Daiki menggunakan deteksi sihir, entah kenapa aku tidak bisa merasakan apapun.


Azel apa kau tau kenapa aku tidak bisa merasakan keberadaan mereka menggunakan deteksi sihir ?.


"Kemungkinan itu karena ilusi pulau raksasa ini menghalangi semua penggunaan deteksi sihir, jadi kau tidak bisa menggunakannya" kata Azel dalam pikiranku


Jika memang begitu, mencari mereka pemimpin utama dan Daiki akan sangat melelahkan.


"Kyoya ayo kita lanjut mencari"


"Heeeeh ?! aku masih lelah kau tau ?" kata Kyoya ingin menolak


"berhenti merengek, memang sangat melelahkan aku juga tau itu, tapi kita harus tetap mencari mereka secepatnya, mungkin saja mereka sekarang sedang kesusahan"


Setelah mendengar perkataanku, untuk sesaat Kyoya terdiam lalu mulai berdiri.

__ADS_1


"Apa yang kau katakan memang ada benarnya"


Kata Kyoya setuju lalu mulau berlari bersamaku untuk mencari pemimpin utama dan Daiki.


*Boom* Suara ledakan.yang sangat besar


Tepat saat setelah kami baru mulai berlari, kami menyadari adanya ledakan yang terdengar sangat keras.


"Apa itu ?" tanya Kyoya melihat kearah dimana ledakan itu terjadi


"Aku juga tidak tau, tapi menurutku sebaiknya kita kesana untuk melihat, apa pemimpin utama dan Daiki ada disana"


"Kau benar juga, kalau begitu ayo kita segera kesana" Kata Kyoya setuju


Setelah kami berdua setuju untuk mengecek tempat dimana ledakan itu terjadi, dengan kecepatan maksimal kami langsung menuju kesana.


Dan setelah kami sampai disana, kami melihat pemimpin utama dan Daiki sedang bertarung.


Yang dilawan oleh pemimpin utama adalah seorang wanita yang terus menerus menyerang menggunakan sihir api tingkat tinggi.


Sedangkan lawan Daiki adalah seorang paman pengguna pedang besar bermata dua, hanya dengan gerakannya saja aku bisa tau kalau paman itu sangat ahli menggunakan pedang.


Bahkan Daiki terlihat kesusahan untuk melawan paman itu walaupun sudah melawanya menggunakan sihir ruang dan waktunya.


"Siapa mereka yang sedang dilawan oleh pemimpin utama dan Daiki ?, bagaimana bisa mereka bertarung setara melawan pemimpim utama dan Daiki"


Kata Kyoya terkejut melihat pertarungan yang terjadi didepan matanya.


"Zoro jika kau ikut bertarung secara langsung berhati-hatilah, kekuatan kedua orang yang sedang dilawan rekanmu itu sangatlah diluar akal" kata Azel dalam pikiranku


Heh ?! tumben kau mengatakan hal seperti "Diluar akal", apa mereka memang sekuat itu ?.


"Ya mereka kuat, bahkan kekuatan mereka hampir mendekati kekuatanku saat sebelum bersatu denganmu" kata Azel dalam pikiranku


Heh ?! apa kau yakin tentang itu ? maksudku ayolah, ini manusia yang sedang kita bicarakan M-A-N-U-S-I-A.


"Aku sedang tidak bercanda, sepengetahuanku manusia yang bisa memiliki kekuatan sebesar ini adalah seorang pahlawan" kata Azel dalam pikiranku


Heh ?! Pahlawan ?!.

__ADS_1


__ADS_2