
Setelah Artifak Sihir Milikku Berevolusi Aku Dan Azami Terus Melanjutkan Latihan Kami Selama Dua Minggu Saat Waktu Sekolah Selesai Untuk Persiapan Turnamen Akademi Golden Lion
Aku Dan Azami Sedang Dalam Perjalanan Menuju Ruangan Latihan Akademi, kami Berdua Bertemu Seseorang Dengan pakaian Milik Hunter Rank A. Dia Adalah Ayahnya Azami, Kurogane Ryo
"Ayah? Apa Yang Kau Lakukan Disini?" tanya Azami
"Azami Aku Datang Apa Kamu Tidak Rindu Dengan Ayahmu?" tanya Ryo kepada Azami
"Tidak Juga !!!" jawab Azami
"Jadi Kamu Tidak Merindukan Ayahmu !!?" tanya Ryo terkejut
Dengan Terlihat Sedih Dia turun. Kurogane Ryo Ayah Dari Azami Dia Seorang Hunter Yang Sering Bertugas DiLuar wilayah pemukiman Untuk Membasmi Monster Supernatural Dengan Rank A Sebagai Hunter Dia Tentu Saja Kuat, Walaupun Dia Ayah Yang Terlalu Overprotective.
"Kurogane-san Sudah Lama Kita Tidak Bertemu !" sapaku
"Ohhh!. Bukanya Kamu Nak Zoro, Apa Kabarmu?" tanya Ryo
"Aku Baik-Baik Saja, Apa Kurogane-san Juga?" tanyaku balik
"Tentu saja. Aku Adalah Hunter Yang Kuat!!!" jawab Ryo
"Jadi Apa Yang Ayah Lakukan Disini?" tanya Azami
"Hm? Ah Ya. Ayah Kesini Karena Ayah Sedang Mengambil Cuti Dari Kerja" jawab Ryo
"Cuti Kerja? Kenapa Ayah Mengambil Cuti Sekarang?" tanya Azami
"Tentu Saja Untuk Melihat Momen Dimana Anakku Akan Mengikuti Turnamen Akademi Golden Lion" jawab Ryo
"Hanya Karena Itu, Ayah Mengambil Cuti?" tanya Azami dengan tatapan marah
"Benar !!!. Memang Ada Yang Salah?" tanya Ryo
"Bukan. Hanya Saja Aku Baru Ingat Terkadang Ayah Juga Agak Berlebihan. Kalau Begitu Ayah Aku Permisi Dulu" jawab Azami
Seperti Biasa Azami Tidak Terlalu Rindu Dengan Ayahnya
"Kurogane-san Kami Permisi Dulu" kataku pamit
"Azami Tunggu Dulu !!!. Kenapa Harus Terburu-buru" tanya Ryo sedih
"Kami Mau Berlatih Teknik Pedang Sihir, Untuk Persiapan Sebelum Turnamen Satu Minggu Lagi !!!" jawab Azami
"Kalau Begitu, Bagaimana Kalau Ayah Ikut Membantu Kalian Berlatih?" tanya Ryo
Tunggu dulu bukannya kalau Kurogane-san Ikut Juga Itu akan Sangat Membantu Keefesienan Latihan Kami ? tapi itu akan merepotkan kalau dia hanya ingin bersama dengan Azami
"Jadi Zoro Bagaimana Menurutmu?" tanya Azami
Sebenarnya aku mau menolak tetapi Kurogane-san Melihatku Dengan Tatapan Memohon. Aku Jadi Merasa Tidak Enak
"Kalau Kupikir-pikir, Mungkin Itu Ide Bagus Untuk Kurogane-san Membantu Kita Latihan Karena Kurogane-san adalah Hunter Asli" jawabku
"Apa Kau Yakin Tentang Ini?" tanya Azami memastikan
"Tentu Saja. Kenapa Tidak !!?" jawabku
__ADS_1
"Kalau Begitu. Ayah Boleh Membantu Kami Latihan" kata Azami
"Serahkan Padaku !!!" kata Ryo senang
Kami Pun Langsung Pergi Menuju Ruangan Latihan Untuk Melanjutkan Latihan Yang kami lakukan Kemarin
"Zoro Apa Kau Akan Tetap Melanjutkan Teknik Sihir Pedangmu Lagi ?" tanya Azami
"Kupikir Hari ini Aku Ingin Melatih Teknik Sihir Pedang yang sedikit berbeda !!" jawabku
"Nak Zoro Apa Kamu Sudah Bisa Menggunakan Teknik Sihir Pedang ?" tanya Ryo
"Itu Benar Kurogane-san Aku Sudah Dapat Menggunakan Satu Teknik sihir pedang" jawabku
"Apa Kamu Bisa Memperlihatkannya Kepadaku?" tanya Ryo
"Aku Tidak Keberatan !!' jawabku
"Tunjukkan Kepada Orang Tua Itu Kehebatanmu Zoro" kata Azami
"Kalau Begitu Akan Kusiapakan Target Dummynya" kata Ryo
Kurogane-san Menyiapkan Lima Buah Target Dummy Didepanku
"Yosh !!!.Dummynya Sudah Siapa, Apa Kamu Juga Sudah Siap?" tanya Ryo
"Aku Sudah Siap Kurogane-san" jawabku
Kurogane-san Pergi Menjauh Dari Target Dummy
"Kalau Begitu Serang Sekarang mulai !!!" seru Ryo
Artifak Sihir Pedang Berbilah Putih Muncul Ditangan Zoro
"Hm? Tunggu dulu !!!" kata Ryo
"Ada Apa Kurogane-san" tanyaku
"Apa Ada Yang Salah, kenapa Ayah Menghentikan Zoro?" tanya Azami heran
"Ada Yang Ingin Kutanyakan, Zoro Apa Ini Artifak Sihirmu?" tanya Ryo
"Benar. Apa Ada Yang Salah Dengan Artifak Sihirku?" tanyaku bingung
"Tidak. Hanya Saja Ini Bukan Artifak Sihir Biasa Kamu Tau !!" jawab Ryo
"Apa Yang Ayah Maksud Dengan Itu ?" tanya Azami bingung
"Ayah Juga Kurang Tau Detailnya. Tapi intinya Jika Artifak Sihir Rank A Berevolusi Artifak Itu Pasti Tidak Biasa Setidaknya ada Kemampuan Tersembunyinya" kata Ryo menjelaskan
Apa Yang Kurogane-san katakan memang benar Artifak Sihirku Memiliki Kemampuan Yang Tidak Normal Karena Memiliki Dua Versi. Yaitu Versi Silver Moon Dan Black Moon
"Kurogane-san Jadi Tentang Teknik Sihirnya !?" tanyaku menganti subjek
"Benar Juga !!!. Kamu Bisa Menunjukkannya Sekarang"
"Kalau Begitu. Aku Mulai" kataku bersiap
__ADS_1
(Silver Moon Edge Sword Art : Crestcent Moon Slash)
*Tzet* Suara Dummy Terpotong
Lima Tebasan Berbentuk Seperti bulan Sabit Menebas Kelima Target Dummy Tersebut
"Itu Tadi Adalah Teknik Sihir Pedang Jarak Menengahku. Bagaimana Apa Tadi Sudah Bagus Kurogane-San?" tanyaku
"Serangan Sihir Pedang Jarak Menengah Tadi Sudah Cukup Bagus, Tebasan Bulan Sabit Ya !?. Jadi Kamu Sekarang Ingin Mengembangkan Teknik Sihir Pedang Jarak Dekat, Kalau Tidak Salah Itu Yang Kau Katakan Bukan" tanya Ryo
"Itu Benar Kurogane-san. Kupikir Jika Semakin Banyak Sihir Pedang Yang Kupunya Akan Membuatku Mendapat Banyak Pilihan Saat Melawan Musuh" jawabku
"Itu Adalah Pemikiran Yang Bagus !!!. Kalau Begitu Aku Akan Membantumu Dan Azami Untuk Mengembangkan Teknik Sihir Pedang Jarak Dekatmu" kata Ryo/Ayahnya Azami
"Aku Juga Ingin Mengembangkan Teknik Pedang Jarak Dekatku Lebih Jauh Lagi" kata Azami
Aku Dan Azami Terus Menerus Latihan Teknik Pedang Jarak Dekat Yang Dibantu Oleh Ayahnya Azami. Untuk Persiapan Turnamen Akademi Golden Lion Hingga Sore Hari
"Ok. Hari Ini Sepertinya Kita Hanya Sampai Disini. Apa Kalian Besok Juga Latihan Lagi?" tanya Ryo/Ayahnya Azami
Aku Dan Azami Sedang Berbaring Ditengah Ruangan Latihan Untuk Beristirahat
"Iya Kurogane-san Besok Kita Akan Melanjutkan" jawabku
"Kalau Begitu Lebih Baik Kalau Kamu Segera Pulang Dan Istirahat. Lagipula Kamu Juga Harus Sekolah Dulu Sebelum Melanjutkan Latihan, Azami Ayo Kita Pulang" ajak Ryo/Ayahnya Azami mengajak Azami oulang
"Ayah Duluan Saja Aku Ingin Berbaring Dulu. Aku Sangat Kelelahan" jawab Azami
"Kalau Begitu Aku Duluan Ya" kata Ryo pergi
"Kurogane-san Terima Kasih Untuk Bimbingannya" kataku sebelum dia pergi
Sambil Berjalan Pergi Kurogane-san Melambaikan Tangannya
"Zoro Apa Kamu Baik-Baik Saja?" tanya Azami
"Ya. Aku baik-baik Saja" jawabku
"Dan juga Latihan Ini Tidak Kusangka Sangat Sulit.Untik Menggunakan sambil Menahan Energi Sihir Petir Dengan Tubuh Akan Membebani Tubuh Sejauh Ini" kata Azami
"Aku Juga Merasa Kesulitan Dengan Latihan Ini. Melepaskan Energi Dari Pedang Dan Menahannya Dipedang Sangatlah Berbeda]
"Aku Baru Dapat Menguasainya Sekitar 10 Bulan Dengan Menggunakan Artifak Sihir Umum Yang Ada Dirumahku" kata Azami
"Apa Kamu Serius !!?. Kupikir Ini Akan Memakan Banyak Tenaga Dan Waktu Untuk Menguasainya" kataku kelelahan
"Karena Sudah Sore Kita Lebih Baik Untuk Cepat Pulang Kerumah' kata Azami
"Kamu Benar Juga !" kataku setuku
Aku Dan Azami Pun Memutuskan Untuk Pulang Kerumah Karena Sudah Sore
"Sampai Ketemu Besok" kata Azami
"Sampai Ketemu Juga" balasku
Aku Dan Azami Berpisah Didepan Pintu Gerbang Sekolah
__ADS_1
Mungkin Sebelum Pulang Aku Pergi Makan Dirumah Makan Dulu
Aku Memutuskan Untuk Pergi Kerumah Makan Sebelum Kembali Kerumah. Dan Disinilah Hidup Zoro Akan Berubah Kearah Yang Entah Itu Baik Atau Buruk