Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 41 : Situasi Setelah Pertarungan ( I )


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat Membaca ~


Aku(Zoro) hanya terdiam dan terus mendengarkan apa yang diceritakan oleh Zeldir


"Sederhananya dunia ini menjadi seperti ini karena dewa dari duniaku atau biasa disebut dunia lain" kata Zeldir


"Aku tidak menduga bahwa fenomena ini sebenarnya terjadi karena Dewa dari dunia lain" kata Zoro


"Begitulah, terlalu banyak hal yang tidak terduga telah terjadi dari saat itu sampai sekarang" kata Zeldir


"Dan juga aku sedikit penasaran tentang orang yang dicari oleh Aze- maksudku Ayah siPengemban Takdir kegelapan, kenapa ayah Aze- maksudku ayahnya ayahku ingin ayah dan paman untuk mencarinya !?" tanya Zoro


"Itu karena satu-satunya orang yang dapat mengalahkan Dewa itu adalah pemengban Takdir Kegelapan]


"Jadi begitu ya" kata Zoro


"Walaupun dari pada dibilang satu-satunya mungkin lebih tepat jika dibilang dialah yang dipercaya oleh ras Iblis untuk dapat mengalahkan Dewa itu" kata Zeldir


"Apa dia benar-benar sekuat itu sampai Para iblis mengakuinya !?" tanya Zoro penasaran


"Menurut yang ayahku katakan, orang yang mengemban Takdir Kegelapan memiliki kekuatan yang sangat kuat bahkan melebihi akal sehat para Raja Iblis" jawab Zeldir


Aku sangat terkejut saat mendengar apa yang dikatakan oleh Zeldir, maksudku bahkan melebihi akal sehat Raja iblis !? Mahkluk yang sudah melebih akal sehat manusia sampai mengatakan itu !? jika memang benar kekuatan orang yang mengemban Takdir Kegelapan mungkin dapat menghancurkan dunia ini dengan mudah


"Apa dia memang sekuat itu !?" tanya Zoro


"Sebenarnya Paman juga tidak terlalu yakin dengan ini. Tapi Ayah paman mengatakan itu" jawab Zeldir


Jadi Zeldir juga tidak terlalu yakin tentang itu juga ya


Setelah aku berbicara banyak hal dengan Zeldir kakak Azel dia pun pergi karena memiliki urusan, aku memutuskan untuk kembali ketempat aku sebelumnya berada hanya saja aku sekarang menggunakan mode normal/manusia


Diperjalanan


Aku tidak tau kalau kamu memiliki tujuan seperti itu, kenapa kau tidak memberi tau aku ?


"Itu karena kau tidak pernah menanyakannya" jawab Azel dalam pikiranku


Kira-kira orang seperti apa yang mengemban takdir kegelapan !?

__ADS_1


"Aku juga tidak tau yang aku tau orang yang mengemban Takdir kegelapan banyak melewati masa-masa sulit, menyakitkan dan tragis saat dia muda" jawab Azel dalam pikiran Zoro


Masa-masa sulit menyakitkan, dan tragis ya !? entah kenapa orang yang mengemban Takdir Kegelapan terdengar seperti orang yang memiliki hidup yang sangat kasihan


Setelah berlari selama sepuluh menit aku akhirnya sampai disana. Saat aku sampai disana sangat banyak Hunter yang sedang melakukan pencaria disana


"Kenapa mereka melakukan penyelidikan ditempat yang tidak ada bekas pertempuran atau monster ?


"Mungkin saja sekarang mereka bukan melakukan penyelidikan melainkan sedang mencarimu" jawab Azel dalam pikiran Zoro


Jika kupikir-pikir lagi mungkin itu alasannya, tapi aku akan terlihat sangat mencurigakan jika tidak memiliki luka sama sekali saat aku ditemukan disini


"Kalau begitu, kenapa tidak buat dirimu terluka dengan menebas salah satu tanganmu !?" kata Azel memberikan ide


Sepertinya sekarang aku tidak punya waktu untuk memilih


Aku pun memanggil pedangku dan menebas tangan kiriku


*Tzet* suara pedang menebas kulit lenganku


karena tebasan tadi banyak darah bercucuran yang keluar dari lengan kiriku


"Hah !?" Zoro menyadari bahwa dia menebas lengannya terlalu kuat


Apa yang harus kulakukan sekarang !?


"Bagaimana kalau kamu menggunakan Mode Iblis untuk menutupnya" kata Azel dalam pikiran Zoro


Kau benar, aku hanya harus menggunakan Mode Iblis


Dan saat aku memutuskan dan ingin segera menggunakan Mode Iblis untuk menyembuhkan luka tebasan yang kulakukan sediri karena terlalu dalam


ada masalah lain yang datang, aku tidak sengaja menyenggol penyanggah tembok yang cukup besar dan menyebabkan dinding itu pun menindisku dan membuatku tidak dapat bergerak


Sial !!! kenapa aku harus tertindis tembok sekarang !?


Aku pun menjadi panik karena darahku tidak berhenti keluar dan karena dinding yang menindisku membuat suara yang cukup keras membuat hunter yang sedang melakukan pencarian menyadari keberadaanku yang membuatku tidak lagi bisa menggunakan Mode Iblisku karena jika aku gunakan aku akan ketahuan


"Aku mendengar suara disana, ayo kita coba periksa" kata salah satu hunter


Sekelompok hunter datang kearahku dari suara langkahnya sepertinya sekitar 8 orang yang datang kearahku. Dan saat mereka sampai disana mereka pun langsung memulai untuk memeriksa tembok jatuh yang menindisku dan menemukanku disana


"Ahm, Hunter-san ini mungkin sangat mendadak tapi bisahkan kalian sesegera mungkin untuk membawahku kerumah sakit !? jika aku tidak kerumah sakit secepatnya aku pikir aku akan mati kehabisan darah" kata Zoro

__ADS_1


Setelah aku mengatakan itu semua hunter yang berada disana memperhatikan Luka tebasan dilengan kiriku


"Ahm, Hunter-san bisakah kamu membawahku kerumah sakit !?" tanya Zoro


Setelah aku menanyakan lagi mereka kembali tersadar dan mulai membawahku kerumah sakit


"Ah ya kami bisa, kami akan membawahmu kerumah sakit sesegera mungkin" kata


Sesampainya aku disana luka yang berada ditanganku segera ditangani dengan serum penyembuh tingkat menengah dan sebuh seketikah


Setelah aku dirawat para hunter tadi mulai menayakan identitas diriku. Dan seperti yang dikatakan oleh Azel, mereka memang sedang mencariku


Dari yang aku dengar dari Hunter-san yang meminta pencarian diriku adalah Ayahnya Azami, Yuna, dan Shuna. Sepertinya Yuna Dan Shuna tidak apa-apa setelah pertarungan mereka karena lawan mereka hanya membuat mereka pingsan dan meninggalkan mereka begitu saja


"Oh benar juga, Zoro-kun bagaimana bisa kau bisa tertindis dan mendapatkan luka tebasan dilengan kirimu !?" tanya hunter yang menemukannya


Dan pertanyaan yang sangat tidak ingin aku dengar telah keluar, aku tidak mungkin mengatakan bahwa aku menebas lenganku dan dengan tidak sengaja menyenggol penahan tembok yang menindisku,


Apa yang harus kulakukan sekarang !?


Tepat saat Aku baru memulai berpikir keras untuk mencari alasan apa yang harus kugunakan, ada dua gadis yang datang menjenggukku


"Zoro-kun !!! apa kau baik-baik saja !?" Yuna


Benar kedua gadis tersebut adalah Yuna dan Shuna, mereka sepertinya segera pergi datang kesini setelah mendapatkan informasi bahwa aku telah ditemukan


"Aku baik-baik saja dan apa kalian juga tidak apa-apa !?" tanya Zoro balik


"Kau tenang saja, kami tidak apa-apa" jawab Shuma


"Benar, kau tenang saja kami masih kuat dan sehat" kata Yuna meyakinkan


"Kalau begitu syukurlah" kata Zoro lega


Sepertinya mereka memang tidak apa-apa dan disaat yang sama aku pun tiba-tiba teringat tentang Azami dan Simon


"Benar juga apa kalian tau kondisi Azami dan Simon sekarang !?" tanya Zoro penasaran


Mendengar apa yang kukatakan Yuna dan Shuna terdiam tidak mengeluarkan kata, aku pun merasakan firasat buruk


"Kenapa kalian hanya diam !?" tanya Zoro


"Begini Zoro-kun, mereka berdua sekarang se-" kata Yuna tiba-tiba dihentikan oleh seseorang

__ADS_1


"Shirokiba-chan, biarkan aku yang memberitaukannya kepada nak Zoro" kata Ryo ayahnya Azami


__ADS_2