Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 14 : Aku Dan Kamu


__ADS_3

Didepan Rumah Makan Ada Seseorang Yang Sangat Dikenali Oleh Zoro. Betul Dia Adalah Shirokiba Yuna


Situasi Ini Sangatlah Canggung Aku Tidak Pernah Berpikir Aku Akan Bertemu Dengan Shirokiba-chan Dirumah makan. Apa Yang Harus Aku Lakukan Disituasi Seperti Ini !?


"Z-Zoro-Kun Kenapa Kamu Disini !!?.Apa Kamu Ingin Pergi Untuk Makan Disini Juga !!?" tanya Yuna gugup


Uah. Dia Terlihat Seperti Tidak Ingin Bertemu Denganku !!!


"Ah !!!. Shirokiba-san. Tidak Aku Hanya Lewat, Kalau Begitu Aku Permisi Dulu" jawabku pergi


Tiba-Tiba Shirokiba-chan Menarik Bajuku


"Shirokiba-chan Ada Apa?" tanyaku panik


"Apa Kau Yakin Tidak Kesini Untuk Makan?' tanya Yuna


"Aku Yakin. Jadi aku Permisi Dulu: jawabku


*Growl* Suara Perutku Kelaparan


"Kupikir Aku Mampir Dulu Untuk Makan Sebelum Pulang" kataku malu


Sial Kenapa Harus Sekarang Perut !!? Sekarang Aku Tidak Dapat Pergi Dari Situasi Cangguh ini Karena kau


"K-Kalau Begitu, Ayo Kita Makan Sama-sama Disini" Dengan Nada Suara Gugup Dia Mengatakan Itu Kepadaku


"Baiklah !!!. Kenapa Tidak" kataku Sambil Memegang Bagian Belakang Kepalaku


Karena kami Memutuskan untuk Makan Bersama kami pun Duduk Disatu Meja Makan. Tapi Situasinya Masih Tetap Sama, aku atau Yuna Tidak Dari Salah Satu Dari kami Memulai Percakapan Sama Sekali


Situasi Ini Sangat Tidak Nyaman, Aku Membencinya.Apa Yang Harus Kulakukan?, Sepertinya Disituasi Yang Sangat Canggung Ini Percakapanlah Yang Dapat Memecahkan Situasi Tidak Nyaman Ini. Tapi Apa Yang Harus Kukatakan Ini Membuatku Bingung !!


"Situasi ini Sangat Canggung, Padahal Aku Sudah Mendapatkan Kesempatan Untuk Meminta Maaf Kepada Zoro-kun Karena Menghindarinya Setiap Saat. Tapi Apa Yang Harus Kukatakan" pikir Yuna


Kami berdua hanya Terus Terdiam Tanpa Percakapan Sedikitpun, Sampai Saat Seseorang Datang Untuk Mengambil Pesanan kami


"Ahm. Permisi Apa Kalian Sudah Memutuskan Untuk Memesan Makanan?" tanya pelayan restoran itu


"Ah Iya Tentu Saja !!!. Kalau Begitu Aku Memesan Nasi Goreng Special Satu, Shirokiba-chan Kamu Ingin Memesan apa?" tanyaku


"Ehh? A-Aku Memesan Nasi dan Tofu Rebus" jawab Yuna


"Nasi Goreng Dan Tofu Rebus Apa Ingin Memesan Minuman Juga?" tanya pelayan itu


"Benar Juga. Aku Ingin Jus Manga, Dan Shirokiba-chan?" tanya


"Aku Pikir Aku Ingin Green Tea Satu" jawab Yuna


"Kalau Begitu, Mohon Tunggu Pesanan Anda Datang" kata pelayan itu pergi


"Anu, Zoro-kun !!!" kata Yuna tiba-tiba


"Ada Apa Shirokiba-chan?. Tiba-Tiba Memanggil Namaku" tanyaku canggung


"Ada Sesuatu Yang Ingin Kukatakan Kepadamu" kata Yuna


"Katakan Kepadaku?" tanyaku bingung


"Aku Minta Maaf !!!" kata Yuna Maaf Dengan Cara Meminta Maaf Orang Jepang Dia Membungkuk Sedikit


"Minta Maaf ? Memang Kamu Ada Melakukan Sesuatu?" tanyaku bingung


"Saat Itu Aku Terus Menerus Menghindarimu Jadi Aku Minta Maaf" jawab Yuna


"Pfft,Hahahaha. Shirokiba-chan Kamu Tidak Perlu Minta Maaf, Dari Pada Itu Aku Mau Kalau Kamu Tidak Mengindariku Dari Pada Meminta Maaf" jawabku tertawa


"Tentu Saja" kata Yuna Sambil Tersenyum Senang


Sudah Kuduga Shirokiba-chan Akan Sangat Cantik Ketika Dia sedang Tersenyum


"Pesanan Kalian Telah Datang. Selamat Menikmati" kata pelayan itu


"Karena Pesanan Kita Sudah Datang, Ayo Kita Nikmati Mumpung Masih Panas" kataku


Setelah Pesanan kami Datang aku Dan Yuna Menikmati Makanan kami Sambil Berbincang-bincang, kami bahkan sampai Tertawa


Dan telat setelah selesai kami pun langsubg pergi


"Semoga Harimu Menyenangkan" kata pelayan itu


"Huahh !!!. Tadi Itu Sangat Enak" kataku


"Kupikir Juga Begitu, Tempat Ini Terasa Nyaman Juga" tambah Yuna


"Kalau Begitu Bagaimana Kalau Lain Kali Kita Datang Lagi ?" tanyaku


"Datang Lagi? Apa Maksudnya Hanya Berdua? Bukannya Itu Artinya Aku akan Berkencan Dengan Zoro-kun" pikir Yuna Memerah

__ADS_1


"Hmm? Shirokiba-chan Apa Kamu Tidak Apa-Apa?" tanyaku khawatir


"Tentu, Aku Baik-Baik Saja" jawab Yuna


"Kalau Shirokiba-chan Mengatakan Itu Aku Akan Percaya. Dari Pada Itu Karena Ini Sudah Malam lebih Baik Aku Mengantarmu Pulang" kataku


"Ehh? Aku Tidak Bisa Untuk Merepotkanmu Zoro-kun" kata Tuna ingin menolak karena merasa tidak enak


"Tidak Apa-Apa Shirokiba-chan Lagipula Berbahaya Untuk Seorang Gadis Berjalan Sendirian Saat Sudah Gelap" kataku lagi


"Kalau Begitu, Baiklah" balas Yuna


aku Dan Yuna Berjalan Menuju Rumah Yuna dengan Berdampingan


"Aku Pulang Ditemani Oleh Zoro-kun. Zoro-kun Adalah Orang Yang Sangat Baik Dia Juga Pengertian, Jika Apa Yang Dikatakan Azami-kun Benar Dan Dia Menyatakan Perasaannya Kepada Ku Aku Tidak Tau Apa Yang Harus kulakukan Jika Dia Melakukannya" pikir Yuna


"Shirokiba-chan, Ada Apa Kenapa Diam Saja?" tanyaku


"T-Tidak Ada Apa-Apa. Dan Zoro-kun Terima Kasih Karena Mau Mengantarku Pulang, Padahal Jalan Rumah Kita Berbeda arah" kata Yuna berterima kasih


"Tidak Masalah. Akukan Sudah Mengatakan Kalau Aku Tidak Bisa Membiarkan Gadis Cantik Sepertimu Sendirian Dijalan Saat Malam Hari, Karena Mungkin Kamu Akan Diserang Orang-Orang Jahat" kataku tersenyum


"T-Terima Kasih Karena Sudah Mengkhawatirkanku" kata Yuna


"Zoro-kun Mengkhawatirkanku Aku Tidak Tau Mengapa Aku Sangat Srnang Terlebih Lagi Dia Mengatakan Bahwa Aku Gadis Cantik. Haaaaaaa!" Pikir Yuna dengan wajah memerah


Tiba-Tiba Getaran Tanah Telah kurasakan dan sepertinya Shirokiba-chan juga meraskannya


"Zoro-kun Apa Yang Terjadi?" tanya Yuna


"Shirokiba-chan Menghindarlah !!!" kataku Sambil Mendorong Yuna Dari Tempatnya Dia Berdiri


*Dreer* Suara Sesuatu Keluar Dari Dasar Tanah


"Tch Dasar Sialan !!!" kataku kesal


"Zoro-kun Apa Kamu Tidak Apa-Apa ?" tanya Yuna khawatir


"Tenang saja Shirokiba-chan, Aku Baik-Baik Saja" jawabku


"Zoro-kun Apa Kamu Tau Apa Yang Terjadi?' tanya Yuna


"Tadi Kita Diserang, Tapi Aku Tidak Tau Mahkluk Apa Yang Menyerang Kita" jawabku


"Kalau Begitu Lebih Baik Kalau Kita Melaporkannya Kekantor Pusat Hunter" kata Yuna


"Kalau Begitu Kamu, Harus Cepat Untuk Menelepon Mereka, Karena Monster Itu Akan Datang Lagi Untuk Menyerang" kataku


Tiba-Tiba Ada Monster Yang Muncul Dibelakang Yuna dan Itu Adalah Monster Rank B Earth Lizard, Monster Itu Berencana Untuk Menyerang Yuna


"Awas, Shirokiba-chan Dibelakangmu" kataku memberitau


"Diibelakangku?] Yuna Menoleh Kebelakang


*Graaah* Melolong


"Shirokiba-chan Menghindarlah" kataku Sambil Menarik Yuna Dari Posisinya Berada Karena Monster Itu Mulai Menyerang


Monster Itu Menyerang Dengan Menggunakan Ekornya


"Arrgh !!!' jeritku terkena serangan


"Zoro-kun !!! Dasar Kau Monster. Tenma Dan Teryu Datang Lah" kata Yuna memanggil artifak sihirnya


Dua Buah Pedang Satu Tangan Muncul Di Tangan Yuna Berbilah Putih Dan Tengahnya Kuning Dengan Gangang Pedang Dan Pelindungnya Berwarna Emas. Yuna Pun Mulai Menyerang


"Walaupun Teknik Ini Belum Sempurna. Aku Akan Tetap Mencobanya Karena Disini Ada Zoro-kun Yang Terluka" pikir Tuna


"Mati Kau Monster !!!" seru Yuna


(Twin Light Sword Art : Double Cross Strike)


*Graaah* Monster Itu Melolong Kesakitan


"Apa Itu Berhasil !!?" pikir Yuna


Tetapi Harapan Yuna Hilang Saat Melihat Luka Monster Kadal Tanah Itu Pulih Kembali


"Mustahil !!!. Seranganku Tidak Bekerja" kata Yuna tidak percaya


*Graaah* Monster Itu Maju Dan Menyerang Yuna


"Uagh !!!" Yuna terkena serangan


Yuna Terlempar Kearah dimana aku berada Karena Serangan Monster Kadal Itu


"Sialan Kau Monster" kata Yuna menahan rasa sakit

__ADS_1


Yuna Mencoba Untuk Berdiri Tetapi Luka Yang Diterimanya Telah Membuat Tubuhnya Tidak Dapat Untuk Berdiri


Monster Itu Pergi Menuju Dimana Yuna Tergeletak


"Sepertinya, Dia Ingin Mengakhiriku. Maafkan Aku Zoro-kun Karena Telah Membawamu Kedalam Keadaan Ini. Padahal Aku Ingin Pergi Bersenang-Senang Denganmu Lebih Lama Lagi" pikir Yuna


*Graaah* Monster Itu Ingin Menghabisi Yuna Yang Sudah Tergelerak Tidak Berdaya


Seakan Menerima Takdirnya Yuna Menutup Mata


*Graaaah* Suara Monster Kesakitan


"Apa Yang Terjadi ?" tanya Yuna bingung


"Shirokiba-chan Apa Kamu Baik-Baik Saja?" tanyaku


"Zoro-kun !!? Apa Kamu Baik-Baik Saja? Lebih Penting Lagi Zoro-kun Cepat Pergi Dari Sini Kamu Akan dibunuh Oleh Monster Itu" kata Yuna


"Tenang Saja Shirokiba-chan. Dan Juga Ada Sesuatu Yang Ingin Kukatakan Kepadamu, Setelah Ini" kataku sambil tersenyum


"Apa Yang Ingin Kau Lakukan? Jangan Bilang !!?. Zoro-kun Jangan Bertarung Dengan Monster Itu" kata Yuna


"Tenang Saja !!!. Kurogi]l" kataku Memanggil Artifak Sihirku


"Dasar Monster Sialan !!!. Kau Akan Terima Akibatnya Karena Berani Melukaiku Dan Shirokiba-chan" kataku


(Silver Moon Edge Sword Art : Crestcent Moon Slash)


Tiga Tebasan Berbentuk Bulan Sabit Menebas Monster Itu


*Graah* Melolong Kesakitan


Setelah Menggunakan Teknik Sihir Pedangku akuSegera Pergi Mendekat Ke Monster Kadal Itu


"Aku Tau Kamu Memiliki Kekuatan Regenerasi jadi Akan Kutambah Dengan Teknik baruku" kataku


(Silver Moon Edge Sword Art : Half Moon Slash)


Itu Adalah Gerakan Menebas Dalam Kondisi Apapun Sebesar 180 Derajat Karena Belum Sempurna


Setelah Terkena Serangan Itu Monster Itu Pun Mati


"Sepertinya Kamu Sekarang Sudah Semakin Kuat, Dapat Membunuh Monster Rank B Dalam Mode Normal" kata Azel dalam pikiranku


Tentu Saja Aku Makin Kuat. Kamu Pikir Berapa Lama Aku Latihan Untuk Hanya Menggunakan Artifak Sihirku, Terlebih Lagi


"Akhirnya Mati Juga. Punggungku Masih Sakit Karena Serangannya Tadi" kataku menyentuh punggungku karena kesakitan


"Kupikir Lebih Baik kamu Segera Membantu Wanita manusia Itu" kata Azel dalam pikiranku


Benar Juga Shirokiba-chan !!!


Setelah aku Mengingatnya aku pun Bergegas Menuju Ketempat dimana Yuna berada


"Shirokiba-chan Apa Kamu Baik-Baik Saja?" tanyaku


"Ahh Ya, Aku Baik-Baik Saja Hanya Saja Aku Mendapat Sedikit Luka Jadi Aku Tidak Bisa Berdiri" jawab Yuna


"Kalau Begitu Biar Kugendong" kataku


"Kau Tidak Perlu Mengendongku" kata Yuna ingin menolak


"Tidap Apa-Apa. Aku Merasa Tidak Enak Untuk Meninggalkanmu Seperti Itu" balasku


"Kalau Begitu Baiklah" jawab Yuna memerah


aku Mengendong Yuna Dipunggungku Sambil Berjalan Menuju Klinik Terdekat


"Jadi Apa Yang Ingin Kau Katakan Kepadaku Zoro-kun" tanya Yuna


"Anu. Shirokiba-chan Saat Diturnamen Nanti Jika Aku Menang Melawan Yamamoto Apa Kau Mau Menjadi Pacarku" kataku Dengan Muka Sedikit Memerah


Karena Kaget Dengan Pernyataan itu Muka Yuna Menjadi Memerah. Disaat yang sama Dia juga Sangat Gembira Dan Di Saat Itu Juga Dia Menyadari Bahwa Dia Juga Menyukai Zoro


"Sepertinya Aku Juga menyukai zoro-kun" pikir Yuna


"A-Apa Kau Yakin Tentang Itu?" tanya Yuna


"Aku Yakin. Aku Selalu Menyukai Shirokiba-chan, Jadi Apa Kamu Tidak Keberatan?" tanyaku


Hati Yuna Merasa Sangat Gembira


"A-Aku Tidak Keberatan" kata Yuna Dengan Suara Ringan Dan Kecil


"Kamu Tidak Keberatan !? Aku Sangat Senang Sekali" kataku


"T-T-Tapi Kamu Harus Menang Dulu Melawan Yamamoto Mengerti" kata Yuna mengingatkan

__ADS_1


"Aku Berjanji Akan Menang, Jadi Aku Bisa Jadi pacarmu Yang Dapat Kamu Banggakan" kataku tersenyum


Dalan Kesunyian Malam Zoro Dan Yuna Membuat Janji Mereka Dengan Senyum Dan Tawa


__ADS_2