Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 167 : Evolusi Tidak Terduga


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Tepat setelah Azel memberikan informasi tentang cara membuat kontrak ikatan jiwa antara tuan dan pelayan secara paksa.


Aku pun langsung mendekat ke Dai anak laki-laki raja Drake yang sedang tidak sadar lalu bersiap-siap untuk membuat kontrak ikatan jiwa.


"Ingat. Cara membuat kontrak ikatan jiwa antara tuan dan pelayan kurang lebih sama seperti kontrak ikatan jiwa yang kau buat dengan Ryu, perbedaannya kau bukan mengalirkan energi Manamu untuk diberikan secara percuma, melainkan menggunakan energi Manamu untuk mengikat jiwanya" kata Azel mengingatka dalam pikiranku.


Aku tau itu. Lagipula kau sudah menjelaskannya kepadaku sebelumnya.


"Jadi beritahu aku. Bagaimana caranyauntuk membuat kontrak ikatan jiwa antara tuan dan pelayan ?" tanya Azel didalam pikiranku.


Pertama aku meminumkan darahku kemulutnya, setelah itu aku hanya perlu mengalirkan energi Manaku kedalam tubuhnya dan membayangkan energi Mana itu menjadi sebuah rantai untuk mengikat jiwanya.


"Karena sepertinya kau sudah mengerti. Cepatlah buat kontrak ikatan jiwa itu dengan si anak laki-laki Drake itu" kata Azel didalam pikiranku


Tepat setelah Azel mengatakan itu, aku pun segera mendekat dan melakukan apa yang dijelaskan oleh Azel kepadaku.


Dan setelah aku berhasil membuat kontrak ikatan jiwa antara tuan san pelayan. Tiba-tiba saja Dai anak raja Drake itu berteriak kesakitan.


Karena itu sangat tiba-tiba, aku pun langsung melompat terkejut.


"Wuaah !!!"


Sialan itu membuatku sangat terkejut. Kenapa dia tiba-tiba saja berteriak kesakitan begitu ?"


"Tentu saja dia berteriak kesakitan. Lagipula kau telah membuat ikatan jiwa antara tuan dan pelayan dengan cara paksa.


Aku yakin rasa sakit itu sangat tidak tertahankan, bahkan mungkin saja dia bisa mati karena itu" kata Azel acuh tak acuh dalam pikiranku.


Kalau begitu, bukannya ini sama saja sebagai penyiksaan kejam sebelum membunuhnya ?.


"Ini mungkin bisa dibilang penyiksaan kejam. Tapi aku yakin dia tidak akan mati, lagipula dia adalah True vampire/vampite sejati"kata Azel dalam pikiranku.

__ADS_1


Tepat saat aku sedang berbicara dengan Azel didalam pikiranku. Aku menyadari raja Drake mendekat kearahku.


"Zoro apa yang telah kau lakukan kepada Dai ? apa kau mungkin ingin menyiksanya dulu baru membunuhnya ?" tanya raja Drake dengan wajah yang sangat khawatir


"Tenanglah, aku tidak bermaksud untuk menyiksa atau membunuhnya. Aku hanya membuat kontrak ikatan jiwa tuan dan pelayan dengannya secara paksa"


Aku menghilangkan pedangku


Mendengar apa yang kukatakan, raja Drake langsung mengeluarkan ekspresi yang sangat terkejut.


"Kau sedang membuat ikatan jiwa tuan dan pelayan ? dengan Dai ?" tanya raja Drake masih sangat terkejut.


"Benar. Setelah aku memikirkannya lagi, aku berubah pikiran dan berencana untuk membawanya bersamaku dari pada membunuhnya"


"Tapi kenapa harus membuat kontrak ikatan jiwa tuan dan pelayan dengan Dai ?" tanya raja Drake.


"Tentu saja untuk jaminan"


"Jaminan ?" tanya raja Drake.


"Tanpa haeus aku beritahu kau seharusnya sudah tau kalau dia itu sangat membenciku bukan ?. Dan karena itu aku pun memutuskan untuk membuat ikatan jiwa tuan dan pelayan dengannya agar dia tidak mencoba hal bodoh seperti mencoba untuk membunuhku"


Setelah mencerna apa yang telah aku katakan, raja Drake pun langsung mengerti.


"Kau tenang saja. Dia akan baik-baik saja"


"Jadi begitu" kata raja Drake mengerti.


Walaupun aku mengatakan itu,sebenarnya aku juga tidak yakin. Lagipula Azel mengatakan kalau dia mungkin saja mati karena tidak bisa menahan rasa sakit itu.


5 menit sudah berlalu semenjak, aku membuat kontrak ikatan jiwa tuan dan pelayan dengan Dai anak laki-laki raja Drake.


Untuk sekarang dia sudah berhenti berteriak kesakitan. Akan tetapi kesadaranya masih belum kembali dan tetap pingsan ditanah.


Beberapa saat setelah dia berhenti berteriak kesakitan, tiba-tiba saja aku merasakan energi Mana Dai anak laki-laki raja Drake itu menghilang secara perlahan.


Azel apa yang terjadi dengannya ? kenapa energi Mananya tiba-tiba saja turun secara perlahan ? apa jangan-jangan dia sudah mati karena tidak bisa menahan rasa sakit itu ?.


Tenanglah dia masih hidup. Akan tetapi aku juga tidak yakin kenapa energi Mananya tiba-tiba saja menurun secara perlahan.

__ADS_1


Jadi apa yang sebaiknya kita lakukan sekarang ?.


"Tidak ada yang spesial, kita hanya bisa menunggu untuk saat ini" kata Azel dalam pikiranku.


Walaupun kau bilang begitu, sebenarnya berapa lama kita akan menunggu ?.


"Entahlah. Tapi aku yakin itu tidak akan sebentar" kata Azel dalam pikiranku.


Setelah percakapan itu, aku pun memutuskan untuk menunggu Dai anak laki-laki raja Drake itu sadar.


Dan setelah memunggu selama kurang lebih 3 jam, aku merasakan energi Mana anak laki-laki raja Drake itu meningkat dengan sangat drastis.


Tidak hanya itu. Ada aura merah darah dan sedikit aura kegelapan yang keluar dari tubuh anak laki-laki raja Drake itu.


"Apa yang terjadi ?!"


Dan tepat saat aura merah darah dan sedikit aura kegelapan terus-menerus keluar dari tubuhnya, kulit anak laki-laki raja Drake itu tiba-tiba saja menjadi retak semua


"Sepertinya tubuhnya akan berevolusi menjadi tubuh True Vampire/Vampir sejati" kata Azel dalam pikiranku.


Heh ?! berevolusi ?! bagaimana bisa itu terjadi ?!.


"Kemungkinan besar karena energi Mana yang kau berikan kepadanya tadi saat membuat kontrak ikatan jiwa, sepertinya dia mendapatkan keuntungan" kata Azel dalam pikiranku.


Jadi begitu ya.


Setelah beberapa saat berlalu, aura yang terus menerus keluar dari tubuh anak laki-laki raja Drake itu, tiba-tiba saja menyelimuti tubuhnya.


Tunggu dulu. Bukannya ini mirip seperti yang terjadi kepada Ryu di Crying Forest saat itu ?.


"Kau memang benar, hanya saja dia sebagian besar diselimuti oleh energi Mananya. Dan juga sepertinya proses evolusi ini akan memakan banyak waktu yang cukup lama" kata Azel sutuju dalam pikiranku.


45 menit pun berlalu semenjak tubuh anak laki raja Drake itu diselimuti oleh aura yang keluar dari tubuhnya sendiri.


Aura yang menutupi tubuhnya pun menghilang dengan perlahan-lahan.


Setelah semua aura yang menutupinya menghilang, aku melihat ada seorang pria berambut pirang panjang dan memiliki kulit putih hampir seperti tembus pandang sedang tertidur disana.


Karena evolusinya sudah selesai. Kira-kira seberapa kuat dia sekarang ?.

__ADS_1


"Seharusnya kau tidak perlu bertanya tentang hal itu. Dari energi Mananya yang meluap-luap seharusnya kau sudah tau seberapa kuatnya dia sekarang" kata Azel mengatakan


Tepat setelah Azel mengatakan hal seperti itu didalam pikiranku. aku menyadari anak laki-laki raja Drake itu sudah kembali sadar.


__ADS_2