
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat membaca ~
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Apa kau lupa ? walaupun tidak sepenuhnya, dia sudah menyatuh dengan roh api, tentu saja sihir api hitam tidak akan bisa banyak melukainya" kata Azel dalam pikiranku.
Apa yang kau katakan memang masuk akal.
"Tidak kusangka, aku masih bisa teluka karena sihir api walaupun aku sudah menyatuh dengan roh api"
Kata wanita berambut merah itu berjalan keluar dari sisa sihir api hitam yang kugunakan sebelumnya.
"Ku akui kau sangat kuat, karena bisa selamat dari sihir api hitamku. Walaupun begitu, situasinya tetap tidak berubah, hari ini juga kau akan mati ditanganku"
Aku berjalan mendekat kearah dimana wanita berambut merah api itu berdiri.
Tetapi ada hal yang tidak terduga telah terjadi.
Tiba-tiba saja tubuhku kehilangan kekuatannya dan jatuh ketanah.
K-kenapa aku tiba-tiba saja kehilangan semua tenagaku ? aku bahkan tidak bisa berdiri lagi.
"Ini gawat. Sepertinya kau sudah menggunakan semua energi Mana yang ada ditubuhmu" kata Azel dalam pikiranku.
Memang apa hubungannya dengan situasiku saat ini ?.
"Apa kau bodoh ? energi Mana adalah kekuatan utama dari seluruh mahkluk hidup yang memiliki energi Mana didalam tubuhnya.
Jadi jika seseorang kehabisan energi Mananya, orang itu tentu saja tidak dapat bergerak sampai energi Mananya telah pulih kembali" kata Azel dalam pikiranku.
Aku mengerti sekarang, singkatnya keadaanku sekarang sangatlah buruk, bukan ?.
"Hahaha, sepertinya kau sudah benar-benar kehabisan energi Mana"
Kata wanita berambut merah api sambil tertawa ringan.
Sial ! kalau begini, situasinya telah berubah 360°. Apa yang harus aku lakukan sekarang ?.
Tepat saat aku sedang panik mencari jalan keluar dari situasi yang kualami, aku menyadari bahwa kabut tebal telah muncul disekitar aku dan wanita berambut merah api itu.
Dan setelah kami tertutup kabut tebal sepenuhnya. ada seseorang yang keluar dati kabut itu.
"Zoro apa kau baik-baik saja ?"
__ADS_1
Tanya pemimpin utama/Kazuto keluar dari kabut tebal.
"Kalau kubilang baik-baik saja, spa kau percaya ?"
"Hahaha, setelah melihat keadaanmu tentu saja tidak" kata pemimpin utama/Kazuto tertawa ringan.
Setelah mengatakan hal seperti itu, pemimpin utama/Kazuto mengalihkan pandangannya kearah dimana wanita berambut merah api itu berada.
"Tunggulah sebentar, aku akan membantumu berdiri setelah aku selesai mengurus eanita psikopat itu"
Kata pemimpin utama/Kazuto lalu berjalan dengan santai kearah dimana wanita berambut merah api itu berada.
Menyadari pemimpin utama/Kazuto mendekat kearahnya, wanita berambut merah api itu mengambil posisi bertarungnya.
"Jadi bagaimana wanita psikopat ? anak buahku yang satu itu sangat kuat bukan ?"
Tanya pemimpin utama/Kazuto kepada wanita berambut merah api itu sambil mendekat demgan santai.
"Hmph, kau pikir hanya dengan serangan seperti itu, kalian bisa membunuhku ?"
Tanya wanita berambut merah api itu dengan sombong.
"Tentu saja tidak, lagipula kau memiliki kekuatan yang sangat luar biasa"
Jawab pemimpin utama/Kazuto berhenti dijarak yang cukup dekat dengan wanita berambut merah api itu.
Kata wanita berambut merah api itu dengan sombong.
"Kau memang tidak akan mati karena serangan yang dilancarkan oleh Zoro kepadamu.
Melainkan ditanganku. High Tier Ilusion Eye Magic Art : Eternal Ilusion Prison"
Kata pemimpin utama lalu mengaktifkan sihirnya dengan menatap wanita berambut merah itu menggunakan mata sihirnya.
Tepat setelah pemimpin utama/Kazuto menatap wanita berambut merah api itu
dengan mata sihirnya.
Wanita berambut merah api itu, tiba-tiba saja berhenti bergerak dan terjatuh ketanah.
"Yosh, karena semuanya sudah selesai, aku akan membantumu berjalan" kata pemimpin utama/Kazuto berjalan mendekat kearahku.
"Apa ini benar-benar sudah berakhir ? kenapa tiba-tiba saja wanita berambut merah api itu terjatuh ketanah, dan tidak bergerak sedikitpun sampai sekarang ?"
"Tenang saja. Wanita itu telah terkena sihir ilusi tingkat tinggi milikku. Wanita psikopat itu tidak akan bisa keluar dari penjara ilusi abadi milikku untuk selamanya" jawab pemimpin utama/Kazuto membantuku berdiri.
Tanpa membuang-buang waktu, kami pun langsung pergi menuju dimana Daiki dan Kyoya sedang bertarung bersama melawan seorang paman pengguna pedang bermata dua yang berukuran besar.
__ADS_1
Dan setelah berjalan selama 10 menit kami pun akhirnya sampai dilokasi Daiki dan Kyoya sedang bertarung bersama melawan seorang om-om.
Dari jarak yang aman, aku menyaksikan pertarungan mereka.
Tanpa diragukan lagi, pertarungan itu tidak kalah hebatnya dengan pertarunganku sebelumnya.
Paman pengguna pedang besar itu, sangatlah kuat, saking kuatnya walaupun Daiki dan Kyoya sudah menyerang paman itu secara bersamaan. Mereka tetap tidak bisa mengalahkannya.
"Sepertinya mereka sangat kesulitan untuk mengalahkan paman itu"
Kata pemimpin utama/Kazuto mengamati pertarungan antara Daiki dan Kyoya melawan paman pengguna pedang besar.
"Jadi apa kita akan pergi kesana untuk membantu mereka bertarung ?"
"Aku akan membantu mereka. Kau lebih baik tetap disini untuk memulihkan energi Manamu.
Lagipula, aku yakin hanya dengan sedikit bantuanku mereka bedua pasti bisa mengalahkan paman pengguna pedang itu" kata pemimpin utama/Kazuto lalu pergi menuju lokasi pertarungan antara Daiki dan Kyoya melawan paman itu.
Pertarungan itu berjalam sesuai apa yang dikatakan oleh pemimpin.
Hanya dengan sedikit bantuan berupa sebuah sihir ilusi dari pemimpin utama/Kazuto.
Pertarungan itu langsung berakhir setelah Daiki menyerang paman itu dengan beberapa serangan tepat dititik vital, saat paman itu sedang terpengaruh sihir ilusi milik pemimpin utama/Kazuto.
Setelah pertarungan itu, mereka bertiga pun segera pergi menuju lokasi dimana aku berada.
"Jadi Zoro. Bagaimana dengan pertarunganmu tadi ? apa menyenangkan ?"
Tanya Daiki setelah sampai dilokasiku.
"Tentu saja tidak. Karena melawan wanita berambut merah itu, aku sekarang malah kehabisan energi Mana dan membuatku tidak bisa bergerak bebas, jadi bagaimana dengan pertarungan kalian ?"
"Kurang lebih sama seperti pertarunganmu. Paman itu sangatlah kuat, kemampuan berpedangnya sangatlah mengerikan.
Aku dan Kyoya bahkan tidak bisa mengalahkannya, walaupun sudah mengeluarkan semua kekuatan kami" jawab Daiki tersenyum masam
"Sepertinya kalian juga merasa kesulitan.saat bertarung ya" kata pemimpin utama/Kazuto
"Pemimpin karena sudah selesai,bagaimana kalau kita keluar dari pulau ilusi ini ?"
"Kau benar juga, lagipula kita juga harus membersihkan sisa-sisa sampah yang berserakan dikapal pesiar"
Kata pemimpin utama/Kazuto setuju lalu membatalkan sihir ilusi pulau itu.
Tepat setelah pemimpin utama membatalkan sihir ilusi miliknya, tiba-tiba saja daerah disekitar kami dipenuhi oleh kabut yang sangat tebal.
Dan setelah beberapa saat berlalu kabut tebal itu pun hilang, dan kami pun tiba dikapal pesiar.
__ADS_1
"Akhirnya kalian keluar juga" kata seseorang tepat setelah kami kembali kekapal pesiar.