
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat membaca ~
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pada awalnya dia sedikit ragu menggunakan teknik yang belum bisa dia kontrol dengan benar disituasinya saat ini. Akan tetapi setelah dia menggunakannya. Rasa ragunya menghilang dan Zoro mulai tersenyum melihat situasinya saat ini.
Dia berhasil menggunakan kesempatan yang miliki untuk membalikan keadaan menjadi lebih unggul.
Akan tetapi, walaupun dia berhasil membalikkan keadaan. Dia memiliki masalah lain.
'Ini menjadi semakin sulit dikendalikan'
Hanya setelah dia berhasil menyerang 7 kali. Teknik pedang sihirnya sudah menjadi semakin sulit untuk dikontrol.
"Ugh
Serangan Zoro yang datang terus menerus perlahan mulai memberikan kerusakan kepada pria berambut putih.
- Lakukan terus seperti itu. Jangan sampai kau kehilangan kendali dan membuat teknik pedang sihirmu menghilang.
'Aku tau itu'
Walaupun teknik pedang sihirnya semakin sulit dikontrol. Zoro tetap tidak menghentikan serangan beruntun agresifnya.
"Dasar kau iblis sialan"
Pria berambut putih itu merasa jengkel terhadap serangan Zoro dan mulai mengayunkan tangan kanannya dari atas untuk menyerang.
*Boom*
Serangan itu meleset dan mengenai tanah dan meninggalkan bekas kehancuran disana.
Zoro yang berhasil menghindari serangan itu. Melancarkan tebasan pedang ke bagian kiri perut pria berambut putih.
Darah mulai keluar dari luka tebasan yang diterima oleh Pria berambut putih.
Disisi lain Zoro merasa semakin kesulitan untuk mengendalikan teknik pedang sihirnya karena berhasil mengambil cukup banyak energi Mana dari serangan sebelumnya.
__ADS_1
Walaupun begitu. Zoro tidak menghentikan serangannya dan langsung mengayunkan pedangnya ke leher pria berambut putih.
Akan tetapi serangannya kali ini hanya berhasil menyerap energi Mana dari Holy barrier karena dihindari oleh pria berambut putih.
Setelah berhasil menghindari serangannya pria berambut putih itu mulai menjauh darinya.
"Dasar iblis licik sialan."
Pria berambut putih memegang luka tebasan yang berada di bagiab kiri perutnya.Dia sudah kesulitan karena luka yang ada di bahunya masih terasa sakit dan belum pulih.
Tapi sekarang dia mendapatkan luka tebasan yang sama parahnya dengan luka dibahunya. Terlebih lagi dia sudah kehilangan energi mana dalam jumlah yang cukup banyak karena telah diserap oleh iblis yang menyerangnya.
'Sialan. Ini karena aku meremehkannya'
Pada awalnya dia sedikit penasaran dan ingin mengetes kekuatan iblis bangsawan yang ada didepannya karena dia secara khusus telah diperintahklan oleh Dewa yang memberikan berkah kepadanya untuk mencari tau identitasnya.
Karena dia berpikir kalau tidak mungkin seorang Demon Duke yang tidak sempurna bisa mengalahkannya yang memiliki kekuatan cahaya suci yang memberikan dia kemampuan penyembuhan diri yang tinggi dan kekuatan serangan yang sangat destruktif.
Akan tetapi fakta berkata lain. Dia berakhir dengan kondisinya sekarang. Walaupun dia merasa sangat terhina dia tidak menunjukkannya karena dia sedang menjalankan perintah dari sang Dewa dan langsung mengambil posisi bertarungnya dan mulai memikirkan cara untuk menyelesaikannya.
Tepat saat Pria berambut putih berpikir untuk menyelesaikan tugasnya. Zoro mulai maju menyerangnya dengan sangat cepat.
Pria berambut putih itu dengan cepat menghindari serangan yang datang. Tetapi tidak seperti sebelumnya.
"Raging Lion Strike"
*Baam*
"Ugh"
Karena tidak menyangka kalau pria berambut putih menyerang. Zoro pun terkena serangan tinju diperutnya dengan telak dan membuatnya sampai terlempar mundur.
Walaupun begitu dia segera mencoba menahannya dan berhasil menghentikan dirinya terus terlempar mundur.
Setelah berhasil menghentikan tubuhnya. Dia bisa merasakan rasa sakit mulai menyebar. lutut kanannya jatuh kelantai dan dia pun memuntahkan darah didalam topengnya.
Dan yang lebih parah lagi dia kehilangan kendali terhadap teknik ledang sihirnya. Dan membuat semua sihir kegelapan yang menyelimuti pedangnya menghilang dengan cepat.
- Dasar bodoh bagaimana bisa kau maju menyerang dengan ceroboh dan tidak menghindari serangan seperti itu. Apa kau tidak punya otak ?.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Azel didalam pikirannya. Zoro hanya bisa terdiam tanpa bisa menjawab balik.
__ADS_1
Apa yang dikatakan kepadanya tidaklah salah. Kalau saja dia tidak menyerang dengan ceroboh dan memerhatikan gerakan pria berambut putih itu. Dia tidak akan berada di situasinya saat ini.
Tapi dia juga punya alasan kenapa dia menyerang dengan ceroboh dan tidak memerhatikan gerakan pria berambut putih yang ada didepannya.
Saat dia maju srbelumnya.Teknik pedang sihirnya menjadi semakin liar dan kuat yang membuatnya tidak bisa mengontrolnya kecuali dia memfokuskan semua perhatiannya kepada teknik pedang sihirnya.
"Hahahaha. Sepertinya sekadang kita berada di posisi yang sama"
Pria berambut putih itu memerhatikan kondisi Zoro sambil tertawa dan mulai bergerak maju kearah Zoro.
Zoro yang melihat pria berambut putih bergerak maju kearahnya. Membuatnya mulai ingin mengutuk.
'Dasar bajingan bangs** sialan'
Walaupun begitu, dia dengan cepat mulai berdiri walaupun dia masih bisa merasakan rasa sakit yang merajalela diperutnya.
Setelah Pria berambut putib berada cukup dekat untuk melancarkan serangan. Pria berambut putih itu mengayunkankan tinju kirinya kearah pinggang kanan Zoro.
Walaupun serangan pria berambut putih itu jauh lebih lambat dari sebelumnya. Zoro tidak bisa menghindarinya dan memutuskan untuk bertahan karena tubuhnya tidak dalam kondisi yang memungkinkannya untuk melakukan itu.
*Tang*
Zoro berhasil bertahan dan hanya terdorong sedikit.
Akan tetapi serangan pria berambut putih tidak berhenti disana. Tanpa memberikan Zoro kesempatan untuk bernafas dia terus melemparkan tinjunya.
Walaupun begitu. Zoro terus-menerus menangkis serangan yang datang.
"Apa yang kau bisa hanya itu ?"
Pria berambut putih itu mengayunkan tangan kanannya dari atas kearah Zoro.
Zoro menghindarinya dengan berguling ke kanan dan langsung mencoba untuk menusuk jantung pria berambut putih itu.
Akan tetapi hal tak terduga terjadi saat dia mencoba menusuk jantung pria berambut putih.
Pria berambut putih itu mengubah arah serangannya dengan tangan kiri lalu menyerangnya dengan tangan kanan.
Pedang Zoro menusuk dada pria berambut putih akan tetapi tidak mengenai jantungnnya.
Disisi lain tinju pria berambut putih iti berhasil mengenai wajah Zoro dan menghancurkan topengnya.
__ADS_1
"Kena kau !"
Pria berambut putih itu tersenyum mengetahui dia bisa mengetahui identitss asli iblis bertopeng didepannya.