Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 154 : Sifat Attribut Kegelapan


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Shaahh !!!!!" jerit Blue Lizard/kadal biru itu merasa kesakitan dan marah.


Bagaimana bisa seranganku menembus sihir pertahanan tingkat tinggi seperti itu ? ini sangat aneh.


"Kemungkinan besar itu memiliki hubugan dengan sifat dari attribut kegelapan" kata Azel dalam pikiranku


Memiliki hubungan dengan sifat attribut kegelapan ?. Tunggu, jangan-jangan salah satu sifat attribut kegelapan adalah menghancurkan apapun yang menyentuhnya.


"Kenapa kau berpikir seperti itu ?" tanya Azel dalam pikiranku


Sebelumnya kau mengatakan bahwa pengguna sihir attribut kegelapan, Demon Lord pertama memiliki kekuatan yang dapat menghancurkan apapun yang ada didunia ini.


Jadi aku berpikir, alasan kenapa Demon Lord pertama itu bisa menghancurkan apapun, kemungkinan besar karena sifat attribut kegelapan yang akan menghancurkan apapun tidak seperti elemen lain pada umumnya.


"Mungkin apa yang kau katakan ada benarnya, tapi menurutku sifat menghancurkan terasa sedikit salah" kata Azel dalam pikiranku.


Salah ? jadi menurutmu apa sifat yang cocok untuk mendekripsikannya ?.


"Menurutku kata yang cocok untuk mendekripsikannya adalah menelan daripada menghancurkan" kata Azel dalam pikiranku.


Menelan kau bilang ?.


"Benar, Menelan. Saat aku memperhatikan seranganmu saat menyentuh pertahanan Blue Lizard/kadal biru itu, aku menyadari bahwa seranganmu tidak menerobosnya secara langsung, melainkan melemahkan sihir pertahanan kadal biru itu" kata Azel dalam pikiranku


Heh ?! melemahkan sihir pertahanan cicak raksasa itu ?.


Aku mengerti. Jadi itu maksudmu saat mengatakan sifatnya lebih ke "menelan".


Akan tetapi, walaupun kau mengatakan bahwa sifatnya lebih ke menelan daripada menghancurkan, aku tetap merasa menghancurkan adalah sifat aslinya.


"Apa yang kau katakan memang benar. Mungkin saja kedua-duanya memang sifatnya" kata Azel dalam pikiranku


Heh ?! sekarang kenapa kau berpikir seperti itu ?.


"Sihir attribut kegelapan sepertinya memiliki kemampuan, menyerap dan menghancurkan apapun yang disentuh" mata Azel dalam pikiranku.


Heh ?! jadi maksudmu sihir attribut kegelapan bisa melakukan keduanya ?!.

__ADS_1


"Benar. Sifat dari attribut kegelapan adalah, menghancurkan dan menelan.Sederhananya, attribut kegelapan akan menelan apapun yng dapat ditelan, dan menghancurkan apapun yang tidak dapat ditelan" kata Azel menjelaskan dalam pikiranku.


Aku mengerti sekarang. Jadi saat aku menyerang menggunakan teknik sihir pedangku yang memiliki atttibut kegelapan murni tadi.


Seranganku menyerap energi Mana dari sihir pertahanan Blue Lizard/kadal biru itu, dan menyebabkan kekuatan dari seranganku bertambah.


"Itu benar. Terlebih lagi sifat menghancurkannya juga menambah karena menambahkan kerusakan hanya dengan tersentuh" kata Azel dalam pikiranku


Aku juga berpikir tifak mungkin seranganku dapat menembus kulit yang setara dengan armor tingkat tinggi itu.


Lagipula seranganku hanya menelan sedikit energi Mana dari pertahanan Blue Lizard/kadal biru itu.


"Sepertinya sekarang kepintaranmu sudah lumayan banyak berkembang" kata Azel memuji dalam pikiranku.


Entah kenapa, aku merasa tidak senang mendengar pujian darimu.


"Daripada membicarakan itu, lebih baik sekarang kau mengalahkan monster itu secepatnya.


Jika tidak, kau mungkin tidak akan pernah bisa menyelesaikan tugas yang kuberikan kepadamu tepat pada waktunya" kata Azel dalam pikiranku.


Kau benar juga.


Aku pun mengambil posisi bertarungku lalu bergerak maju untuk menyerang Blue Lizard/kadal biru itu dengan menggunakan Dark Shsdow Step.


Menyadari aku mulai mendekat kearahnya, Blue Lizard/kadal biru itu, mulai menyerangku dengan serangan air yang berasal dari mulutnya.


Walaupun aku sedikit ragu untuk melakukannya, aku tetap menyentuh serangan Blue Lizard/kadal biru itu dengan menggunakan tangan kanan yang sudah ku alirkan energi Manaku hingga aura kegelapan keluar.


Dan setelah aku menyentuh serangan kadal itu, aku sedikit terkejut dengan hasilnya.


Tepat setelah aku menyentuh serangan air itu, tiba-tiba saja serangannya itu mengecil dengan cepat lalu menghilang tanpa sedikit pun jejak.


Apa yang barusan telah terjadi ?!.


"Attribut kegelapanmu barusan menelan semua energi Mana yang terkandung didalam serangan kadal yang barusan dan membuatnya menghilang" kata Azel dalam pikiranku.


Jadi begitu. Yosh, kalau begini aku tidak perlu takut lagi serangannya datang kearahku.


Aku pun langsung menambahkan kecepatanku Dark Shadow Stepku. Tetapi tentu saja, tidak berjalan dengan mudah.


Setelah menyadari serangannya tidak bekerja kepadaku. Kadal itu sekarang tidak menyerangku menggunakan serangan dari mulutnya lagi, melainkan kabur masuk ke dalam hutan.


Tapi walaupun dia sudah berusaha kabur dengan seluruh kekuatannya, aku tetap dapat menyusulnya.


"Kau pikir aku akan membiarkanmu kabur hah ? terima ini"

__ADS_1


Setelah itu aku pun langsung menyerang kadal itu dengan menebaskan pedangku yang sudah dilapisi energi Mana berattribut kegelapan.


Kadal itu pun menerima seranganku dengan telak, dna mendapatkan luka tebasan yang cukup parah ditubuhnya.


Walaupun dia sudah terluka cukup parah, kadal itu tetap mecoba kabur dengan segenap kekuatannya.


"Kau pikir aku akan membiarkanmu kabur begitu saja ?. Matilah !!!"


Aku menebas kadal itu dengan pedangku yang dilapisi energi mana berattribut kegelapan, hingga terbelah menjadi dua bagian.


"Sepertinya kau sudah sedikit mengerti cara menggunakan energi Mana berattribut kegelapan dengan benar" kata Azel dalam pikiranku.


Tentu saja. Tapi tidak kusangka energi Mana berattribut kegelapan ini memiliki kekuatan sebesar ini.


Padahal aku hanya melapisi pedangku dengan energi Mana murni, tapi kekuatannya dapat setara atau bahkan lebih kuat dari pada teknik sihir pedang yang biasa aku gunakan.


"Serangan nergi Mana murnimu lebih kuat daripada teknik sihir pedangmu mungkin karena kau yang baru mengerti sifat energi Manamu atau teknik pedangmu belum sepenuhya beradaptsasi dengan energi Manamu yang sekarang" kata Azel dalam pikiranku.


Itu memang masuk akal.


Tepat saat aku sedamg berbicara dengan Azel didalam pikiranku, tiba-tiba saja aku merasa energi Manaku tersedot kedalam pedangku.


"Heh ?! kenapa energi Manaku tersedot ?"


Tapi anehnya setelah menyedot kurang lebih setengah energi Mana yang ada ditubuhku, pedangku berhenti menyedot lagi.


Tetapi setelah itu, aku pun tiba-tiba diserangan dengan rasa mengantuk yang sangat berat.


"K-kenapa aku tiba-tiba merasa sangat ngantuk ?"


Aku mencoba bertahan dari rasa mengantuk itu dengan menggigit bibirku, tetapi walaupun aku sudah mencoba sekuat tenaga, aku pun tetap tidak bisa menahan rasa mengantuk ini.


"S-sial !!"


Aku jatuh tertidur.


Dan setelah beberapa waktu setelah aku tertidur, aku langsung terbangun.


Tapi anehnya aku tidak berada di Cryong Forest lagi.


Melainkan disebuah kamar gaya jepang.


Dimana aku ?! Azel apa kau tau aku sedsng berada dimana ?!.


Kenapa kau tidak menjawab ?.

__ADS_1


Ini sangat aneh.


Tepat saat aku sedang berpikir seperti itu, aku mendengar suara langkah kaki yang mendekat.


__ADS_2