
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat membaca ~
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kenapa wanita berambut merah api itu, menyerang kearah lain ?.
"Itu sederhana, pemimpin utama Black Monarch itu telah menggunakan sebuah sihir ilusi yang membuat sebuah ilusi dirimu diarah yang berlawanan" kata Azel dalam pikiranku.
Tapi walaupun begitu, bukannya dia tetap bisa menyerangky bersamaan dengan ilusi itu ?.
"Memang jika pemimpin utama Black Monarch itu hanya membuat ilusi dirimu dilawan arah, hal itu akan terjadi" kata Azel dalam pikiranku.
Jadi kenapa wanita berambut merah api itu, hanya menyerang ilusiku ?.
"Itu karena pemimpin utama Black Monarch itu, telah membuat sebuah ilusi yang menyebabkan wanita itu tidak dapat menyadari keberadaanmu yang sebenarnya" kata Azel dalam pikiranku
Jadi begitu, memang kalau pemimpin utama/Kazuto melakukan itu, dia tidak akan dapat menyadari keberadaanku yang sebenarnya.
"Dengan bantuan dari pemimpin utama Black Monarch itu, kau dapat maju menyerang dengan mudah tanpa takut sanita itu menyerangmu" kata Azel dalam pikiranku.
Heh, apa yang kau katakan memang tidak salah.
Karena sudah merasa aman, tanpa sedikitpun mengurangi kecepatan, aku langsung bergerak maju menuju wanita berambut merah api itu.
Dan setelah aku sudah berada cukup dekat untuk menyerangnya, aku pun langsung menggunakan teknik sihir pedangku.
"Terima ini !!!. Black Moon Edge Sword Magic Art : Black Crestcent Moon Hyper Strike"
Dengan teknik sihir pedangku, aku menebas bahu wanita berambut merah api itu.
"Arghh !!!" jerit wanita berambut merah api itu kesakitan
Yosh, sepertinya seranganku telah berhasil melukainnya.
__ADS_1
"B-bagaimana bisa kau berada disini ?" tanya wanita berambut merah api itu terkejut sambil menahan rasa sakit.
"Menurutmu ?"
"Jangan senang dulu, walaupun kau berhasil meluakainya, bukan berarti dia tidak akan menyerangmu" kata Azel mengingatkan dalam pikiranku
"Kau bedebah sialan, matilah. Fire Spirit Magic Art : Fire Spirit Chain"
Kata sanita berambut merah itu lalu menggunakan sihir roh/spiritnya tepat setelah Azel mengatakan hal seperti itu.
Dari tanah tiba-tiba saja muncul 8 rantai berapi yang mencoba untuk menangkapku.
"Tch. Black Moon Edge Magic Sword Art : Black Fullmoon Slash"
Aku memotong rantai-rantai itu dengan menggunakan, teknik sihir pedangku lalu mundur mengambil jarak aman.
Uaah, yang tadi itu hampir saja. Untung saja aku dapat bereaksi tepat waktu.
"Jika saja kau tadi terlambat sedetik untuk bereaksi, mungkin saja sekarang kita akan mati terpangang karena kelalaianmu" kata Azel sedikit marah dalam pikiranku.
Tenang saja, lagipula aku berhasil menghindari akhir yang buruk.
Tepat saat aku sedang berbicara dengan Azel didalam pikiranku, aku menyadari bahwa energi Mana wanita berambut merah api itu tiba-tiba saja melonjak.
"Zoro berhati-hatilah, wanita itu ingin menggunakan sihirnya untuk menyerang" kata Azel dalam pikiranku.
"Dasar kau iblis sialan, beraninya kau melukaiku, atas nama Red Crimson aku pasti akan membunuhmu. Fire Spirit Magic Art : Fire Pillar"
Kata wanita berambut merah api itu dengan marah lalu menggunakan sihir roh/spiritnya.
Setelah wanita berambut merah api itu, menlepaskan sihirnya, sebuah ledakan api yang menyebar dan menjulang tinggi kelangit terjadi.
Dengan segera aku pun langsung menggunakan sihir pertahanku.
"High Tier Demon Magic Art : Darkness Shield"
Tetapi walaupun aku sudah memfokuskan diriku untuk pertahahan, aku masih terdorong sangat jauh dari posisiku berdiri sebelumnya.
__ADS_1
Apa-apaan dengan sihir ini ?! jika aku tidak mencari jalan keluarnya secepatnya, kemungkinan besar aku akan benar-benar mati disini.
"Ini adalah sihir tingkat ekstrim yang sebelumnya, dia gunakan" kata Azel dalam pikiranku.
Kalau begitu, apa mungkin untuk aku menahan sihirnya sampai sihirnya berakhir seperti sebelumnya ?.
"Tidak bisa, sebelumnya kau dapat menahannya karena jarakmu dan wanita itu sangat jauh, jadi sebagian besar kekuatan sihirnya sudah hilang.
Tidak seperti sekarang, dimana kekuatan sihirnya masih sangat kuat karena sekarang kau sedang berada sangat dekat dengan wanita itu" kata Azel dalam pikiranku.
Jadi apa yang harus aku lakukan sekarang untuk keluar dari situasi ini ?.
Tepat saat aku sedang merssa panik menahan sihir tingkat ekstrim wanita berambut merah api itu.
Tiba-tiba saja, api yang berada disekitarku menghilang secara misterius.
"Zoro apa kau baik-baik saja ?" tanya pemimpin utama/Kazuto dari belakangku.
"Pemimpin utama ?! dan juga bagaimana bisa sihir api disekitarku tiba-tiba menghilang ?"
"Kau tenang saja, aku sudah menghilangkan semua api yang menuju kearahmu dengan menggunakan sihirku" kata pemimpin utama/Kazuto
Mendengar apa yang dikatakan oleh pemimpin utama/Kazuto, aku tidak bisa menyembunyikan keterkejutanku.
Menghilangkan semua api itu hanya dengan suhir ilusi ?, bagaimana bisa ?.
"Apa kau tidak mendengar apa yang dikatakan oleh pemimpin utama dari Black Monarch itu sebelumnya" kata Azel dalam pikiranku
Aku tidak terlalu mengingatnya, msmang aoa yang dia katakan ?.
"Hmph, sepertinya kau masih bodoh seperti biasanya. yang dia katakan saat itu Kenyataan adalah ilusi, dan ilusi adalah kenyataan" kata Azel dalam pikiranku.
Ahh aku ingat sekarang !, tapi memang apa hubungannya perkatannya itu dengan ini ?.
"Sederhananya, perkataan itu memiliki arti bahwa dia dapat membuat sebuah ilusi menjadi kenyataan, dan kenyataan menjadi ilusi" kata Azel dalam pikiranku.
Aku mengerti sekarang, pemimpin utama telah membuat sihir api itu menjadi sebuah ilusi sihir api lalu menghilangkan ilusi sihir api itu dengan membatalkan sihir itu.
__ADS_1
"Sepertinya kau mengerti dengan apa yang kumaksud, walaupun penjelasannya terlalu terbelit-belit" kata Azel dalam pikiranku.
Tepat saat aku dan Azel sedang berbicara dalam pikiranku, pemimpin utama/Kazuto tiba-tiba mengeluarkan ekspresi serius.