Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 105 : Menuju Wilayah Luar


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Jadi begitu toh ! kau meminta bantuan Zoro untuk melindungimu" kata Agus mengerti


"Benar ! itulah sebabnya aku berada dikamarnya Zoro" kata Mia


"Hahahaha ! seharusnya kau mengatakan itu daritadi Zoro" kata Daiki tertawa


"Bukannya aku tidak ingin menjelaskan ! kalian yang langsung menghajarku sebelum aku bisa menjelaskan" kataku mengelus-ngelus wajahku karena habis dipukuli


"Karena semua ini sudah jelas ! bagaimaba kalau kita pergi sarapan ?" ajak Daiki


"Aku setuju ! aku sudah kelaparan dari tadi" kata Taiga


"Kalau begitu ! ayo kita kita menuju ruang makan hotel" kata Agus


Setelah itu kami pun pergi ke ruang makan dan sarapan bersama disana


"Jadi Zoro apa yang akan kau lakukan setelah ini ?" tanya Daiki sambil memakan sarapannya yang berupa Sup ayam


"Entahlah ! mungkin aku akan segera pergi menuju wilayah Luar untuk mengurus masalah-masalah milik Mia" jawabku


"Tapi terburu-buru ? bukannya kita masih memiliki waktu ?" tanya Mia memastikan


"Tidak ! lebih cepat lebih baik ! lagipula besok kami akan kembali ke Aetherion" jawabku


"Apa yang Zoro katakan memanglah benar ! jadi secepatnya lebih baik" kata Daiki


"Tapi kalau kau harus berangkat kembali besok, kupikir kita tidak memiliki cukup waktu bahkan untuk sampai ke wilayah Luar" kata Mia


"Kalau tentang itu kau tidak perlu khawatir ! Daiki akan mengantar kita kesana dalam sekejap !" kataku


"Benarkah ?" tanya Mia memastikan


"Tentu saja benar ! lagipula aku bisa menggunakan sihir ruang dan waktu" jawab Daiki


"Daripada itu lebih baik kita segera sarapan secukupnya agar tidak terlalu kekenyangan karena itu akan menganggu saat bertarung" kataku mengingatkan

__ADS_1


"Baiklah !" balas Mia


Setelah kami selesai sarapan aku dan Mia memutuskan untuk bersantai sebentar dengan mengunjungi acara-acara yang ada disana


Setelah itu kami menyiapkan barang-barang yang akan kami butuhkan untuk dibawa kesana nanti


"Apa kau sudah menyiapkan barang-barangmu ?" tanyaku kepada Mia


"Aku sudah memasukan semuanya kedalam koperku" jawab Mia


"Kalau begitu ! ayo kita ke pantai untuk bertemu dengan Daiki agar kita diantar ke wilayah utara" kataku


"Baiklah !" balas Mia


Kami pun pergi kepantai dimana tidak ada orang selain Daiki disana


"Kalian sudah datang !" kata Daiki menyadari aku dan Mia sudah datang


"Tentu saja !" balasku


"Kalau begitu bersiaplah ! aku akan memindahkan kalian kesana" kata Daiki


"Apa kita benar-benar akan langsung sampai disana ?" tanya Mia ragu


"Tempat yang pernah kau kunjungi ?" tanya Mia


"Benar ! kalau tidak salah itu disebut Crying Forest/Hutan Menangis" jawab Daiki


"Crying Forest/Hutan menangis ? itu bagus ! karena wilayah kekuasaan ayahku dekat dari situ" kata Mia senang


"Jadi bagaimana kalau kau segera memindagkan kita kesana ?" kataku kepada Daiki


"Kalau begitu bersiaplah ! kau akan sampai disana dalam sekejap !" kata Daiki "Middle Tier Void Magic Art : Space Leap"


Dalam sekejap aku dan Mia tiba-tiba saja tiba disuatu tempat yang terlihat seperti hutan !


Dan hutan ini sekarang sedang mengalami hujan yang sangat deras


"Apa kita sudah sampai ?" tanyaku kepada Mia


"Benar ! kita sudah sampai di Crying Forest !" jawab Mia


"Apa kau yakin tentang itu ?" tanyaku memastikan

__ADS_1


"Iya aku yakin ! buktinya adalah hujan deras ini" jawab Mia


"Jadi begitu ! aku mengerti sekarang kenapa hutan ini dipanggil Crying Forest" kataku setuju


Saat aku sedang berbicara dengan Mia aku merasakan ada sesuatu yang sedang menuju kearah kami


"Mia jangan menjauh dariku" kataku kepada Mia


"Ehh ?! Kenapa ?!" tanya Mia bingung


Sekelompok orang muncul didepanku dengan menggunakan pakaian hitam seperti ketiga vampire yang menyerang Mia sebelumnya


"Apa yang kalian inginkan ?" tanyaku kepada orang-orang itu


Untuk sesaat mereka hanya terdiam sambil melihat kearah kami


"Zoro berhati-hatilah ! mungkin mereka tidak terlihat kuat, tetapi sebenarnya mereka adalah Vampire bangsawan dalam tingkat beragam dari Viscount~Marquis" kata Azel mengingatkan dalam pikiraku


Terima kasih untuk informasinya ! tapi kenapa mahkluk dengan kelas bangsawan seperti mereka sampai berkumpul begini ?


"Kemungkinan mereka disuruh oleh salah satu Raja Vampire !" jawab Azel dalam pikiranku


Jadi maksudmu mereka disuruh oleh Raja Drake atau Raja Enzo ?


"Kurang lebih seperti itu !" kata Azel dalam pikiranku


Ini menjadi lebih merepotkan ! aku tidak bisa mengetahui apa mereka bawahan dari Raja Drake arau Enzo kalau begini, karena bawahan raja Enzo mungkin dapat berpura-pura menjadi bawahan Raja Drake


Jadi sekarang apa yang sebaiknya aku lakukan untuk keluar dari situasi merepotkan ini ?


"Apa kalian adalah bawahan Ayahku ?" tanya Mia kepada mereka


Hmmm ? apa yang dilakukan oleh Mia ? aku yakin dia tau mereka mungkin bisa menjadi bawahan Raja Enzo tapi kenapa dia menanyakan hal seperti itu ? apa mungkin dia dapat membedakan mereka ?


"Itu benar Hime/Putri! kami adalah bawahan Raja Drake" jawab lelaki yang sepertinya merupakan pemimpin kelompok itu


"Namamu siapa ? bisa beritahu aku ?" tanya Mia


"Nama saya adalah Vlad Hime/Putri" jawab lelaki itu


"Kalau begitu Vlad ! buktikan kepadaku bahwa kamu adalah bawahan Ayahku !" perintah Mia sambil melemparkan sesuatu berukuran 25 cm persegi dengan corak aneh dikedua sisinya


"Baiklah tuan putri ! saya akan melakukan seperti yang anda perintahkan" balas lelaki bernama Vlad itu lalu menebas tangannya lalu menuangkan darahnya keatas alat aneh yang berbentuk persegi tersebut

__ADS_1


Setelah lelaki bernama Vlad itu menumpahkan darahnya keatas alat yang berbentuk persegi tersebut, tiba-tiba saja cahaya merah terang keluar dari seluruh bagian alat itu


__ADS_2