Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 26 : Pertarungan Sebelum Semi Final ( IV )


__ADS_3

Rentaro mengeluarkan aura energi sihir dan rasa ingin membunuh yang sangat kuat


"Sepertinya dia tidak main-main saat dia mengatakan dia akan serius" kata Simon tidak senang


Simon tersenyum masam karena situasi mereka saat ini, Azami juga paham tentang situasi mereka dan diapun memutuskan


"Sepertinya tidak ada cara lain selain rencana itu" kata Azami tiba-tiba


"Apa kau Serius !!?" tanya Simon terkejut


Ada alasan kenapa Simon terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Azami


.


.


.


Beberapa waktu sebelum Simon dan Azami keluar dari bangunan


"Aku memiliki rencana tapi ini sedikit gegabah" kata Azami


"Setidaknya biarkan aku mendengarkan, setelah itu kita dapat memutuskannya bersama" balas Simon


"Kalau begitu aku akan memberitau kamu. Aku memiliki Teknik yang bernama Lightning strike yang memfokuskan energi petir dipedangku dan ditubuhku agar dapat menyerang musuh dengan kecepatan dan ketajaman yang melebihi serangan cepat biasa" kata Azami menjelaskan


"Aku tau tentang hal itu, itu pasti teknik yang kau gunakan saat melawan Kotagawa kan. Terus apa hubungannya dengan rencanamu ?" tanya Simon


"Walaupun belum sempurna, Sebenarnya teknik ini dibagi menjadi empat tingkat. Tingkat pertama itu adalah teknik yang kugunakan saat melawan Kotagawa-san dan tingkat kedualah yang menjadi inti dari rencanaku. Kau akan menarik perhatiannya dan membuat dia sibuk dan membawanya menjauh dariku setelah itu saat kau sedang membuatnya sibuk aku akan mulai untuk melakukan persiapan untuk Teknik Sihir pedangku, setelah aku sudah siap yang perlu kau lakukan adalah membawanya kejangkaunan seranganku" jawan Azami menjelaskan rencananya


"Itu bukan ide yang buruk, tapi apa kau yakin dapat melakukannya ?" tanya Simon


"Aku juga kurang yakin, kalau menurutku kemungkinan berhasilnya sekitar 50%-50%" jawab Azami


"50%? Itu sangat tidak meyakinkan" kata Simon


"Kenapa kau begitu negatif, walaupun hanya 50% jika berhasil aku yakin dia pasti tidak dapat menghindarinya walaupun dia dapat melihatnya" kata Azami


"Tunggu dulu, kau bilang tadi 50%-50% bukan? jadi misalnya jika kau gagal melakukannya apa yang terjadi ?" tanya Simon


Untuk sesaat Azami tidak mengatakan apa-apa, dia seperti tidak ingin memberitaukannya kepada Simon

__ADS_1


"Kenapa kau tidak menjawabku ?" tanya Simon curifa


Karena Simom merasakan ada yang salah dengan sikap Azami yang tidak menjawab dia bertanya lagi


"Azami, cepat bertahu aku apa yang terjadi jika kau gagal melakukanya. Kalau tidak jangan berharap untuk aku akan berkerja sama melakukan rencanamu itu" ancam Simon


Karena Simon mengatakan hal itu Azami pun akhirnya bicara, dan apa yang dikatakan oleh Azami membuat Simon terkejut


"Apa yang kau katakan !!?" Simon terkejut


"Sudah kubilang, jika aku gagal melakukannya semua energi yang kukumpulkan untuk Teknik itu akan lepas kendali" jawab Azami


"Apa kau tau apa yang terjadi jika energi sihirmu lepas kendali !!?" tanya Simon marah


"Aku kurang lebih mengetahuinya, Walaupun begitu aku tetap akan melakukannya" jawab Azami


"Apa kau serius tentang ini ? rencana ini dapat membunuhmu kautahu !!! itu tidak seperti luka ringan" tanya Simon


"Memang ini adalah ide yang kemungkinannya 50%-50%. Tetapi hanya cara ini yang dapat kupikirkan untuk melawannya" jawab Azami


"Itu adalah ide yang gila, lebih baik kita tidak perlu menggunakannya" kata Simon


"Tidak, kita akan menggunakannya" kata Azami


"Tenang saja karena kau sangat menentangnya, kita tidak akan menggunakan rencana ini kecuali kalau kita tidak mendapatkan cara lain mengalahkannya, bagaimana ?" tanya Azami


"Kalau begitu, Baiklah aku mengerti" jawab Simon


.


.


.


"Tentu saja aku tidak bercanda, aku bukanlah orang yang cukup **** untuk bercanda disaat-saat ini" jawab Azami


"Bukankah lebih baik kalau kita menggunakan ide lain ?" tanya Simon untuk menghindari menggunakan rencana Azami


"Ide lain ? seperti apa?" tanya Azami


Simon tidak dapat menjawab pertanyaan itu, karena dia juga tidak memiliki ide untuk mengalahkan Rentaro

__ADS_1


"Tenang saja, aku tidak akan gagal menggunakan teknik ini" kata Azami tersenyum santai


"Walaupun kau mengatakan itu. Teknik ini dapat membunuhmu jika kau gagal mengumpulkan energi sihirmu, bahkan sebelum kau bisa untuk menggunakannya, apa kau sadar dengan itu ?" kata Simon sedikit marah


"Walaupun begitu kupikir cuma itu satu-satunya cara agar kita dapat keluar dari situasi ini hidup-hidup" balas Azami


Simon pun terdiam setelah Azami mengatakan hal itu, apa yang dikatakan oleh Azami tidak salah. Situasi mereka ini sangat buruk dan yang dapat menyelamatkan mereka adalah teknik milik Azami.


Tetapi itu adalah Teknik yang belum sempurna maka dari itu teknik ini sangatlah beresiko. kemungkinan dia dapat menahan energi sihir yang difokuskan ketubuhnya dengan stabil hanya 50% berhasil dan 50% gagal.


Jika itu sukses kemenangan mereka mungkin bisa didapatkan tetapi jika itu gagal, energi padat yang telah difokuskan ditubuhnya akan melukai dirinya sendiri karena dia tidak dapat menahannya, dan itulah sebabnya Simon menentang Azami untuk menggunakan teknik tersebut


Walaupun begitu Simon tetap menyutujuinya akan bekerja sama walaupum dia menentangnya. Satu-satunya yang dapat dia lakukan adalah mempercayakannya kepada Azami


"Baiklah, ayo kita lakukan rencana itu" kata Simon


"Baguslah kalau, begitu seperti yang direncanakan, kau akan menarik perhatiannya dan membuatnya sibuk dan aku akan menyiapkan Teknik sihir pedangku dan setelah aku siap kau hanya perlu membawanya kejangkauan seranganku" kata Azami menjelaskan


"Berapa lama aku harus menarik perhatiannya dan membuatnya sibuk ?" tanya Simon


"Tidak terlalu lama, kau hanya perlu membuatnya sibuk selama sepuluh menit" jawab Azami


"Sepuluh menit ya ?. Baiklah kalau begitu" kata Simon mengerti


"Berjuanglah !! dan jangan sampai mati!" kata Azami


"Aku percayakan kepadamu" balas Simon


Tiba-tiba Rentaro berbicara sambil tetap mengeluarkan aura yang berbahaya disekitarnya


"Apa kalian sudah mengucapkan doa-doa dan kata-kata perpisahan kalian ?" tanya Rentaro Serius


"Apa kau bodoh ? mungkin aku sarankan kamu yang lebih baik melakukan" jawab Simon


Setelah Simon mengatakan hal itu Rentaro langsung menembaki simon, walau begitu simon dapat menanganinya dengan baik. Setelah mengindari tembakan Sakamaki, Simon langsung berlari maju dengan cepat kearah Rentaro lalu menyerangnya dengan tombaknya dan menggores tubuhnya. Rentaro sekarang sedang terpojokkan


"Dasar Siswa hunter sialan" kata Rentaro marah


Rentaro membalas Simon dengan menembaknya dijarak yang sangat dekat, Simon terkena serangan itu, tetapi hanya meninggalkan goresan karena dia sempat menghindarinya hanya. Merekapun terus menerus kejar-kejaran dan saling membalas serangan, sehingga membuat mereka menjauh dari Azami


Menyadari keadaan itu Azami dengan segera mempersiapkan Teknik Sihir pedangnya

__ADS_1


"Akhirnya mereka pergi juga, sekarang waktunya giliranku untuk bekerja" pikir Azami tersenyum


__ADS_2