Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 83 : Terekspos


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi


Selamat Membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Black Monarch katamu ?" tanya ku terkejut


"Benar Black Monarch ! sebuah organisasi rahasia yang melawan para Hunter yang melakukan bisnis ilegal dengan menggunakan statusnya" jawab Daiki


Aku pernah dengar nama Black Monarch diberita tapi yang dikatakan diberita tentang mereka sangatlah berbeda. Berita mengatakan mereka adalah suatu organisasi pemberontak yang menentang adanya Hunter dan ingin melakukan apa yang mereka mau sesukanya, jadi yang mana yang benar ?


"Daripada memikirkan itu lebih baik kau menangani masalah yang ada didepanmu" kata Azel tiba-tiba dalam pikiran


Hmm .... kau benar ! ada masalah lain yang harus aku urus dan itu adalah mengalahkan laki-laki bernama Ishikawa Daiki ini


"Walaupun pekerjaan utama kami adalah menghentikan para hunter yang melakukan bisnis ilegal, pekerjaan kedua kami adalah membunuh mahkluk supernatural yang tidak diurus oleh para hunter sepertimu jadi bersiaplah" kata Daiki mengeluarkan artifak sihirnya


Dari tangan Daiki muncul dua buah tonfa berwarna hitam dengan suatu lambang dan corak ungu diujungnya


Tetapi ada yang aneh dengan tubuh Daiki saat dia mengeluarkan artifak sihirnyan dia mengeluarkan Aura sihir yang tidak pernah kulihat sebelumnya


Itu bukan aura sihir dari lima elemen dasar yaitu, api, air, angin, petir, dan tanah tetapi itu bukan Aura sihir naga seperti milik Aoi atau Aura Sihir roh milik Shuna


Setelah Daiki mengeluarakan artifak sihirnya dan melakukan pemanasan ringan dia pun segera bergerak maju menuju kearahku


"Aku akan menyerang jadi bersiaplah" kata Daiki bergerak maju dengan cepat


Tanpa membuang-buang waktu aku pun segera mengambil posisi bertarungku untuk bersiap serangan Daiki yang akan datang


*Tziing* suara artifakku dan Daiki berbenturan


Kami berdua pun saling berbenturan serangan setelah Daiki berada didalam jangkauan seranganku, hanya karena benturan dari serangan pertama kami berdua ruangan peneliatian itu menjadi hancur lebur


Tetapi tepat disaat itu aku pun teringat bahwa Aoi juga sedang berada disana, karena aku sudah teringat aku pun segera mengambil jarak dan mengecek sekeliling untuk memastikan keadaan Aoi apa dia tidak apa-apa

__ADS_1


Tetapi anehnya aku tidak menemukan Aoi disetiap sudut ruangan itu dan aku pun menjadi panik, Daiki yang melihatku dari jarak yang cukup jauh bingung dengan apa yang sedang kulakukan sekarang


"Hey ! apa yang sedang kau lakukan ? kenapa kau bertingkah seperti itu ?" tanya Daiki penasaran


"Memang itu urusannu jika aku bertingkah seperti ini ?" balasku mencoba menyembunyikan kepanikanku


Mendengar jawabanku Daiki terdiam untuk sesaat karena masih bingung dengan apa yang kulakukan, tetapi dia tiba-tiba teringat tentang gadis yang menjadi mangsaku saat itu


"Apa mungkin kau sedang mencari masangmu yang berupa gadis itu ?" tanya Daiki


"Jika iya memang kenapa ? lagipula dia adalah mangsa(Teman)ku" jawabku


"Kupikir kenapa kau bertingkah seperti itu rupanya karena gadis itu ! kau tenang saja mangsamu akan aman karena sudah kuletakkan disuatu tempat yang aman"kata Daiki


"Tepat yang aman ? dimana ? cepat beritau aku" tanyaku


"Well..... kalau kau ingin tau dimana dia berada kau harus dapat mengalahkanku terlebih dahulu" jawab Daiki tersenyum


Mendengar perkataan Daiki tanpa basa-basi lagi aku pun segera maju untuk segera mengalahkan dia lalu menanyakan keberadaan Aoi


"Terima ini !!!" seruku


Aku menyerang Daiki dengan Teknik sihir pedangku yang berupa lima tebasan sihir berbentuk bulan sabit hitam, tetapi dia dapat menanganinya dengan menghindari semua tebasan sihirku


Tetapi tepat disaat dia sedang menghindari seranganku aku pun dengan segera menggunakan Teknik sihirku yang lain untuk menyerangnya


(Black Moon Edge Sword Art : Black Crestcent Moon Hyper Strike)


Setelah aku yakin ak berhasil menggunakan Teknik sihir pedangku dengan timing yang tepat, ada hal yang mengejutkan telah terjadi tanpa kusadari


Saat pedangku sedikit lagi menebas tubuh Daiki tiba-tiba saja aku menyadari bahwa aku telah diserang menggunakam tonfa dibagian perutku dam menyebabkan aku terlempar menabrak tembok


Bagaimana bisa ?! aku tidak mengerti !!! kenapa bisa aku yang terkena serangan secara tiba-tiba padahal timing seranganku sudah benar


"Yang tadi hampir saja jika itu orang lain aku yakin orang itu sudah mati sekarang" kata Daiki tersenyum

__ADS_1


Sial !!! aku harus segera bangkit berdiri atau aku akan diserang lagi dalam posisi tidak baik


Tetapi saat ingin mencoba untuk segera bangkit berdiri tubuhku entah kenapa tidak bisa digerakkan sedikitpun, bahkan aku tidak bisa menggerakan satu jari pun


"Sepertinya kau telah dilumpuhkan" kata Azel dalam pikiranku


Dilumpuhkan ? bagaimana bisa ?


"Dilihat dari bagaimana kau dilumpuhkan, sepertinya dia pengguna sihir ruang dan waktu" kata Azel dalam pikiranku


Sihir ruang dan waktu ?!! apa sihir seperti itu memang ada ?!!


"Aku dapat mengerti kenapa kau sangat terkejut, lagipula sihir ruang dan waktu adalah sihir yang sangat kuat dan hampir tidak pernah muncul bahkan semenjak ayahku masih belum menjadi Demon Lord" kata Azel dalam pikiranku


Heeh ?! bahkan sebelum ayahmu menjadi Demon Lord ? bukannya itu sangatlah lama sekali ?


"Kau tidak salah, itu kurang lebih sekitar 950 Tahun yang lalu saat itu" kata Azel dalam pikiranku


950 tahun kau bilang ?! seberapa lama sih sebenarnya Iblis bisa hidup ? dan juga kau sekarang berumur berapa ?


"Aku tidak tau sampai kapan iblis bisa hidup, tapi umurku sekarang adalah 380 tahun" jawab Azel dalam pikiranku


380 Tahun kau bilang ?!!! Heeeeh !!!!


"Daripada membicarakan ini bukannya lebih baik kau berurusan dengan manusia pengguna sihir ruang dan waktu itu" kata Azel mengingatkan dalam pikiranku


Walaupun kau mengatakan itu aku tidak bisa menggerakkan tubuhku untuk melakukan apapun


"Kau tidak perlu cemas tentang hal itu, karena dia hanya manusia dia tidak bisa menahanmu dengan waktu yang lama, atau lebih tepatnya sekitar 5 detik lagi kau akan bisa bergerak" kata Azel menjelaskan dalam pikiranku


5 Detik lagi ?! itu adalah informasi yang sangat membantu !!! tetapi tepat saat aku memikirkan hal itu Daiki sudah berada didekatku


"Karena sebentar lagi kau akan bisa bergerak lagi, aku akan mengakhirimu sekarang" kata Daiki menyerang kepalaku dengan sangat kuat


Tetapi karena disaat-saat terakhir aku dapat bergerak aku pun segera memfokuskan seluruh energi untuk bertahan dengan hasil aku selamat dari kematian

__ADS_1


Walaupun aku berhasil lolos dari kematian ada satu hal buruk yang terjadi padaku


Karena serangan Daiki tadi topengku hancur dan menyebabkan wajahku terekspos


__ADS_2