Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 109 : Pergi Dari Desa


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Bwaaah ! itu tadi sangat enak !" kataku merasa kenyang


"Akhirnya kau selesai juga ! bagaimana bisa kau memakan makanan sebanyak itu ?" tanya Mia heran dan juga lega karena aku sudah selesai makan


"Mau bagaimana lagi ! ini pertama kalinya aku memakan hidangan seenak itu" jawabku


"Jadi berapa semuanya kakek Moar ?" tanya Mia


"Semuanya hanya dua koin perunggu !" jawab Kakek Moar


"Heh ?! apa kakek yakin ? bukannya itu terlalu murah ?" tanya Mia


"Tidak masalah ! lagipula kalian sudah membantuku untuk mengusir anak nakal tadi" kata Kakek Moar


"Siapa yang kau bilang anak nakal ?!" tanya seseorang dari luar sambil menendang pintu masuk


Dia adalah anak kepala desa ! tetapi kali ini dia datang tidak sedirian ! dia bersama dengan banyak Lizardman dengan senjata dibelakangnya


Apa yang ingin di lakukan oleh kadal bodoh ini sekarang ?


"Hey kakek tua ! apa kau sudah bosan hidup ? beraninya kau untuk mengatakan hal seperti itu tentangku ! tapi aku akan mengurusmu nanti setelah aku menghabiskan lelaki yang berani melemparku sebelumnya" kata Anak kepala desa itu marah sambil melirik kearahku


"Apa kau mempunyai urusan denganku ?" tanyaku


"Urusan ?! Aku kesini untuk membunuhmu ! kalian semua serang dia !!!" kata anak kepala desa itu marah memerintahkan bawahannya untuk menyerangku


"Hey hey hey ! kan sudah kubilang ! jangan membuat keributan ditempat umum seperti ini !!!" kataku lalu menyerang mereka satu per satu sampai terlempar keluar menggunakan punggung artifak sihirku


"Bagaimana bisa dia mengalahkan kita yang sebanyak ini hanya dengan seorang diri saja" kata anak kepala desa itu tidak percaya dengan apa yang dilihat

__ADS_1


"Oi ! kau kadal sialan !" kataku memanggil


"Maafkan aku ! aku tidak tau kalau kau adalah seseorang yang sangat kuat, aku tidak akan mengganggumu kedepannya jadi tolong lepaskan aku" kata anak kepala desa itu


"Siapa namamu ?" tanyaku memegang kepalanya


"N-namaku adalah Gerud !" jawab anak kepala desa itu


"Kalau begitu Gerud ! apa kau ingat apa yang kubilang kepadamu saat aku melemparmu ?" tanyaku


"T-tentu saja !" jawab Gerud


"Dan apa isinya ?" tanyaku


"Ahhmmm ....." Gerud tidak menjawab dengan keringat dingin diwajahnya


"Jika kau mencari masalah di tempat umum lagi aku akan menghajarmu, itu yang kukatakan bukan" kataku


Gerus tidak bisa menjawab kata-kataku, dia hanya terdiam seperti pantung


"Asal kau tau saja ! aku adalah orang yang selalu melakukan apa yang kukatakan jadi bersiaplah !" kataku


Tetapi walaupun dia sudah mencoba untuk melarikan diri aku tetap dapat menangkapnya karena pergerakannya yang lambat


"Tolong ampuni aku ! aku tidak akan mengulanginya lagi" mata Gerud meminta ampun


Tetapi aku mangbaikan apa yang dikatakan dan memukul wajahnya sampai dia terbang ke langit lalu jatuh masuk rawa-rawa


"Zoro apa kau baik-baik saja ?" tanya Mia khawatir dari dalam kedai milik Kakek Moar


"Aku tidak apa-apa ! mereka hanyalah kadal kecil yang nakal" jawabku


"Syukurlah !" kata Mia lega


"Daripada itu bukannya lebih baik kalau kita pergi dari sini ! aku tidak ingin melakukan hal merepotkan seperti ini lagi" kataku kepada Mia


"Kau benar ! kalau begitu aku akan menyiapkan beberapa barang untuk dibawa" kata Mia

__ADS_1


Setelah Mia menyiapkan barang-barang seperti Air minum dan cemilan untukku kami pun bersiap untuk berangkat pergi


"Kakek Moar terima kasih untuk yang sebelumnya" kataku lalu pergi


"Kau tidak perlu khawatir itu ! dan berhati-hatilah saat diperjalananmu" balas Kakek Moar


Setelah mengatakana hal seperti itu kami berdua segera pergi pergi dari desa Rainterd daro portal desa itu untuk menuju ke Istana Raja Drake ayah Mia


Tetapi setelah 10 menit terlewati semenjak kami keluar dari Desa itu tiba-tiba aku merasakan sekelompok orang yang berencana untuk menyerang


"Teriman ini !!!" kata seorang laki-laki berpakaian putih menyerang menggunakan sebuah pisau


Tetapi karena aku sudah menyadari niat mereka aku dapat mengatasinya dengan menghindari serangan itu


"Siapa kalian ? apa kalian adalah bawahan Raja Drake yang lain ?" tanyaku setelah menghindari serangan yang mengarah kepadaku


Tetapi mereka hanya tediam dan tidak menjawab pertanyaaku


"Itu tidak benar ! dari pakaiannya mereka aku yakin kalau mereka bukanlah bawahan dari ayahku ! lagipula bawahan ayahku sudah kuberitahu untuk pulang aku ragu mereka akan melakukannya lagi" kata Mia


Apa yang dikatakan oleh Mia sangatlah masuk akal !


"Jadi itu berarti kalian adalah utusan dari Raja bukan ?" tanyaku


"Aku tidak akan menjawab itu ! dan juga kau lebih baik untuk menyerahkan gadis itu ! jika kau tidak menyerahkan gadis itu sekarang juga kau pasti akan menyesalinya !" kata salah satu lelaki dikelompok itu yang sepertinya adalah pemimpin mereka


Dia memiliki energi Mana yang cukup besar ! apa dia juga seorang Vampire bangsawan seperti bawahan raja Drake sebelumnya ?


"Kau tidak salah ! mereka memang Vampire bangsawan dan kekuatan mereka kurang lebih seperti bawahan Drake" kata Azel dalam pikiranku


Pantas saja mereka bersifat sangat sombong dan sangat meremehkan orang yang dia tidak kenal ! mereka adalah seorang bangsawan juga


Tapi setidaknya karena mereka adalah musuh aku tidak perlu khawatir untuk membunuh mereka


Setelah memikirkan hal seperti itu aku tiba-tiba saja tersenyum tanpa sadar


"Apa kalian ingin membuatku menyesal ? heh ! aku ingin melihat kalian mencoba melakukannya !" kataku tersenyum santai

__ADS_1


"Hmph ! untuk seorang manusia rendahan yang lemah kau sangatlah sombong kau tau ! tapi sesuai keinginanmu aku akan membuatmu menyesal karena sudah ikut campur dengan urusan orang lain" kata lelaki itu marah sambil maju menyerang bersama dengan rekannya


__ADS_2