
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat membaca ~
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Raging Lion Strike"
Serangan kali ini diarahkan ke perisai yang melindungi tubuh Zoro.
*Baam*
"Ugh"
Walaupun sihir perisai miliknya tidak hancur sepenuhnya. Serangan itu membuat Zoro terlempar.
Dengan cepat dia langsung menghentikan tubuhnya terus terlempar dan langsung mengambil posisi bertarungnya.
'Sial yang tadi itu sangat menyakitkan'
Zoro menyentuh bagian tubuhnya yang terkena tinjuan pria berambut putih.
Kerusakan yang diterima itu masih terasa sakit dan sangat lambat untuk pulih karena attribut cahaya suci yang berlawanan dengan kegelapan miliknya.
- Bersiaplah. Pria berambut putih itu datang menyerang lagi.
Tepat setelah Azel memberitahu kepadanya. Pria berambut putih itu sudah sampai di depannya dengan jarak beberapa langkah.
Zoro dengan cepat langsung menggunakan teknik sihir pedangnnya.
"Dark Destroyer Sword"
*Boom*
Zoro menusukkan pedangnya yang telah dialirin sihir ke tanah untuk menciptakan ledakan kegelapan dan membuat pria berambut putih itu berakhir terluka dan kehilangan keseimbangan.
- Jangan sia-siakan kesempatan ini. Habisi dia sekarang.
'Aku juga tau itu'.
__ADS_1
"Darkness Slash"
Tanpa menyia-nyiakan kesempatan itu. Zoro mengambil posisi untuk menggunakan teknik sihir pedangnya untuk menyerang.
Dia menebaskan pedangnya yang sudah diselumuti sihir kegelapan dengan kekuatan penuh kepada pria berambut putih dalam jarak yang sangat dekat.
*Srrrt*
Serangan itu membuat pria berambut putih menerima luka tebasan cukup dalam dari pundak hingga perutnya walaupun saat dia telah menggunakan Holy Barrier untuk melindunginya.
Zoro mengayunkan pedang yang masih diselimuti oleh sihir kegelapan dan menggunakan teknik sihir pedangnya yang lain.
"Devourer Blade"
Dia mengunakan sebuah teknik yang memiliki kemampuan merusak yang tidak terlalu tinggi. Walaupun begitu teknik ini memiliki efek menyerap energi sihir target.
Akan tetapi teknik yang dia gunakan kali ini hanya berhasil mengores leher dan menyerap Pria berambut putih itu sedikit.
Pria berambut putih itu langsung mundur keluar dari jangkauan serangan Zoro setelah berhasil menghindari serangannya.
"Sepertinya aku terlalu ceroboh. Aku tidak menyangka kau akan menyerang ke tanah untuk menganggu keseimbanganku"
Pria berambut putih itu menatap Zoro sambil menyentuh luka yang dia terima.
Pria berambut putih itu terkejut dan kesal mengetahui kemampuan penyembuhannya telah menjadi lambat karena attribut kegelapan.
Disisi lain Zoro tersenyum melihat pria berambut putih itu memulihkan lukannya jauh lebih lambat dan tidak tau kalau dia memiliki kemampuan untuk menyerap mana seseorang dengan serang pedang.
- Dia mungkin akan mulai untuk mengulur waktu dengan bertahan agar dia dapat memulihkan kerusakan yang dia terima.
'Sepertinya begitu'
- Jadi apa yang akan kau lakukan ? jika kau tidak mengakhirinya disini. Semuanya akan kembali ke awal dan kau akan dirugikan melihat dari kau menyerangnya dengan menggunakan cukup banyak energi Mana dari awal.
'Aku akan mencoba untuk menggunakan teknik itu.'
- Kau mau mencoba menggunakan itu disini ? bukannya teknik itu masih belum sempurna karena kau tidak bisa mengontrolnya dengan benar ?.
'Kau memang benar. Tapi aku pikir itu satu-satunya yang bisa aku lakukan saat ini'
Teknik yang ingin digunakan oleh Zoro kali ini adalah sebuah teknik yang lebih kuat dari teknik yang digunakan disaat-saat sebelumnya.
__ADS_1
Sebuah teknik dengan kemampuan merusak tinggi yang akan terus menerus menjadi semakin kuat dengan menyerap energi Mana target yang dia sentuhnya.
Akan tetapi seperti yang sudah dikatakan oleh Azel sebelumnya. Teknik ini masih belum bisa dikontrol oleh Zoro sepenuhnya karena kekuatan yang dimiliki teknik ini sangat kuat untuknya.
Walaupun begitu Azel memutuskan untuk diam karena apa yang dikatakan oleh Zoro tidak salah. Situasinya saat ini adalah situasi dimana Zoro harus menggunakan apapun yang dia punya agar bisa memenangkan pertarungan ini.
Disisi lain tanpa membuang-buang waktu lagi. Zoro langsung mengambil posisi untuk bersiap-siap menyerang menggunakan teknik sihir pedangnya.
Dia memfokuskan hampir semua energi Mananya untuk menyelimuti pedangnya dengan sihir kegelapan.
Akan tetapi sihir kegelapan yang menyelimuti pedangnya kali ini sedikit berbeda dari sihir kegelapan yang dia menyelimuti pedangnya saat dia menyerang sebelumnya.
Sihir kegelapan yang menyelimuti pedang Zoro kali ini mengeluarkan aura berbahaya seperti hewan buas yang sedang sangat kelaparan.
Menyadari aura yang keluar dari pedang Zoro yang sedang diselimuti oleh kegelapan. Pria berambut putih itu merasakan bahaya yang tidak biasa dan langsung mengambil posisi bertarungnya dan memperkuat holy barrier yang dia gunakan untuk melindungi tubuhnya.
Zoro yang sudah selesai memfokuskan energi Mananya mulai bergerak maju dengan sangat cepat menggunakan Dark shadow step miliknya
Tepat setelah dia cukup dengan pria berambut putih untuk menyerang. Tanpa ragu sedikit pun mulai menyerang menggunakan teknik pedang sihirnya.
"Glutonious Sword Dance"
Sebuah serangan pedang beruntun dengan kekuatan besar menghujani pria berambut putih itu.
Akan tetapi pria berambut putih itu dapat menangkis dan menghindari serangan itu.
Zoro yang melihat serangannya terus-menerus ditangkis atau dihindari tetap tidak berhenti untuk terus menyerang.
Dan setelah terus-menerus dalam kondisi seperti itu. Pria berambut putih itu menyadari sesuatu yang aneh terjadi.
'Apa yang terjadi ?'
Pria berambut putih tidak bisa menyembunyikan rasa terkejut dan kebingungannya.
Serangan teknik sihir pedang yang dilepaskan oleh iblis bertopeng didepannya menjadi lebih cepat dan lebih kuat semakin banyak dia menangkisnya. Dan terlebih lagi, dia merasa kalau hoky barrier yang melindungi tubuhnya semakin lama menjadi semakin lemah.
Setelah beberapa berpikir, Pria berambut putih itu tersadar.
'Apa mungkin serangannya menjadi lebih kuat dengan menyerap energi mana yang kugunakan saat menyentuhku ?!'
Tepat saat pria berambut putih itu tersadar akan fakta itu. Dia dapat melihat mata iblis bertopeng itu melengkung.
__ADS_1
Walaupun wajahnya tertutup dengan sebuah topeng. Dia dapat tau kalo iblis didepannya sedang tersenyum.