Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 160 : Naga Biru


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


*Booom* suara ledakan


Setelah tertembak cukup jauh, bola energi itu langsung menyebabkan sebuah ledakan besar.


Sial, apa-apaan itu ?.


"Itu berasal dari dalam hutan. Kemungkinan besar yang menyerangmu adalah monster yang memiliki energi Mana yang sangat besar itu" kata Azel dalam pikiranku.


Tapi kenapa dia menyerangku ? seingatku aku tidak pernah mengganggu monster itu sama sekali.


"Aku yakin dia menyerang secara insting karena kau memiliki energi Mana yang sangat besar juga" kata Azel dalam pikiranku.


Heh ?! bukannya itu terlalu tidak beralasan sekali ?.


"Apa yang kau harapkan ? namanya juga monster tanpa kecerdasan tinggi, tentu saja hanya bergerak sesuai insting mereka" kata Azel dalam pikiranku.


Tepat setelah Azel mengatakan hal seperti itu, aku merasakan ads sesuatu yang besar, bergerak dengan kecepatan tinggi kesini.


"Sepertinya dia sudah menyadari kalau kau tidak terkena serangan" kata Azel dalam pikiranku.


Setelah beberap waktu terlewati, ada seekor monster yang terlihat seperti naga keluar dari dalam hutan.


Ukurannya sangat besar, jika aku kira-kira ukurannya hampir seperti sebuah pesawat pribadi yang biasa dimiliki orang-orang kaya.


"Hooo. Aku tidak menyangka akan melihat seekor naga biru yang masih muda disini" kata Azel dalam pikiranku


Heh ?! Naga biru kau bilang ?!.


"Benar. Mahkluk itu adalah seeoker naga biru yang masih muda," kata Azel dalam pikiranku.


Aku tidak pernah menyangka kalau aku akan bertemu dengan seekor naga dihutan ini.


"Tidak hanya kamu, aku juga tidak menyangkanya juga. Lagipula naga adalah ras monster yang sangat special seperti naga disini" kata Azel dalam pikiranku.


Memang kenapa ras naga disebut langkah ?.


"Ada beberapa alasan, yang pertama itu karena mereka sangat jarang lahir didunia ini, naga baru biasanya akan baru terlahir setelah 200 tahun.


Yang kedua karena, mereka memiliki tingkat status yang sedikit mirip seperti mahkluk bangsawan. Tingat dari ras naga adalah : Less Dragon > Normal Dragon > High Dragon > Supreme Dragon > True Supreme Dragon" kata Azel menjelaskan didalam pikiranku.

__ADS_1


Jadi menurutmu, ditingkat aoa naga tmyang didepanku ini ?.


"Dari jumlah mana dan ukuran tubuhnya, kupikir dia adalag High Dragon" kata Azel dalam pikranku


Apa High Dragon memiliki kekuatan yang sangat besar ?.


"Sangat besar kau tanya ? seharusnya aku tidak perlu mengatakannya, setelah dia menunjukkan serangannya sebelumnya" kata Azel dalam pikiranku.


Kau benar juga.


Tepat saat aku sedang berbicara dengan Azel, naga itu tiba-tiba saja menyerangku menggunakan serangan bola sihir seperti sebelumnya.


Walaupun sedikit terlambat, aku pun tetap berusaha menghindari seranga itu, dan berhasil menghindar tanpa sedikitpun terluka.


Tetapi serangan itu tidak berhenti dan terus bergerak sampai akhirnya meledak lagi seperti sebelumnya.


Huaah, yang tadi itu hampir saja mengenaiku. Untung saja aku berhasil menghindarinya, kalau tidak mungkin aku sudah mati sekarang.


"Hey kau naga sialan, karena kau sudah berani menyerangku, aku akan menghabisimu"


Aku bergerak maju dengan menggunakan Dark Shadow Step milikku.


"Zoro, berhenti dan menjauhlah terlebih dahulu" kata Azel dalam pikiranku.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Azel, aku pun langsung berhenti bergerak kearah naga itu, lalu mundur menjauh.


"Apa kau tidak berpikir akan sayang untuk membunuh seekor High Dragon seperti itu ?" kata Azel dalam pikiranku.


Apa maksudmu mengatakan hal seperti itu ?.


"Daripada membunuhnya, bukankah lebih baik kalau kau membuatnya menjadi familiarmu ?" kata Azel dalam pikiranku.


Familiar ? tunggu dulu. Aku bisa membuat naga biru itu menjadi familiarku ?.


"Hmm ? apa kau tau hal tentang familiar ?" tanya Azel dalam pikiranku.


Tidak banyak. Tapi saat di akademi, aku pernah mendengar penjelasan tentang monster dijadikan familiar/mahkluk panggilan.


Familiar adalah, monster yang telah membuat perjanjian/kontrak ikatan jiwa, dengan seseorang.


Akan tetapi walaupun bisa membuat seeokr monster menjadi familisr, seingatku tingkat kesuksesan untuk membuat monster menjadi familiar sangatlah rendah bahkan dibawah 10%.


"Apa yang kau katakan kurang lebih benar. Tapi tentang kesuksesannya aku berpikir itu salah" kata Azel dalam pikiranku.


Heh ?! salah ?!.


"Tingkat kesuksesannya sebenarnya selalu berbeda-berbeda tergantung dari monster apa yang ingin dijadikan familiar.

__ADS_1


Akan tetapi, jika kau melakukannya secara paksa, tingkat kesuksesannya memang akan sangat rendah" kata Azel dalam pikiranku.


Jadi, bagaimana cara membuat kontrak ikatan jiwa dengan benar ?.


"Sebenarnya itu sangat sederhana. Kau hanya perlu berbicara dengan monster yang ingin kau jadikan familiar" kata Azel dalam pikiranku.


Heh ?! berbicara dengan monster yang ingin dijadikan familiar ?!.


"Benar. Kebanyakan monster kuat, biasanya akan menolak untuk membuat kontrak jiwa, dengan seseorang bahkan jika harus mati, kalau dengan menggunakan cara paksa" kata Azel dalam pikiranku.


Jadi begitu ya.


"Walaupun kemungkinan gagalnya tidak terlalu tinggi, tidak ada salahnya mencoba untuk membuat kontrak jiwa dengan naga itu" kata Azel dalam pikiranku


Kau benar. Kalau begitu aku akan mencoba berbicara dengannya.


Setelah itu, aku pun langsung mendekat kearah naga itu dengan perlahan.


"Ano, naga biru. apa kita bisa bicara ?"


Tepat setelah aku mengatakan itu, naga itu langsung menyerangku menggunakan serangan energi Bola seperti sebelumnya.


Karena aku sudah memperkirakannya, aku pun dapat menghindarinya dengan mudah.


Sial !!! apa-apaan dengan naga biru sialan ini. Aku hanya ingin mengajaknya berbicara, kenapa dia malah menyerangku ?!.


"Sabarlah. Naga itu masih sangat mudah, bahkan bisa dibilang masih anak-anak" kata Azel dalam pikiranku.


Hah ?! anak-anak kau bilang ?! bagaimana mungkin masih anak-anak sudah sebesar ini ?.


"Itu karena dia adalah sudah ditingkat High Dragon, makannya dia memiliki ukuran tubuh yang besar untuk seekor naga anak-anak" kata Azel dalam pikiranku.


Jadi begitu ya. Aku jadi merasa seperti sedang melawan anak kecil berbedan besar, yang sangat nakal.


"Apa yang kau katakan sebenarnya memang benar. Kau sekarang sedang melawan seorang anak-anak yang sangat nakal" kata Azel dalam pikiranku.


Kalau begitu, berbicara baik-baik dengan seorang anak nakal tidak akan berguna.


"Jadi apa kau punya rencana ?" tanya Azel dalam pikiranku.


Rencanaku sangat sederhana. Saat kau bertemu dengan anak nakal, daripada berbicara baik-baik, lebih baik kau memukulmya dan memarahinya.


Tepat setelah aku mengatakan hal seperti itu kepada Azel, aku langsung bergerak mendekat kearah naga biru itu dengan menggunakan Dark Shadow Step lalu memukul kepala naga biru itu sedikit kuat, dengan tinju yang sudah kualirkan energi Mana berattribut kegelapan.


"Anak nakal !!!"


Aku memarahi naga biru itu.

__ADS_1


"Apa kau serius berpikir itu akan bekerja ? bisa-bisa dia malah melawanmu hingga dia mati kau tau" kata Azel dalam pikiranku


__ADS_2