
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat membaca ~
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tepat saat aku sedang berpikir seperti itu, aku mendengar suara langkah kaki yang mendekat lalu berhenti didepan pintu kamar.
Setelah orang itu berhenti untuk beberapa waktu, dia membuka pintu dan masuk.
Aku melihat seorang dengan laki-laki berambut hitam putih, laki-laki iti memiliki wajah yang tampan dan tubuh yang tinggi, menggunakan kimono berwarna setengah putih dan setengahnya lagi hitam.
"Zoro apa kau masih ingat denganku ?"
Tanya orang dengan rambut berwarna setengah hitam dan setengah putih.
Pada awalnya aku tidak bisa mengenali orang ini, tetapi setelah aku mengingat seseorang yang kutemui sebelumnya, membuatku tidak bisa menyembunyikan rasa keterkejutanku.
"Apa itu kau kurogi ?"
"Sepertinya, kau masih mengingat bentuk manusiaku walaupun sudah banyak berubah dan lama tidak bertemu" kata Kurogi tersenyum.
Gila, kenapa pedang bisa memiliki wajah setampan ini ?!. Terlebih lagi karena perubahan drastis ini, aku bahkan hampir tidak bisa mengenalinya.
Untung saja rambutnya masih memiliki warna yang unik sama seperti dulu, saat aku baru pertama kali bertemu. Kalau tidak, aku mungkin tidak akan bisa mengenalinya lagi.
"Tunggu, karena aku bisa. bertemu denganmu, apa sekarang kita sedang didalam pikiranku ?"
"Kurang lebih seperti itu" kata Kurogi lalu duduk.
"Jadi, apa kau tau alasan kenapa aku tiba-tiba bisa kesini ?"
Aku melihat-lihat isi ruangan dimana aku berada.
"Kenapa kau tiba-tiba disini ? aku juga tidak tau" kata Kurogi.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Kurogi, aku mengeluarkan wajah heranku.
"Aku juga tidak terlalu yakin dengan apa yang telah terjadi, tetapi aku yakin kalau ini semua ada hubungannya dengan diriku" kata Kurogi dengan santai.
"Hmmm, apa yang kau katakan memang tidak salah, lagipula tidak mungkin aku bertemu denganmu, tanpa ada sesuatu yang terjadi"
Tepat setelah aku mengatakan hal seperti itu, tiba-tiba saja ada energi Mana berattribut kegelapan keluar dari tubuh Kurogi.
Aku pun tidak bisa menyembunyikan ekspresi terkejutku.
"Apa yang terjadi. Kenapa tubuhmu tiba-tiba saja mengeluarkan aura kegelapan ?"
"Ahh !!!. ini adalah energi Mana yang masuk kedalam tubuhku melalui dirimu sebelumnya.
__ADS_1
Aku bahkan sangat merasa heran kenapa, tiba-tiba saja energi Manamu masuk kedalam tubuhku" kata Kurogi sedikit bingung.
Jadi Kurogi tidak menyerap energi Manaku, melainkan masuk kedalam kurogi secara paksa. Tapi bagaimana itu bisa terjadi ?.
Tepat saat aku sedang berpikir seperti itu, ada hal aneh lain yang terjadi.
Dari rambut sampai pakaian yang digunakan Kurogi tiba-tiba saja, berubah menjadi hitam semua.
Tidak hanya itu. Sekarang maranya juga ikut berubah menjadi berwarna merah gelap.
Aku yang melihat kejadian itu dengan mataku, menjadi sangat terkejut tidak percaya.
"Kurogi, kenapa tubuhmu tiba-tiba saja berubah ?"
"Aku juga tidak terlalu yakin, tapi kemungkinan besar aku telah masuk kedalm tahap evolusi lagi"
Kata Kurogi dengan wajah yang sedikit terkejut melihat tubuhnya berubah.
"Masuk kedalam tahal evolusi lagi ?!"
"Sepertinya begitu, dan juga aku merasa ini ada hubungannya dengan kenapa kau tiba-tiba berada disini" kata Kurogi melihat tubuhnya yang berubah.
Tetapi ada hal lain lagi yang terjadi saat tubuh Kurogi sedang berubah. Tiba-tiba saja aku merasakan sesuatu telah berubah didalam jiwaku.
Tepat saat perasaan itu hilang, tubuhku tiba-tiba mengeluarkan aura energi Mana berattribut kegelapan yang sangat besar dan padat.
Disaat yang sama, tubuh Kurogi tiba-tiba saja ditutupi oleh energi Mana berattribut kegelapan yang sangat tebal.
Bahkan setelah 10 menit berlalu, tubuhku terus mengeluarkan energi Mana yang sangat besar dan padat, tanpa henti sedikitpun.
Tepat saat aku mengatakan itu, energi Mana yang sangat besar dan padat yang terus-menerus keluar tanpa henti itu tiba-tiba berhenti.
Pada saat yang sama, kegelapan yang menyelimuti kurogi, menghilang dengan perlahanan.
Dam setelah beberapa waktu, tubuh Kurogi pun akhirnya kelihatan.
Setelah melihat tubuh Kurogi, aku tidal bisa menyembunyikan rasa keterkejutanku.
Penampilan Kurogi, telah berubah dengan sangat drastis.
Dia sekarang, memiliki rambut panjang berwarna hitam dengan ekor rambut panjang yang diikat.
"Oi. Kurogi, apa kau baik-baik saja ?"
Aku mencoba membangunkan Kurogi dengan menggoyangkan tubuhnya.
Tetapi tiba-tiba saja, kesadaranku menghilang perlahan.
"A-apa yang terjadi ?. Kenapa tiba-tiba kesadaranku berkurang ?"
Aku memegang kepalaku, sambil bertahan agar tidak kehilangan kesadaran.
__ADS_1
Akan tetapi, walupun aku sudah bertahan dengan segenap kemampuanku, aku tidak dapat menjaga kesadaraanku, sampai akhirnya kesadaranku hilang sepenuhnya.
.
Dimana aku ?!
Aku membuka mataku, dan menemukan diriku sedang berada di Crying Forest, seperti sebelumnya.
"Zoro, apa kau sudah bangun ?" tanya Azel dalam pikiranku.
Hmmm ? oh rupanya Azel toh. Ya aku sudah bangun sepenuhnya.
"Ada apa denganmu, kenapa kau tiba-tiba saja tertidur ?!" tanya Azel dalam pikiranku
Ah tentang itu.
Tepat saat aku sedang berbicara dengan Azel, aku tiba-tiba merasakan enegi Mana berattribut kegelapan yang sangat familiar sedang berada didekatku.
"Apa yang terjadi dengan pedangmu ?, kenapa pedangmu mengeluarkan aura kegelalan yang sangat mengerikan ?!" tanya Azel terkejut didalm pikiranku.
Pedangku ?!.
Aku melihat pedangku yang sedang tergeletak ditanah, sedang mengeluarkan aura kegelapan yang luar biasa.
"Hanya ada satu penjelasan yang paling masuk akal, untuk menerapkan keadaan pedangmu ini" kata Azel dalam pikiranku
Apa itu ?.
"Kemungkinan besar, pedangmu tekah mengalami evolusi seperti, saat sebelumnya" kata Azel dalam pikiranku.
Heh ?! aku tidak pernah mendengar, artifak sihir bisa berevolusi lebih dari satu kali, Bagaimana bisa itu terjadi ?.
"Kemungkinan besar, itu karena energi Mana berattribut kegelapanmu itu. Setelah merasakan attribut yang mendominasi didalam tubuhmu, sepertinya pedangmu juga ikut berubah agar dapat cocok dengan attribut itu" kata Azel menjelaskan dalam pikiranku.
Setelah beberap waktu terlewati, aura kegelapan yang keluar dari katanaku itu ditutup sebuah bola kegelapan.
Apa yang harus aku lakukan sekarang ?!.
"Karena artifak sihirmu sedang berevolusi, swbaiknya kita menunggu disini, sampai evolusinya selesai" kata Azel dalam pikiranku
Kau benar. Lagipula aku tidak bisa mengerjakan tugasku tanpa menggunakan katanaku.
Dsngan begitu, aku pun memutuskan untuk menunggu, sampai evolusi katanaku benar-benar selesai.
.
Setelah kurang lebih 4 jam, aku menyadari bola yang menutupi katana milikku mulai menghilang sedikit dengan cepat.
"Sepertinya evolusinya sudah selesai" kata Azel dalam pikiranku.
Haaaaaaaaaaa, akhirnya evolusinya selesai juga, kalau saja evolusonya masih belum berakhir sebentar lagi, aku pikir aku akan menjadi gila.
__ADS_1
"Daripada itu lebih baik kau mengecek, bagaimana hasil evolusi artifak sihirmu itu" kata Azel dalam pikiranku.
Tepat setelah Azel mengatakan itu, semua aura kegelapan berbentuk bola yang menutupi katanaku pun akhirnya menghilang.