Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 62 : Menuju Semi Final ( VI )


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update padat notifikasi : )


.


Selamat Membaca ~


.


Karena merasa diremehkan Luna pun menjadi marah dan langsung maju menyerang, tanpa menahan dirinya sama sekali dia menusuk Azami dengan rapiernya


Tetapi serangannya tidak mengenai Azami karena dia menghindarinya


"Ini belum berakhir"kata Luna


Serangan Luna tidak berhenti disana dia terus menyerang Azami dengan sangat agresif dan cepat bahkan jika itu hunter professional serangannya pasti kena satu atau dua kali


Tetapi semua serangan Luna dihindari oleh Azami seperti itu adalah hal yang paling alami didunia


"Kau tidak perlu menahan diri kau tau ?, karena jika hanya ini aku yakin aku pasti dapat menghindari semuanya tanpa banyak berusaha"kata Azami tanpa ekspresi


Perkataan Azami membuat harga dirinya Luna menjadi semakin terluka dan itu membuat dia marah


"Kau akan menyesalinya"kata Luna marah


Serangan Luna sekarang menjadi lebih cepat dan agresif dari sebelumnya bahkan dia sudah mulai menggunakan sihirnya


"Terima ini !!!"kata Luna


(Middle Tier Fire Magic Art : Firebolt)


Luna melepaskan sihir apinya kearah Azami, tetapi Azami langsung menghindarinya tanpa kesusahan


Walaupun begitu Luna sudah memprediksi Azami akan menghindari serangan itu, Luna pun langsung mendekat dengan cepat saat perhatian Azami sedang teralihkan


"Kena kau !!!" kata Luna tersenyum


(Lion Flare Rapier Art : Thrusting Flare)


Tanpa menahan diri sedikitpun Luna menyerang Azami menggunakan Teknik sihir rapiernya dijarak yang sangat dekat


Tetapi tepat saat ujung rapiernya hampir menyentuh Azami dia tiba-tiba menghilang tepat didepan mata Luna


Luna yang melihat itu sangat terkejut dan kebingungan karena Azami tiba tiba menghilang didepan matanya sendiri


"Apa yang terjadi !? dimana dia !? kenapa dia tiba-tiba menghilang !?"tanya Luna kebingungan dan panik


Zoro dan Simon merasa sangat kesal saat menyadari apa yang telah dilakukan oleh Azami

__ADS_1


"Gerakan itu sangat membuatku jengkel, dia melakukan hal yang sama seperti Kurogane-san gunakan saat kita latihan dan itu membuatku merasa sangat buruk karena dia membuatku mengingat hal itu"kata Simon sangat kesal


"Setiap saat kau hampir mengenainya dia akan menghilang tepat didepan matamu dan itu akan terjadi di setiap saat kau mencoba melakukannya, kurasa memang anak mirip dengan ayahnya"kata Zoro


Tetapi yang kesal setelah melihat gerakan yang dilakukan oleh Azami tidak hanya Zoro dan Simon


"Entah kenapa saat melihat gerakan yang dilakukan oleh anak itu aku menjadi sangat kesal"kata pemimpin Divisi Defense Xiao Mo


"Aku dapat mengerti mengapa kau merasakan hal itu, anak itu melakukan hal yang selalu dilakukan oleh Ryo" Kata Pemimpin Divisi Frontliner Miyahara Tatsumi


"Ryo ? apa Ryo yang kau maksud adalah Kurogane Ryo ?"tanya Pemimpin Divisi Support Dino


"Benar The Lightning Flash Kurogane Ryo" jawab Tatsumi


"Karena aku dan Tatsumi sering berkerja bersama-sama dengan dia sebelumnya itu membuat kami berdua jadi sangat dekat dengan dia"kata Xiao Mo


"Jadi seperti apa orangnya dia ?"tanya Dino penasaran


"Seperti yang kau tau dia adalah orang yang sudah banyak berprestasi maupun didivisi Frontliner atau didivisi Defense, dia sudah banyak membasmi monster kelas atas bahkan dia juga sudah banyak menangkap penjahat-penjahat kelas kakap" Tatsumi menjelaskan


"Aku dan Tatsumi bahkan pernah menawarkan untuk menjadikan dia sebagai wakil kami tetapi dia menolaknya dengan alasan itu akan merepotkan" Xiao Mo menambahkan


"Aku bahkan tidak mengerti apa yang dipikirkan olehnya saat itu"kata Tatsumi


"Oh benar juga mungkin Dino tidak tau tetapu Ryo adalah salah satu orang yang dapat melawan Tatsumi secara langsung"kata Xiao Mo


"Heh !? apa kau serius ?"tanya Dino


"Walaupun kau bilang begitu kau juga sama sepertiku tidak dapat menyentuhnya"balas Tatsumi


Mendengar apa yang dikatakan oleh Tatsumi Xiao Mo pun berhenti tertawavdan tersenyum pahit


"Ah benar juga saat kita memintanya untuk menjadi wakil bukannya dia juga mengatakan bahwa dia memiliki anak laki-laki"kata Xiao Mo


Mendengar perkataan Xiao Mo Tatsumi menyadari sesuatu


"Tunggu dulu ! apa dia benar-benar mengatakan itu ?"tanya Tatsumi


"Kalau aku tidak salah ingat, dia memang mengatakan hal it-"kata Xiao Mo tiba-tiba berhenti berbicara


Xiao Mo dan Tatsumi tiba-tiba saling menatap dan terdiam untuk sesaat


"Xiao Mo ? Tatsumi ? ada apa ?"tanya Dino bingung dengan situasi yang sedang dia alami


"Tidak tidak tidak itu pasti hanya kebetulan dia menggunakan gerakan yang sama persis seperti Ryo lagipula tidak mungkin itu adalah anaknya"kata Tatsumi


"Kau benar, itu tidak mungkin" kata Xiao Mo menambahkan

__ADS_1


Walaupun mereka berdua mengatakan hal itu, sebenarnya mereka berdua masih mencurigai Azami


"Itu bukan kebetulan dia memang menggunakan gerakanku tadi"kata seseorang dari belakang


Setelah mendengar suara yang sangat familiar itu Xiao Mo dan Tatsumi langsung melihat kebelakang dan menemukan bahwa Ryo Ayahnya Azami berdiri disana


"Gwaah!!!"seru Xiao Mo dan Tatsumi terkejut


"Yo apa kabar kalian berdua"sapa Ryo Ayah Azami


"Bagaimana kau bisa berada disini ?" tanya Tatsumi


"Daripada itu apa yang kau maksud dari perkataanmu tadi ?"tanya Xiao Mo


"Ahh Singkatnya dia bisa menggunakannya karena dia adalah anak kandungku"jawab Ryo Ayah Azami


"HEEHH !?" seru Xiao Mo dan Tatsumi terkejut


"Kenapa kalian terkejut ? bukannya aku sudah memberitau kalian bahwa aku sudah memiliki anak ?"tanya Ryo bingung


"Memang kau sudah memberitau kami tentang itu, tetapi tidak tentang umurnya"jawab


"Sekarang kau berumur 34 tahun dan jika anakmu sudah SMA kelas 1 dia berarti berumur 16 tahun berarti kau sudah memiliki anak sejak kau 18 Tahun !!! kata Xiao Mo terkejut


"Apa ada yang salah tentang itu?"tanya Ryo bingung


"Apa kau bodoh !? kau memiliki anak saat kau masih sekolah kau tau !?"tanya Tatsumi sedikit kesal


"Apa aku boleh untuk menonton turnamen disini" tanya Ryo kepada Dino sambil mengabaikan apa yang dikatakan oleh Tatsumi


"Tentu saja"jawab Dino


"Oe !!!"kata Tatsumi kesal


"Kalau begitu bagaimana kalau kita menyaksikan seberapa kuat anakku Azami setelah latihan"kata Ryo duduk dikursi Tatsumi sambil tersenyum


.


Diarena Luna mati-matian mencari keberadaan dengan melihat kesegala arah


"Aku tidak dapat menemukannya, bagaimana mungkin ?"tanya Luna tidak percaya


"Apa kau mencariku ?"tanya Azami berdiri dibelakang Luna


Mendengar suara dari belakangnya secara tiba-tiba Luna pun terkejut dan langsung menoleh


"Bagaimana bisa kau berada dibelakangku ?"tanya Luna terkejut

__ADS_1


"Entahlah aku juga tidak tau, dan juga karena kau tadi sudah menyerang mungkin sekarang sudah waktunya giliranku untuk menyerang bukan ?"tanya Azami tesenyum


Setelah hanya menghindar sebelumnya Akhirnya Azami memutuskan untuk menyerang


__ADS_2