
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat Membaca ~
.
Setelah berkeliling mencari tempat makan mereka pun memutuskan pergi kerumah makan yang sebelumnya mereka kunjungi sebelumnya
"Jika pada akhirnya kita kesini lagi kenapa coba kita harus berkeliling sebelumnya ?"tanya Zoro
"Entahlah aku juga tidak tau"jawab Azami tanpa ekspresi
"Daripada itu lebih baik kalau kita segera masuk dan makan" kata Simon masuk kerumah makan
"Kau benar juga, kita akan menganggu pengunjung lain kalau kira hanya berdiri disini" tambah Zoro masuk bersama dengan Azami
Setelah mereka bertiga sudah masuk mereka pun mencari tempat kosong untuk ditempati dan memesan makanan yang mereka ingin pesan
"Pesanan anda ?"tanya pelayan rumah makan
"Aku pesan Karaage dan nasi putih, Simon kau mau pesan apa ?"tanya Zoro
"Aku pesan Daging tusuk dan nasi putih"jawab Simon
"Kalau kau Azami ?"tanya Zoro
"Kalau aku Ramen Special"jawab Azami
Setelah mereka bertiga mengatakan pesanan mereka pelayan itu menulisnya dibuku kecil dan permisi pergi untuk mengambil pesanan kami setelah sudah masak
"Apa kau tidak lelah hanya memakan ramen setiap saat kau makan bersama ?"tanya Zoro
"Kenapa aku harus lelah ? lagipula ramen adalah makanan favoritku"jawab Azami
Setelah menunggu cukup lama pesanan mereka akhirnya datang
"Ini pesanan kalian, Satu set Karaage + Nasi, Satu set Daging tusuk + Nasi, dan satu ramen special, selamat menikmati"kata Pelayan meletakkan pesanan dimeja
"Karena sudah datang ayo kita makan"kata Azami
__ADS_1
"Selamat Makan !!!"kata Zoro, Azami, dan Simon bersamaan
Mereka langsung melahap makanan yang mereka pesan tepat setelah diantarkan, sesudah mereka selesai makan mereka pun pergi dari rumah makan itu dan pergi kestadiun agar tidak terkena masalah yang dapat membuat mereka terdikualifikasi
Sesampainya mereka distadiun mereka bertiga bertemu dengan kelompok orang tua Azami dan Simon yang pulang dari makan bersama tapi kali ini Xiao Mo dan Tatsumi tidak bersama mereka karena memiliki urusan(kabur)
"Ara, kenapa kalian cepat sekali kembali ?"tanya Milia ibunya Simon kepada kelompok Zoro
Untuk sesaat Zoro, Azami dan Simon tidak memperhatikan aoa yang dikatakan oleh Milia karena melihat ayahnya Azami dan Simon dengan keadaan wajahnya yang babak belur
"Apa kalian mendengarkan" tanya Milia
Zoro dan yang lainnya pun tersadar kembali
"Ah ya itu Karena sehabis ini kami masih harus bertarung jadi kami berpikir lebih baik kami kembali secepatnya untuk menghindari adanya masalah diperjalanan kembali"jawab Zoro
"Jadi begitu, karena kalian akan bertarung lagi kalian berjuanglah saat bertarung"kata Milia mendukung kelompok Zoro
"Ya Bu kami akan berjuang"kata Simon pergi
"Milia-san kami permisi dulu"kata Zoro dan Azami menunduk lalu pergi juga
Mereka segera pergi karena mereka merasa jika mereka terlalu lama disana mereka akan mendapatkan nasib yang sama dengan kedua korban itu(Ayah Azami dan Simon)
Dia hanya duduk diam sambil membaca buku sendiri disana dan entah mengapa dia memiliki aura membuat Zoro dan yang lainnya sangat sulit untuk menyapa dia
"Kenapa sekarang jadi sepi begini ?"tanya Azami bingung
Mendengar perkataan Azami. Zoro dan Simon melihat Azami dengan wajah yang seperti mengatakan"Apa kau serius ?"
Tetapi karena Zoro sudah biasa dengan orang seperti dia Zoro pun menjelaskan
"Tentu saja sepi karena sebagian peserta dari sebelumnya sudah pergi karena mereka sudah kalah jadi sekarang mereka tidak bisa lagi berada di ruangan khusus peserta ini" jawab Zoro menjelaskan
"Jadi begitu, pantas saja tempat ini menjadi sepi, tapi kenapa aku tidak melihat Kotagawa dan Shirokiba-chan disini ?"tanya Azami
"Tentang itu juga aku ingin tau"jawab Zoro
"Mungkin saja mereka masih diruang perawatan" Simon teringat
"Kalau begitu, bagaimana kalau kita pergi kesana ?"tanya Azami
__ADS_1
"Tentu ayo kita kesana"jawab Zoro
Mereka bertiga pun segera pergi menuju ruang perawatan peserta untuk melihat apa disana ada Shuna dan Yuna
Dan setelah mereka sampai disana mereka menemukan Yuna dan Shuna tetapi ada masalah yang terjadi kepada mereka
"Kotagawa Shirokiba-chan apa kalian tidak apa-apa ?"tanya Zoro
"Aku dan Yuna tidak apa-apa tetapi kami tidak dapat melanjutkan pertarungan yang akan datang"jawab Shuna
Zoro, Azami dan Simon terkejur dengan perkataan Shuna
"Ehh !? Kenapa !?"tanya Azami
"Aku akan menjelaskan kepada kalian tetapi sebelum itu kalian jangan berdiri didepan pintu masuk"kata Dokter tiba-tiba
Zoro, Azami dan Simon segera masuk agar tidak menghalangi pintu masuk
"Jadi bisakah sensei menjelaskan alasannya ?"tanya Azami
*hah* dokter menghela nafas
"Kalau begitu dengar baik-baik"kata Dokter itu
Setelah dokter itu duduk dikursi dia menjelaskan alasan kenapa Shuna dan Yuna tidak dapat berpartisipasi dipetarungan selanjutnya
Menerut apa yabg dikatakan oleh dokter itu Shuna tidak dapat berpartisipasi lagi karena terlalu memaksakan diri dengan menggunakan energi mana dalam jumlah banyak yang bahkan melebihi apa yang bisa digunakan oleh tubuhnya dan itu menyebabkan Shuna sekarang tidak dapat mengontrol tubuhnya dengan baik dan itu
Dan Alasan Yuna tidak bisa melanjutkan pertarungan selanjutnya adalah karena tubuhnya terlalu kelelahan karena syok yang disebabkan oleh tubuhnya yang tidak terbiasa dengan pertarungan yang sangat sengit seperti yang sebelumnya dia lakukan
Setelah mendengar penjelasan dokter itu Zoro, Azami dan Simon merasa sedih karena Shuna dan Yuna tidak dapat berpartisipasi lagi
Tetapi Shuna dan Yuna tidak merasa kecewa dengan hal itu bahkan mereka bersikap normal saja
"Sudahlah, kalian tidak perlu bersedih tentang kami"kata Shuna
"Itu benar, dan karena kami tidak bisa berpartisipasi lagi, kalian harus memenangkan turnamen ini ok ?" Yuna menambahkan
Setelah mendengar perkataan Yuna dan Shuna Zoro dan yang lainnya berhenti merasa sedih dan bertekad untuk memenangkan turnamen ini
"Tentang masalah itu lebih baik tidak perlu kalian pikirkan, lebih baik kalian istirahat agar bisa kembali pulih sepenuhnya"kata Zoro pergi dengan bersemangat dan dikuti oleh Azami dan Simon
__ADS_1
"Walaupun kau mengatakan hal itu, kau sebenarnya kecewa bukan ?"tanya Dokter itu
Setelah mendengar perkataan itu Yuna dan Shuna tidak mengatakan apapun dan mengepal tangan mereka, sebenarnya mereka sangat frustasi karena tidak dapat berpartisipasi lagi tetapi mereka berdua tidak ingin membuat Zoro dan yang lainnya jadi mengkhawatirkan kondisi mereka, mereka pun berpura-pura terlihat seperti mereka tidak apa-apa agar tidak memengaruhi pertarungan mereka nanti