Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 64 : Menuju Semi Final ( VIII )


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat Membaca ~


.


"Apa !?" Tobio terkejut" Itu tidak mungkin"


Walaupun Tobio mengatakan itu faktanya memang Zoro belum bergerak dari tempat dia berdiri sebelumnya, saat Tobio menyerang sebelumnya Zoro menangkis sebagian besar serangan Tobio dan hanya sedikit mengerakan tubuhnya untuk menghindar


"Karena kau bilang kau belum selesai untuk menyerang sekarang majulah, coba buat aku bergerak dari sini"kata Zoro memprovokasi


Mendengar kata-kata Zoro membuat Tobio merasa sangat terhina, tetapi walaupun dia ingin maju menyerang serangannya tidak akan bekerja terhadapnya walaupun dia menggunakan seluruh kekuatannya sekarang


Setelah memikirkan banyak rencana dalam waktu yanh singkat Tobio pun merasa lebih baik jika dia dapat mengulur waktu agar energi mananya dapat pulih sebanyak mungkin


Jika energi mananya sudah pulih kesempatan dia untuk memenangkan pertarungan ini akan meningkat lebih tinggi dari yang sekarang


"Karena aku sudah menyerang sebelumnya, aku akan memberimu kesempatan untuk menyerang sekarang"kata Tobio mencoba mengulur waktu


Zoro yang mendengar perkataan Tobio terkejut dan juga bingung dengan apa yang dikatakan oleh Tobio, lagipula sebenarnya jika Zoro memang ingin dia bisa saja menyelesaikan pertarungan ini dengan segera


Tetapi karena dia tidak ingin membuat pertarungan ini menjadi bosan ditonton oleh para orang-orang yang sudah datang kesini untuk menonton turnamen ini dia pun memutuskan untuk membiarkan Tobio mengerahkan segalanya terlebih dahulu dan setelah itu dia akan mengalahkannya


Tapi sekarang Tobio malah memberikannya kesempatan untuk maju menyerang dan itu membuatnya jadi kebingungan, tetapi setelah Zoro berpikir untuk sesaat dia memperkirakan sesuatu


"Apa mungkin dia sudah kelelahan ?"tanya Zoro dalam pikirannya


Setelah Zoro memikirkannya lagi dia pun yakin bahwa sekarang Tobio sedang kelelahan karena terlalu banyak menggunakan mana setelah menyerang menggunakan sihir dengan jumlah yang tidak sedikit dalam sesaat


"Aku pikir sekarang sudah saatnya aku mengakhiri pertarungan ini"kata Zoro dengan nada kecil


Zoro pun tiba-tiba maju mendekat kearah Tobio dengan berjalan santai, Tobio yang melihat itu merasa kebingungan dengan apa yang sedang dilakukan oleh Zoro


Setelah Zoro berada cukup dekat untuk melakukan serangan Zoro langsung menggunakan Teknik sihir pedangnya

__ADS_1


(Silver Moon Edge Sword Art : Fullmoon Slash)


Tanpa menyadari sedikitpun apa yang terjadi kepada dirinya Tobio tiba-tiba saja tidak sadarkan diri dan terjatuh ketanah


Penonton yang menyaksikan itu kebingungan dengan apa yang mereka lihat dengan mata mereka sendiri, mereka bukan bingung dengan tiba-tibanya Tobio jatuh tetapi mereka bingung dengan apa yang mereka lihat sebelum Tobio terjatuh


Sebelum jatuhnya Tobio ketanah untuk sesaat sebagian dari penonton melihat sebuah bulan purnama/bulan penuh menembusnya, tetapi karena mungkin itu mereka hanya salah lihat mereka tidak membicarakannya


Setelah melihat Tobio jatuh ketanah wasitpun segera pergi dan memeriksa keadaannya apa dia bisa melanjutkan pertarungan lagi atau tidak


"Karena aku hanya menggunakan punggung pedangku aku yakin dia tidak akan terluka parah karena itu, tetapi tentu saja dia tidak sadarkan diri untuk sesaat"kata Zoro kepada wasit dan setelah itu pergi dari arena


Pada saat wasit mengecek keadaan Tobio dia terkejut dengan kondisinya, ditubuhnya Tobio tidak ada sama sekali bekas serangan tetapi itu tidak mungkin terjadi karena jika tidak ada berarti dia tidak terkena serangan


Tetapi tiba-tiba wasit menemukan sesuatu yang mengejutkan lagi, dia menemukan luka dalam yang disebabkan oleh serangan yang menggunakan energi mana


Wasit pun menyimpulkan serangan yang digunakan oleh Zoro tidak sepenuhnya mengenai tubuh Tobio hanya energi mana yang membaluti pedangnya saja yang mengenainya


"Untuk berpikir seorang siswa dapat menggunakan mananya dengan terampil seperti ini"kata Wasit


Tetapi karena waktu jeda sebelum pertarungan selanjutnya akan dimulai dia berhenti memikirkannya dan mengumumkan pemenangnya


Setelah dia berjalan pergi dari arena Zoro langsung menuju diruang peserta untuk menemui Azami dan Simon


"Tadi adalah pertarungan hebat"kata Azami


"Itu bukan apa-apa, dari pada itu dimana Simon berada ? aku tidak melihatnya disini"tanya Zoro melihat kesekeliling ruangan


"Ahhh simonyet sedang pergi kekamar kecil"jawab Azami


"Jadi begitu"kata Zoro


"Karena sekarang waktu jeda bagaimana kalau kita pergi keluar untuk makan dulu ?"Ajak Azami


"Kau benar juga, Kalau begitu setelah Simon kembali ayo kita pergi keluar untuk makan"jawab Zoro


Setelah mereka memutuskan pergi keluar untuk mencari makanan setelah Simon kembali mereka berdua pun menunggu Simon diruang peserta

__ADS_1


Sudah 10 menit berlalu setelah Zoro kembali keruang peserta tetapi Simon masih belum datang-datang juga, karema sudah tidak tahan menunggu Azami menjadi jengkel


"Apa yang sedang simonyet itu lakukan sih kenapa dia lama sekali ?"tanya Azami kesal


"Kau benar juga, bagaimana kalau kita pergi kesana untuk mengecek"jawab Zoro


Setelah mereka berdua memutuskan untuk berhenti menunggu mereka pun pergi mencari dimana Simon berada, dan setelah pergi keseluruh kamar kecil distadiun itu Zoro dan Azami belum menemukan Simon juga


"Dimana simonyet itu berada bukannya dia bilang dia ingin pergi kekamar kecil !?"tanya Azami kesal


"Mungkin setelah dia dari kamar kecil dia pergi kesuati tempat"jawab Zoro


"Kalau memang begitu bukannya lebih baik kita meninggalkan dia dan pergi makan"kata Azami menyerah mencari


"Mungkin kau benar, lagipula akan merepotkan untuk berkeliling stadiun hanya untuk mencari Simon"kata Zoro juga menyerah mencari


Karena mereka berdua memutuskan untuk berhenti mencari mereka berdua pun langsung pergi menuju gerbang untuk keluar dari stadiun


Pada saat mereka keluar dari stadiun mereka berdua menemukan Simon yang sedang bersama wanita cantik berambut pink panjang, mata yang berwarna sama dengan matanya dan menggunakan pakaian seperti seorang artis terkenal


Karena mereka penasara dengan apa hubungan antara Simon dengan wanita dengan senyum Zoro dan Azami datang menghampiri Simon dengan wanita cantik tersebut


"Yo Simon dari mana saja kamu ?"tanya Azami tersenyum


"Kami sudah mencarimu dari tadi kau tau ?"kata Zoro juga tersenyum


"Eh !? kenapa kalian disini ?"tanya Simon terkejut


"Karena sudah waktunya jeda kami memutuskan untuk pergi keluar mencari makan dan ingin mengajakmu"kata Azami masih tersenyum


"K-kalau begitu aku juga ijut setelah mengurus sesuatu"jawab Simon seperti menyembunyikan sesuatu


Tetapi tentu saja dibalik senyum ramah Zoro dan Azami ada niat jahat yaitu ingin mengetahui apa hubungan Simon dengan wanita cantik itu


"Woah! apa kalian adalah teman-temannya Simon ?"tanya Wanita cantik itu


"Ya benar kami teman-temannya"jawab Azami

__ADS_1


"Woah ! Perkenalkan aku adalah ibunya Simon Milia"kata wanita cantik memperkenalkan diri


Mendengar perkataan wanita cantik itu membuat Zoro dan Azami terdiam menganga karena terkejut


__ADS_2