Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 183 : Cahaya Suci Vs Kegelapan Iblis ( I )


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


'Aku tidak pernah menyangka akan menjadi seperti ini'


Awalnya, Zoro hanya ingin mengamati pertarungan pria berambut putih melawan ibunya sambil bersembunyi di jarak aman berjaga-jaga untuk menyelamatkan ibunya jika saja pertarungannya membahayakan


Akan tetapi sesuatu yang tidak pernah dikira Zoro telah terjadi.


Setelah terkena serangan yang cukup banyak dari ibunya, pria berambut putih itu mengeluarkan energi Mana suci yang mirip seperti yang digunakan oleh pahlawan yang ditemui sebelumnya.


Akan tetapi Zoro tetap memutuskan untuk mengamati situasi. Karena ibunya masih belum dalam situasi yang membutuhkan dia untuk maju menolong saat itu.


Akan tetapi semua itu berubah dalam sekejap mata setelah pria berambut putih itu menggunakan teknik artifak yang dia miliki.


Melihat apa yang terjadi pada ibunya. Zoro tidak punya pilihan selain menyerang pria berambut putih itu sebelum benar-benar terlambat.


'Azel, apa kekuatan yang digunakan oleh pria berambut putih itu benar-benar energi Suci ?'


-Tidak salah lagi. Walaupun begitu, yang satu ini memiliki perbedaan dengan yang digunakan oleh pahlawan yang kau temui sebelumnya.


'Perbedaan ?'


- Kekuatan suci yang digunakan oleh pria berambut putih itu berattribut cahaya putih yang tidak lengkap.


"Hahahaha, aku tidak menyangka kau akan menyerangku"


Pria berambut putih itu bangaun dari tempatnya terlempar sebelumnya.


"Seharusnya kau membiarkanku menghabiskan mangsaku terlebih dahulu."


"Memang kenapa jika aku mengganggu ?"


Zoro mengeluarkan pedangnya yaitu Darkness Edge dari udara.


"Hahahaha, sepertinya kau meremehkanku ya, Iblis bertopeng !!"


Pria berambut putih itu bergerak maju kearah Zoro dengan sangat cepat.


Melihat pria berambut putih itu maju lurus kearahnya, Zoro melepaskan sihir iblis api hitamnya.


"Hell Flare".

__ADS_1


Sihir api yang ditembakan Zoro menghasilkan ledakan api yang cukup untuk menutupi separuh dari luas mall yang sudah dihancurkan.


Akan tetapi serangan itu berhasil ditahan oelh pria berambut putih itu, tanpa mendapatkan luka berarti.


"Hahahaha, itu tadi cukup panas"


Pria berambut putih itu tertawa sambil terus bergerak maju kearah Zoro setelah berhasil menahan serangannya.


- Menggunakan sihir iblis tingkat tinggi saja, tidak akan cukup untuk menembus pertahanan yang ditambahkan dengan kekuatan suci. Gunakan teknik pedangmu.


'Baiklah.'


"Darkness Slash"


Sebuah tebasan sihir kegelapan dilepaskan oleh Zoro kearah pria berambut putih itu.


Pria berambut putih itu menghindarinya dengan melompat keudara.


Akan tetapi serangan Zoro tidak berhenti disitu saja. dia melepaskan tebasan sihir lain tepat saat pria berambut putih itu melompat.


Karena tidak bisa menghindar pria berambut putih itu tidak bisa menghindari tebasan yang datang sepenuhnya dan mendapatkan luka tebasan pundak kirinya.


Akan tetapi luka yang prai berambut putih itu terima segera pulih dalam beberapa saat karena kemampuan penyembuhan dirinya yang tinggi.


"Seperti yang diharapkan dari seorang iblis bangsawan, kau sangat kuat"


Pria berambut putih itu mengambil langkah mundur.


- Kau pikir akan semudah itu ? dia itu adalah orang yang berhasil mengalahkan ibumu kau tau.


'Berisik aku juga tau itu'


- Kalau kau tau. Jangan hanya diam dan lakukan sesuatu.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Azel. Zoro pun menggunakan teknik tebasan sihirnya lagi.


"Dark Slash"


Kali ini pria berambut putih itu, menghindarinya dengan mengambil langkah ke kanan dan langsung bergerak kearah Zoro dengan cepat.


Setelah berada cukup dekat dengan Zoro. Pria berambut putih melemparkan tinju kanannya ke perut.


Zoro dengan cepat menghidar kekiri dan menyerang balik dengan menebaskan pedangnya ke leher pria berambut putih.


Akan tetapi serangan baliknya, berhasil ditangkis oleh pria berambut putih dengan menggunakan sarung tangan singa emas sebelah kanan.


Setelah berhasil menangkis serangan Zoro. Pria berambut putih itu mencoba untuk menyerang Zoro dengan tinjuan kiri ke arah wajah.

__ADS_1


Mengetahu hal itu, Zoro mengambil langkah mundur dan mengambil posisi bertarung untuk menyerang.


"Dark Thrust"


Zoro menggunakan serangan tusukan pedang yang ditambah dengan sihir kegelapan padat kearah perut pria berambut putih.


Melihat Zoro datang menyerang menggunakan serangan lain, pria berambut putih segera mengambil posisi dan melepaskan teknik artifaknya.


"Raging Lion Strike"


Kedua serangan berbenturan dan membuat keduanya saling mendorong.


"Hah !!!"


Zoro menambahkan jumlah energi Mana yang digunakan untuk menyerang. Dan hal itu membuat pria tinju pria berambut putih itu terdorong.


"Apa ?"


Mengetahui tinjunya telah terdorong mundur, pria berambut putih itu tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya.


Zoro tidak mengabaikan kesempatan itu, dan segera melancarkan serangannya kearah perut pria berambut putih itu.


Akan tetapi hal tidak terduga terjadi. Pria berambut putih itu menendang pedangnya dari kanan dan menyebabkan arah pedangnya berubah ke kiri.


"Apa ?"


"Kau pikir hanya kau yang memiliki trik ?"


Pria berambut putih itu tersenyum lalu mengayunkan tinju kirinya ke perut Zoro.


Karena tidak memiliki waktu untuk menghindar. Zoro pun segera mengambil posisi untuk bertahan.


*Baam*


Setelah menerima tinjuan dari pria betambut putih, Zoro terdorong 10 meter dari tempat dia berdiri sebelumnya.


'Yang tadi itu hampir saja'


- Bagaimana bisa kau seceroboh itu. Apa kau bodoh ?.


'Berisik. Aku hanya lengah karena dari saat dia bertarung melawan ibuku dia hanya menggunakan tangannya'


Tepat setelah mengatakan hal itu kepada Azel. Zoro menyadari bahwa pria berambut putih itu menatapnya dengan tatapan buas.


"Hahahaha, sepertinya kali ini tidak akan menjadi pertarungan yang membosankan"


Pria berambut putih melepaskan energi mana berwarna putih dan abu-abu.

__ADS_1


"Sepertinya begitu"


Disaat yang sama Zoro melepaskan energi Mana berwarna hitam pekat yang.


__ADS_2