
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat Membaca ~
.
"Karena sebelumnya kau yang menyerang sekarang mungkin sudah waktunya giliranku untuk menyerang"kata Azami
"Sial !"kata Luna mundur
Setelah mendengar perkataan Azami, Luna langsung mengambil jarak dan bersiap untuk serangan yang akan Azami lakukan
"Karena sepertinya kau sudah siap aku mulai !!!"kata Azami tersenyum
Tetapi apa yang dilakukan oleh Azami saat itu sangatlah mengejutkan bahkan membingungkan semua yang menyaksikannya pertarungan itu.
Tidak seperti ngin maju untuk menyerang, dia hanya berjalan dengan santai kearah dimana Luna berdiri dengan posisi bertarung
Luna yang merupakan lawannya itu bahkan kebingungan dengan apa yang dilakukan oleh Azami tetapi walaupun dia kebingungan dia tetap tidak menurunkan penjagaannya sedikitpun
Luna terus memperhatikan gerakan yang dilakukan oleh Azami dengan sangat fokus tetapi saat dia mengedipkan matanya Azami sudah menghilang dari pandangannya
"Kemana dia pergi !?"tanya Luna panik
Walaupun sudah bersusah payah dia mencari keberadaan Azami dia tetap tidak dapat menemukan keberadaannya
Tiba-tiba Luna merasa ada seseorang yang menyentuh punggungnya dari belakang diapun mencoba untuk berbalik karena dia yakin Azami sedang berada dibelakangnya
Tetapi dia sudah terlalu terlambat untuk melakukannya, sebelum Luna bahkan bisa berbalik Azami sudah membuat Luna pingsan dengan memukul dibagian lehernya dari belakang
Semua orang yang menyaksikan itu sangat terkejut bahkan mata mereka sampai melotot karena itu
Karena melihat Luna sudah terjatuh wasit pun memutuskan untuk memeriksa keadaan Luna apa dia bisa melanjutkannya atau tidak
Dan setelah dia memeriksa keadaannya wasit pun mengumumkan hasilnya kepada penonton
"Karena peserta Murasaki Luna tidak dapat melanjutkan pertarungan ini, pemenangnya adalah peserta Kurogane Azami"seru wasit mengumunkan
Para penonton menjadi heboh karena bagaimana pertarungan antara Luna dan Azami dimenangkan oleh Azami dengan sangat mendominasi
Setelah pertarungan selesai wasit pun memanggil tim medis untuk menangani Luna yang sekarang sedang pingsan
__ADS_1
Azami juga pergi dari Arena menuju ruang tunggu para peserta dimana Zoro dan Simon sedang menunggu
"Bagaimana dengan pertarunganku hebat bukan ?"tanya Azami sombong
"Menjengkelkan"jawab Zoro
"Terlalu banyak bergaya"jawab Simon
"Heh !? kenapa ?"tanya Azami bingung
Zoro dan Simon pun mengabaikan Azami
"Sehabis aku kau selanjutnya yang akan bertarung kan Zoro ?"tanya Azami
"Ya kau benar, aku akan melawan murid teratas disekolah yaitu Katsuki Tobio"jawab Zoro
"Aku yakin dia pasti akan menjadi lawan yang mungkin cukup kuat" kata Simon
"Aku juga berpikir begitu, tetapi kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi saat bertarung nanti"kata Zoro
"Peserta yang akan bertarung selanjutnya mohon segera kearena karena pertarungan akan dimulai"kata wasit
"Karena sudah waktunya, aku pergi dulu"kata Zoro pergi kearane
"Kau harus menang ok"kata Simon mendukung
Zoro pun mejawab mereka dengan anggukan ringan dan setelah itu diapun pergi kearena untuk bertarung
Saat dia sampai diarena dimenemukan lawannya Katsuki tobio sedang berdiri disisi lain arena
"Apa kalian sudah siap ?"tanya Wasit
Mereka berdua pun menjawab dengan anggukan ringan
"Kalau begitu pertarungan dimulai !!!"seru wasit mengumumkan
Setelah wasit mengumumkan bahwa pertarungan sudah dimulai, Zoro dan Tobio langsung mengeluarkan artifak sihir mereka masing
Tidak seperti Azami dan Simon yang tidak menggunakan artifak sihir mereka sama sekali, Zoro mengeluarkan artifak sihirnya dari awal
Setelah mengeluarkan artifak sihir dan mengambil posisi bertarung untuk sesaat mereka hanya saling memperhatikan
Tidak seperti sebelumnya penonton sekarang juga ikut terdiam hening padahal mereka hanya saling memperhatikan
__ADS_1
Tetapi yang membuat mereka juga ikut terdiam itu karena mereka entah kenapa merasakan atmosfer aneh yang membuat mereka ingin hanya memperhatikan pertarungan ini dengan seksama
Pada saat mereka berdua saling memperhatikan tiba-tiba saja Zoro tidak lagi dalam posisi bertarungnya, dia hanya berdiri santai sambil menatao kearah Tobio
Tobio yang merasa bahwa Zoro telah memberikan celah yang besar untuk dia gunakan tanpa buang-buabg waktu dia segera maju untuk memulai serangannya
Walaupun Zoro melihat Tobio yang maju dengan kecepatan tinggi untuk memulai serangannya Zoro tetap hanya diam berdiri dan terus menatap kearah Tobio
Setelah Tobio sudah cukup dekat untuk melemparkan serangan, tanpa menahan diri sedikitpun dia langsung menggunakan sihir pedangnya diserangan pertamanya
"Terima ini !!!"kata Tobio
(Light King Sword Art : Light Flash Strike)
Tebasan yang menggunakan sihir cahaya yang membuat tebasan itu menjadi memiliki kecepatan tinggi dan ketajaman yang dapat memotong baja seperti mentega sekarang sedang digunakan oleh Tobio untuk menyerang Zoro
Tetapi tebasan Tobio sangat cepat dan memiliki ketajaman yang dapat memotong baja, sekarang telah ditahan oleh Zoro dengan pedangnya
Tobio terkejut setelah Teknik sihir pedannya telah ditahan tanpa kesulitan sedikitpun, tetapi dia langsung kembali tenang dan langsung mundur mengambil jarak
"Sepertinya kau bukanlah orang biasa bahkan bisa menahan teknik sihir pedangku tanpa kesulitan"kata Tobio memuji Zoro
"Itu bukanlah hal yang special dan dari pada itu kau lebih baik mengeluarkan segalanya sekarang atau mungkin kau akan menyesalinya nanti"kata Zoro menatap Tobio dengan serius
"Kalau begitu, sesuai permintaanmu aku akan menggunaka semua yang kupunya"balas Tobio
Setelah percakapan singkat itu Tobio pun langsung maju untuk menyerang lagi tetapi kali ini berbeda dia sekarang tidak hanya menyerang Zoro dengan menggunakan Teknik sihir pedangnya sekali dia menggunakannya terus menerus dengan agresif dari segala arah
Walaupun begitu Zoro masih tetap dapat menagkis semua serangan yang menuju kearahnya tanpa satu pun yang mengenainya
"Tch, sepertinya itu masih tidak bekerja bagaimana dengan ini !?"kata Tobio kesal
(Middle Tier Light Magic Art : Rain Of Light Bullet)
Peluru Cahaya menghujani Zoro dari atas, tetapi itu tetap tidak bekerja karena Zoro dapat menghindari dan memotong peluru cahaya tersebut
"Apa kau sudah selesai !?"tanya Zoro
Tobio hanya terdiam setelah Zoro bertanya, dia tidak dapat bilang kalau dia sekarang sedang kelelahan karena menggunakan terlalu banyak sihir dalam waktu singkat
"Heh !!! aku masih jauh dari selesai"jawab Tobio
"Kalau begitu kemarilah, aku bahkan belum bergerak dari tempat aku berdiri sebelumnya"kata Zoro
__ADS_1
"Apa !?" Tobio terkejut