
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat Membaca ~
.
Latihan untuk persiapan turnamen yang akan datang telah dimulai
Mereka bertiga berlatih menggunakan Alat pengekang agar hasil latihan mereka akan lebih banyak peningkatan
Zoro berlatih untuk mengayunkan pedangnya dan menggunakan Teknik sihir pedannya dalam kondisi menggunakan pengekang yang membuatnya kesusahan untuk menggunakannya dengan benar karena hambatan yang mengganggu pengunaan sihir dan tubuhnya yang menjadi lebih berat
Sedangkan Azami berlatih mengontrol Energi Mana dalam tubuhnya saat dia mengumpulkannya dan meyebarkannya keseluruh tubuhnya agar tidak mengamuk dan melukainya dalam kondisi menggunakan pengekang,
dia melakukan ini dengan tujuan agar dia bisa menggunakannya lebih mudah dan efesien saat dalam kondisi normal. walaupun begitu dia juga terkadang berlatih mengayunkan pedangnya
Latihan yang dilakukan oleh Simon kurang lebih mirip dengan Zoro dan Azami hanya saja dia lebih fokus dalam jumlah Mana yang dapat dia gunakan dalam satu gerakkan dan perbedaannya dia menggunakan tombak sedangkan Zoro dan Azami menggunakan Katana
"Walaupun baru tiga jam berlalu sepertinya kalian sudah berkembang cukup banyak, bagaimana kalau kalian melakukan latih tanding ?" kata Ayah Azami
"Latihan tanding ? aku sih setuju aja, tapi bagaimana dengan kalian ?" tanya Zoro kepada Azami dan Simon
"Tentu kenapa kenapa tidak" jawab Azami
"Aku juga setuju lagi pula jika kita melakukan latihan tanding sekarang peningkatan kita akan lebih banyak dari pada latihan sendiri" Jawab Simon
"Karena kalian bertiga setujy untuk melakukan tanding aku akan memberitau peraturannya" kata Ayah Azami sambil mengambil sesuatu dari kotak yang ada disana" kalian akan menggunakan senjata ini" Ayah Azami memberikan senjata sihir biasa kepada mereka bertiga
"Kenapa kami menggunakan senjara sihir ini ? bukannya kita bisa menggunakan Artifak sihir kami ?" tanya Simon
"Biar kujelaskan kepada kalian, pertama kalian akan menggunakan lencana ini" kata Ayah Azami dan memasangkan sebuah lencana kepada mereka bertiga di dada mereka
"Kenapa kami harus menggunakan lencana ini ?" tanya Zoro bingung
"Kalian bertiga akan bertarung satu sama lain dengan beberapa peraturan seperti kalian akan menggunakan sejata sihir yang kalian pegang tidak boleh menggunakan Artifak sihir, kalian boleh menggunakan sihir tetapi kalian tidak boleh menggunakan sihir diatas sihir tingkat menengah, kalian akan menggunakan pengekang selama kalian bertarung dan yang terakhir adalah siapa yang lencananya hancur akan kalah dan mendapatkan hukuman untuk membantu bekerja disalon banci" kata Ayahnya Azami
__ADS_1
Setelah mendengar bahwa siapapun yang kalah akan dihukum mereka awalnya tidak terlalu peduli tetapi setelah mendengar bahwa hukamnya bukanlah hukuman biasa yaitu mereka yang kalah akan dilemparkan kedalam neraka yang penuh dengan mahkluk misterius yang entah kenapa tidak beres biasa berkumpul disatu tempat yang bernama yaitu Salon banci
"Maaf saja jika aku tidak akan menahan diri, aku tidak mau memasuki neraka seperti itu" Kata Zoro membara
"Kau pikir aku mau memasuki tempat seperti itu ? aku pasti akan mengalahkan kalian berdua" kata Azami kepada Simon dan Zoro
"Lebih baik kalian berdua bersiap-siap memasuki tempat itu, karena akulah yang akan memenangkan ini"kata Simon
Walaupun mereka berkata seperti itu mereka bertiga tidak ada yang bergerak sama sekali mereka hanya terus saling menatap karena menurut mereka orang yang pertama kali bergerak akan jadi target
"Apasih yang mereka lakukan berdiam diri seperti itu !?" tanya Ayah Azami bingung "Kupikir aku harus memberikan sedikit dorongan"
(Middle Tier Wind Magic Art : Wind Preassure)
Zoro, Azami dan Simon tiba-tiba terdorong kedepan
"Heh !? Apa yang terjadi !? kenapa aku terdorong !?" tanya Zoro panik dan kebingungan
"Sial aku tidak bisa berhenti !!!"kata Azami panik
Karena mereka tidak bisa menahan tekanan angin itu mereka pun terdorong dan bertemu ditengah, tanpa menyia-nyiakan mereka pun mulai menyerang
Zoro menyerang Azami, Azami menyerang Simon ,dan Simon menyerang Zoro walaupun begitu mereka dapat menghindari serangan yang tertuju kepada mereka
Setelah mereka menghindari serangan yang tertuju kepada mereka serangan mereka tidak berhenti disitu saja, Zoro mencoba menebas lencana milik Simon tetapi dia dapat menghindarinya
"Sial kupikir aku sudah mendapatkannya" kata Zoro sedikit kecewa
"Huah, yang tadi hampir saja" kata Simon sambil mundur kebelakang
Tetapi Simon lupa kalau disana ada Azami juga
"Simon apa kau melupakan kalau aku juga ada disini ?" kata Azami sambil menggunakan Teknik sihir pedangnya
(Lightning Blade Sword Art : Lightning Strike)
Walaupun diserang secara mendadak Simon tetap dapar menghindarinya
__ADS_1
"Itu adalah kedua kalinya aku diserang secara tiba-tiba, kenapa coba kalian mengincar aku dulu" tanya Simon risih
"Bagaimana bisa dia dapat menghindari serangan dadakan ku tadi ?" Azami berpikir
"Azami apa kau bingung karena dia dapat menghindari seranganmu yang tadi ?" tanya Ayah Azami
Mendengar apa yabg ayahnya katakan Azami kaget
"Ya aku mengerti kenapa kau bingung kenapa dia dapat menghindari seranganmu, jika itu dalam keadaan normal dia pasti tidak dapat menghindarinya. Alasan kenapa seranganmu dapat dihindari itu karena Senjata yang kau gunakan, kau memang dapat menggunakan Teknik Sihir pedang Artifak sihir dengan menggunakan Senjata Sihir tetapi tentu saja kekuatannya berkurang. Jika aku mengingatnya dengan benar Senjata sihir hanya dapat mengeluarkan 25% Potensi Teknik Sihir dari Artifak sihir " Kata Ayah Azami Menjelaskan
Setelah mendengar penjelasan dari Ayahnya, Azami pun akhirnya mengerti kenapa Simon dapat menghidari serangannya padahal dia telah lengah
"Padahal Menggunakan sihir aja sudah susah karena pengekang, sekarang ditambah Senjata sihir yang hanya dapat menggunakan 25% potensi dari serangan Teknik Sihir, bukannya ini terlalu sulit ?" kata Azami mengeluh
"Kalau tidak sulit latihan ini tidak akan ada gunanya kau tau ?" kata Ayah Azami sambil melihat kearah Zoro dan Simon yang sedang bersiap-siap menyerang "Dari pada mengeluh lebih baik kau memperhatikan musuhmu" kata Ayah Azami tersenyum
Tepat setelah Ayahnya mengatakan hal itu ada tebasan biru yang berbentuk seperti bulan sabit yang mengarah kepadanya, dia pun dengan panik menghindarinya
"Hampir saja" kata Azami lega
"Lebih baik kau tidak merasa lega dulu" Kata Simon sambil menyerang Azami dari atas dengan Senjata sihirnya yang berupa tombak
(Burning Fang Spear Art : Buring Swing)
Karena diserang secara mendadak Azami tidak dapat menghindarinya dan terpaksa untuk menangkisnya secara langsung menggunakan pedangnya
Walaupun dia dapat menangkisnya dia masih terkena serangannya dan membuatnya terdorong cukup jauh
"Tch, kalau begini aku tidak akan menahan diri lagi" kata Azami mengambil posisi bertarung
"Apa kau bodoh ? jika kau tidak menggunakan kekuatan penuh apa kau pikir kau dapat memenangkan ini ?"kata Simon mengejek Azami
"Kalau begitu aku juga akan menggunakan semuanya, aku merasa jika tidak keluar semuanya aku yakin aku akan kalah duluan"kata Zoro
Setelah mereka bertiga mengatakan itu, mereka pun mengambil posisi bertarung mereka dan maju menyerang
Latihan tanding yang sebenarnya pun dimulai
__ADS_1