Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 188 : Bintang Putih


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Haaa. Aku tidak pernah berpikir kalau mereka akan bergerak secepat ini"


Mendengar apa yang dikatakan oleh Daiki. membuat Dai dan Zoro terkejut.


"Daiki apa kau tau siapa mereka ?"


"Haaaa. Tentu saja aku tau."


Daiki menghelakan nafasnya lagi.


"Mereka adalah White Star"


"White star ? siapa mereka ?"


Tanya Dai sambil memasukkan keripik kentang kemulutnya.


"Mereka adalah musuh kita yang sebenarnya."


"Musuh sebenarnya ?"


Tanya Zoro setelah dia mulai duduk disofa didepan Daiki dan Dai.


"Ya musuh sebenarnya. White star adalah kelompok yang mengendalikan para hunter-hunter jahat dan korup"


Mendengar apa yang dikatakan oleh Daiki. Mata Zoro terbuka lebar karena terkejut.


"Mereka yang mengendalikan para hunter-hunter itu ?. Bagaimana bisa mereka mengendalikan mengendalikan hunter-hunter korup itu ?"


"Dari apa yang aku tau. para hunter korup itu tunduk karena Rasa takut"


"Rasa takut ?"


"Benar rasa takut. Hunter korup itu adalah manusia-manusia yang akan menghancurkan orang-orang lemah dan tunduk kepada yang kuat demi keuntungan pribadi"


"Memang sekuat apa organisasi White star ini ?"

__ADS_1


"Orang yang kau lawan hari ini mungkin salah satu anggota tingkat menengah white star"


Mendengar apa yang dikatakan oleh Daiki. Raut wajah Zoro berubah aneh karena terkejut.


"Pria berambut putih yang kulawan hanyalah seorang anggota tingkat menengah ?. Gila ! jadi seberapa kuat mereka sebenarnya ?"


"Aku juga kurang tau. Tapi dari apa yang pernah dikatakan oleh pemimpin utama kepadaku. Pemimpin kelompok mereka adalah seorang yang memiliki kekuatan yang sangat tidak masuk akal"


"Sebenarnya apa yang ingin dilakukan oleh organisasi itu ?"


Setelah diam hanya mendengarkan percakapan Daiki dan Zoro untuk beberapa saat. Dai mulai bertanya.


Daiki tidak langsung menjawab pertanyaan Dai. Dia menutup matanya untuk sesaat lalu mulai menjawab.


"Tujuan mereka adalah membuat pemimpin mereka yang disebut White Monarch menjadi seorang Dewa yang memerintah seluruh dunia"


Setelah mendengar perkataan Daiki. Dai dan Zoro terdiam membeku seperti batu karena terkejut tidak percaya.


"M-menjadi dewa ?"


Dai tidak bisa percaya dengan apa yang barusan yang dia dengar.


Dia sudah terbiasa mendengar dan mengatakan hal gila saat dia masih bersda dikerajaan vampir. Tapi ini pertama kali dalam sepanjang hidupnya dia mendengar hal yang terdengar sangat tidak masuk akal bahkan untuk dirinya.


"White Monarch ?"


Mendengar apa yang digumamkan oleh Zoro. Daiki tersenyum dengan senyuman yang aneh.


"Kau pasti penasaran kenapa panggilan pemimpin kelompok White star terdengar mirip dengan nama organisasi kita."


Zoro mengangguk pelan kepada apa yang dikatakan oleh Daiki.


"Dulu pada saat organisasi kita baru didirikan namanya bukanlah Black Monarch melainkan Black Star"


Untuk sesaat Zoro sedikit tersentak karena terkejut. Akan tetapi dia dengan segera kembali tenang.


"Jadi kenapa namanya sekarang Black Monarch ?"


"Dulu aku pernah menanyakan itu kepada pemimpin utama. Saat itu dia menatapku sambil tersenyum lalu mengatakan sesuatu aneh dan tidak kumengerti"


"Tidak kau mengerti ? memang apa yang dikatakan oleh pemimpin utama kepadamu ?"


"Dia mengatakan. *Aku ingin memancing sang pemilik takdir kegelapan yang akan menelan cahaya orang gila itu kelua**r*"

__ADS_1


Tanpa sadar mata Zoro terbuka lebar karena tidak dapat menyembunyikan rasa terkejutnya.


Bahkan Azel yang berada dipikiran Zoro juga tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya.


- ...... Bagamana mungkin seorang manusia mengetahui tentang Takdir kegelapan ? yang bahkan tidak diketahui oleh ras tingkat tinggi selain oleh iblis bangsawan.


"..... Apa pemimpin utama tidak mengatakan hal lain saat dia mengatakan itu kepadamu?"


"Tidak ada. Setelah dia mengatakan itu dia langsung pergi meninggalkan"


Mendengar jawaban Daiki. Membuat Zoro merasa sedikit kecewa.


Dia berpikir untuk mendapatkan informasi tentang takdir kegelapan sebanyak-banyaknya dari Daiki.


"Kalau kau ingin mengetahui lebih banyak lebih baik kau bertanya kepada pemimpin utama secara langsung"


- Aku juga berpikir sebaiknya kita menanyakannya kepada pemimpin Black Monarch.


Azel yang mendengar percakapan itu juga setuju dengan saran Daiki didalam pikiran Zoro.


"Memang aku bisa bertanya tetang hal itu kepada pemimpin utama ?"


"Tentu saja"


"Hmmm. Kapan aku bisa bertemu dengan pemimpin utama ?"


"Mungkin besok atau 2 hari dari sekarang. lagi pula kita juga harus melaporkan hal yang terjadi kepadamu ke pemimpin utama"


"Jadi begitu."


"Jadi apa yang akan kau lakukan saat ini ?"


Mendengar apa yang dikatakan oleh Daiki. Zoro diam memikirkan apa yang ingin dia lakukan sekarang.


Disaat dia sedang memikirkan hal itu. Dia dapat mendengar suara Azel didalam pikirannya


- Bagaimana kalau kau berlatih untuk menyempurnahkan teknik Glutonious Sword Dance.


'Hmm. Itu adalah ide yang bagus'


"Aku berpikir untuk menyempurnahkan teknik pedang sihirku setelah beristirshat beberapa eaktu


"Hooo. kalau begitu berusahalah"

__ADS_1


Setelah percakapan itu. Zoro memutuskan untuk mengambil waktu tidur beberapa jam sebelum pergi ke ruang latihan untuk menyempurnahkan teknik pedang sihirnya


__ADS_2